{"id":54425,"date":"2026-06-09T00:51:36","date_gmt":"2026-06-09T00:51:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/09\/diprotes-warga-pemprov-jateng-geser-anggaran-rp200-miliar-perbaiki-jalan-rusak\/"},"modified":"2026-06-09T00:51:36","modified_gmt":"2026-06-09T00:51:36","slug":"diprotes-warga-pemprov-jateng-geser-anggaran-rp200-miliar-perbaiki-jalan-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/09\/diprotes-warga-pemprov-jateng-geser-anggaran-rp200-miliar-perbaiki-jalan-rusak\/","title":{"rendered":"Diprotes Warga, Pemprov Jateng Geser Anggaran Rp200 Miliar Perbaiki Jalan Rusak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/09\/1780965891_1dbf0c81e6204d4056ed.jpg\" alt=\"Diprotes Warga, Pemprov Jateng Geser Anggaran Rp200 Miliar Perbaiki Jalan Rusak\"\/><figcaption>Aksi protes warga atas kerusakan Jalan Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora beberapa waktu lalu(Akhmad Safuan\/MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PEMERINTAH Provinsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jawa-tengah\" title=\"Jawa Tengah\">Jawa Tengah<\/a> akhirnya merespons gelombang kritik dan aksi unjuk rasa warga terkait <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jalan-rusak\" title=\"jalan rusak\">jalan rusak<\/a>. Melalui skema Peraturan Kepala Daerah (Perkada), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemprov-jateng\" title=\"Pemprov Jateng\">Pemprov Jateng<\/a> resmi menggeser anggaran APBD 2026 sebesar Rp200 miliar untuk percepatan perbaikan jalan provinsi.<\/p>\n<p>Langkah ini diambil setelah munculnya berbagai aksi protes di sejumlah daerah, di mana warga menanam pohon pisang hingga menguruk lubang jalan secara swadaya. Berdasarkan pantauan<em> Media Indoneisa, <\/em>Selasa (9\/6), sisa-sisa aksi tersebut masih terlihat di beberapa ruas jalan yang berlubang dan berdebu.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f8f9fa; padding: 15px; border-left: 5px solid #28a745; margin: 20px 0;\"><strong>Poin Utama Realokasi Anggaran:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Total Anggaran: Rp200 Miliar (Naik drastis dari pagu awal Rp5,276 miliar).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Dasar Hukum: Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk percepatan tanpa menunggu APBD Perubahan September.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Target: Mengembalikan tingkat kemantapan jalan ke angka 94,4 persen.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Daftar Ruas Jalan yang Menjadi Prioritas<\/h3>\n<p>Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi\u00a0menegaskan bahwa realokasi anggaran untuk menggenjot kembali kualitas jalan provinsi yang menurun akibat cuaca ekstrem pada awal 2026. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, berikut adalah sejumlah ruas jalan strategis yang akan segera mendapatkan penanganan:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/876739\/jawa-tengah-menjadi-penguat-diplomasi-soft-power\" title=\"Jawa Tengah Menjadi Penguat Diplomasi Soft Power\" target=\"_blank\">Jawa Tengah Menjadi Penguat Diplomasi Soft Power<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Kategori Proyek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Ruas Jalan (Contoh)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Peningkatan Kualitas<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Wiradesa\u2013Kajen, Jepara\u2013Keling, Demak\u2013Godong, Wanayasa\u2013Kalibening, Sirampog\u2013Bumiayu.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Rehabilitasi &amp; Pemeliharaan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pati\u2013Tayu, Jepara\u2013Kudus, Karanganyar\u2013Tawangmangu, Ngadirojo\u2013Biting, Sapuran\u2013Kepil.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>&#8220;Kami membuat Perkada untuk menggeser beberapa anggaran digunakan untuk pemeliharaan jalan. Harapannya, pengerjaan proyek tidak perlu menunggu anggaran perubahan pada September mendatang,&#8221; ujar Ahmad Luthfi dalam Rapat Evaluasi APBD Tahun 2026 di Semarang, Senin (8\/6).<\/p>\n<h3>Pemeliharaan Rutin Ribuan Kilometer<\/h3>\n<p>Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menambahkan bahwa selain proyek peningkatan jalan, pihaknya juga telah menyiapkan skema pemeliharaan rutin. &#8220;Kami menyiapkan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas jalan, serta pemeliharaan jembatan provinsi sepanjang 26.445,77 meter,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Meski anggaran sudah tersedia, Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan bahwa proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan. Terdapat prosedur administrasi yang harus dipatuhi agar tidak terjadi pelanggaran hukum di kemudian hari. Namun, dengan adanya dana Rp200 miliar ini, pengerjaan fisik di lapangan dipastikan akan dimulai jauh lebih awal dari jadwal semula. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/898410\/diprotes-warga-pemprov-jateng-geser-anggaran-rp200-miliar-perbaiki-jalan-rusak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aksi protes warga atas kerusakan Jalan Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora beberapa waktu lalu(Akhmad Safuan\/MI) PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah akhirnya merespons gelombang kritik dan aksi unjuk rasa warga terkait jalan rusak. Melalui skema Peraturan Kepala Daerah (Perkada), Pemprov Jateng resmi menggeser anggaran APBD 2026 sebesar Rp200 miliar untuk percepatan perbaikan jalan provinsi. Langkah ini diambil setelah munculnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54426,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-54425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54425"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54425\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}