{"id":54957,"date":"2026-06-10T00:22:12","date_gmt":"2026-06-10T00:22:12","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/10\/suku-bunga-acuan-masih-bisa-naik-jika-dolar-as-tembus-rp18-200\/"},"modified":"2026-06-10T00:22:12","modified_gmt":"2026-06-10T00:22:12","slug":"suku-bunga-acuan-masih-bisa-naik-jika-dolar-as-tembus-rp18-200","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/10\/suku-bunga-acuan-masih-bisa-naik-jika-dolar-as-tembus-rp18-200\/","title":{"rendered":"Suku Bunga Acuan masih Bisa Naik jika Dolar AS Tembus Rp18.200"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/10\/1781050405_5178a0a69074b8bbcf5b.jpg\" alt=\"Suku Bunga Acuan masih Bisa Naik jika Dolar AS Tembus Rp18.200\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-indonesia\" title=\"Bank Indonesia\">Bank Indonesia<\/a> (BI) memutuskan untuk menaikkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suku-bunga-acuan\" title=\"suku bunga acuan\">suku bunga acuan<\/a> atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bi-rate\" title=\"BI-Rate\">BI-Rate<\/a> sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan yang digelar Selasa (10\/6). Langkah ini dinilai sebagai upaya <em>pre-emptive<\/em> untuk menjaga stabilitas nilai tukar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rupiah\" title=\"rupiah\">rupiah<\/a> di tengah tekanan eksternal.<\/p>\n<p>Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalita Situmorang, memproyeksikan bahwa ruang untuk kenaikan BI-Rate lebih lanjut masih terbuka. Hal ini bergantung pada pergerakan nilai tukar Mata Uang Rupiah dan kondisi defisit transaksi berjalan (<em>current account deficit<\/em>\/CAD).<\/p>\n<p>\u201cYa bisa lanjut (kenaikan BI-Rate) kalau Rupiah masih tertekan ke atas Rp18.200 per dolar AS dan <em>current account deficit<\/em> melebar lebih dari 1,5% GDP,\u201d ujar Hosianna di Jakarta, Selasa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/898523\/momentum-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-dinilai-tepat\" title=\"Momentum BI Naikkan Suku Bunga Acuan Dinilai Tepat\" target=\"_blank\">Momentum BI Naikkan Suku Bunga Acuan Dinilai Tepat<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Respons Positif Pasar<\/h3>\n<p>Keputusan BI menaikkan suku bunga acuan langsung direspons positif oleh pasar. Terpantau pada Selasa siang, Mata Uang Rupiah menguat 0,7% ke level Rp18.070 per dolar AS di pasar spot. Sebelumnya, secara tahun kalender berjalan (<em>year to date<\/em>), Rupiah sempat melemah hingga 8% dan menyentuh level Rp18.190 per dolar AS.<\/p>\n<p>Hosianna menilai intervensi ini sangat krusial untuk meredam risiko inflasi impor (<em>imported inflation<\/em>) beserta dampak rambatannya. Selain itu, kebijakan ini diproyeksikan bakal mendongkrak daya tarik imbal hasil instrumen domestik bagi investor.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #2196F3; margin: 20px 0;\"><strong>Rincian Suku Bunga Terbaru:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>BI-Rate: 5,50% (+25 bps)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Deposit Facility: 4,50% (+25 bps)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Lending Facility: 6,25% (+25 bps)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Langkah Stabilisasi Lanjutan<\/h3>\n<p>Selain menaikkan suku bunga, Bank Indonesia juga mengumumkan sejumlah langkah penguatan stabilisasi Mata Uang Rupiah, antara lain:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/898487\/ekonom-suku-bunga-naik-tidak-otomatis-bikin-rupiah-kuat\" title=\"Ekonom: Suku Bunga Naik tidak Otomatis Bikin Rupiah Kuat\" target=\"_blank\">Ekonom: Suku Bunga Naik tidak Otomatis Bikin Rupiah Kuat<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kenaikan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pemberian insentif berupa penurunan tingkat <em>swap<\/em> lindung nilai bagi investor asing.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pembukaan kembali <em>window<\/em> lelang instrumen repo bagi perbankan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Peningkatan intensitas operasi moneter, baik dalam Rupiah maupun valuta asing.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Sebagai catatan, BI sebelumnya telah menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps pada RDG Bulanan Mei 2026. Kenaikan tersebut merupakan penyesuaian pertama setelah suku bunga dipertahankan di level 4,75% sejak September 2025.<\/p>\n<h3>Kondisi Cadangan Devisa<\/h3>\n<p>Tekanan terhadap nilai tukar juga tercermin dari posisi cadangan devisa Indonesia. Pada akhir Mei 2026, cadangan devisa tercatat sebesar US$144,9 miliar, menyusut US$1,3 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan upaya stabilisasi rupiah.<\/p>\n<p>Secara akumulatif, dalam lima bulan pertama tahun 2026, cadangan devisa telah berkurang sebesar US$11,6 miliar dari posisi akhir Desember 2025 yang mencapai US$156,5 miliar. Bank Indonesia dijadwalkan akan kembali menggelar RDG Bulanan pada 17-18 Juni 2026 untuk mengevaluasi kebijakan moneter selanjutnya. (Ant\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/898841\/suku-bunga-acuan-masih-bisa-naik-jika-dolar-as-tembus-rp18200\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan yang digelar Selasa (10\/6). Langkah ini dinilai sebagai upaya pre-emptive untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal. Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalita Situmorang, memproyeksikan bahwa ruang untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-54957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54957"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54957\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}