{"id":54066,"date":"2026-06-08T08:31:00","date_gmt":"2026-06-08T08:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/08\/sty-pilih-persija-karena-cinta-indonesia-macan-kemayoran-bidik-percepatan-menuju-gelar\/"},"modified":"2026-06-08T08:31:00","modified_gmt":"2026-06-08T08:31:00","slug":"sty-pilih-persija-karena-cinta-indonesia-macan-kemayoran-bidik-percepatan-menuju-gelar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/08\/sty-pilih-persija-karena-cinta-indonesia-macan-kemayoran-bidik-percepatan-menuju-gelar\/","title":{"rendered":"STY Pilih Persija karena Cinta Indonesia, Macan Kemayoran Bidik Percepatan Menuju Gelar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/08\/1780907158_5c8e34d6d243587460d0.jpg\" alt=\"STY Pilih Persija karena Cinta Indonesia, Macan Kemayoran Bidik Percepatan Menuju Gelar\"\/><figcaption>Shin Tae Yong resmi menjadi pelatih Persija Jakarta untuk tiga musim ke depan.(Dok istimewa )<\/figcaption><\/figure>\n<p>SHIN Tae-yong mengungkapkan kecintaannya kepada Indonesia menjadi alasan utama menerima tawaran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/persija\" title=\"persija\">Persija<\/a> Jakarta. Di sisi lain, manajemen Macan Kemayoran berharap kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu dapat mempercepat proses menuju target juara. Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim 2026\/2027.<\/p>\n<p>Pelatih asal Korea Selatan itu diperkenalkan di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8\/6), dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Presiden Persija Prapanca mengatakan keputusan merekrut Shin bukanlah langkah yang diambil secara instan. Manajemen melakukan proses evaluasi dan diskusi panjang sebelum menentukan sosok yang dianggap tepat untuk memimpin Macan Kemayoran.<\/p>\n<p>&#8220;Pemilihan pelatih bukanlah keputusan yang diambil dalam waktu singkat. Manajemen bersama para pemangku kepentingan telah melalui proses diskusi yang panjang, intens, dan matang untuk melakukan evaluasi serta pencarian demi menemukan sosok yang paling sesuai dengan visi dan misi Persija ke depan,&#8221; kata Prapanca.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/897534\/sty-disebut-media-korsel-mau-latih-persija-jakarta\" title=\"STY Disebut Media Korsel Mau Latih Persija Jakarta\" target=\"_blank\">STY Disebut Media Korsel Mau Latih Persija Jakarta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, Persija membutuhkan figur yang memiliki pengalaman di level tertinggi, kepemimpinan kuat, memahami tuntutan sepak bola modern, serta mampu membangun budaya kerja yang kompetitif dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga pilihan ini menjadi titik balik bagi masa depan Persija,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Meski dikenal sebagai pelatih yang menekankan proses, Persija tetap memasang target tinggi. Prapanca meyakini adaptasi Shin tidak akan memakan waktu lama karena sejumlah pemain Persija pernah bekerja sama dengannya di tim nasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/819320\/ulsan-hd-resmi-pecat-shin-tae-yong-usai-serangkaian-hasil-mengecewakan\" title=\"Ulsan HD Resmi Pecat Shin Tae-yong usai Serangkaian Hasil Mengecewakan\" target=\"_blank\">Ulsan HD Resmi Pecat Shin Tae-yong usai Serangkaian Hasil Mengecewakan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Tentunya kita yakin setiap hasil itu harus berproses. Kita diskusi dengan Coach Shin Tae-yong bahwa tentunya dengan skuad yang ada ini, sebagian besar sudah ada di bawahnya Coach Shin Tae-yong di era under,&#8221; kata Prapanca.<\/p>\n<p>&#8220;Saya yakin sekali bahwa nanti pemilihan pemain-pemain untuk melengkapi skuad Persija musim ini semoga bisa membuat proses untuk menuju juara itu lebih cepat,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Terkait pembangunan skuad, Prapanca menegaskan manajemen memberikan kewenangan penuh kepada Shin untuk menentukan komposisi pemain.<\/p>\n<p>&#8220;Pemilihan pemain skuad secara full itu nanti diserahkan penuh oleh Coach Shin Tae-yong,&#8221; tegas Prapanca.<\/p>\n<p>Bagi Shin, menerima tawaran Persija bukan semata soal proyek sepak bola. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia setelah menghabiskan lima tahun kariernya bersama skuad Garuda.<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya, sebelum saya bertemu pemilik tim Jakarta, saya mendapat tawaran dari tiga atau empat tim. Di tengah-tengah itu, pemilik menghubungi saya secara pribadi, jadi kami mengadakan pertemuan. Selama pertemuan itu, saya akhirnya bergabung dengan tim Jakarta,&#8221; ujar Shin.<\/p>\n<p>&#8220;Meskipun levelnya sama dan mereka menawarkan gaji yang sedikit lebih tinggi, saya merasa harus datang ke Indonesia; perasaan itu sangat kuat tertanam di hati saya. Akibatnya, bisa dikatakan sentimen terkuat saya adalah &#8216;Aku mencintai Indonesia&#8217;,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Shin menambahkan dirinya sangat mengenal Persija karena selama menangani Timnas Indonesia kerap menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan JIS sebagai markas pertandingan.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelumnya memang melatih timnas Indonesia selama lima tahun, jadi sangat mengenal dengan stadion Jakarta, GBK dan JIS. Jadi saya paling kenal mungkin dengan tim Persija,&#8221; kata Shin.<\/p>\n<p>Ia juga melihat Persija sebagai salah satu klub terbaik di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk berkembang.<\/p>\n<p>&#8220;Memang banyak tim yang bagus di Super League Indonesia, seperti Persib, Persija, Borneo, Bali United. Tetapi dengan adanya meeting dengan pihak Persija, jadi ingin menantang di Super League Indonesia, mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu juga, dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk perkembangan sepak bola Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Shin mengisyaratkan perubahan cukup besar akan terjadi pada sektor pemain asing. Namun, mayoritas pemain lokal akan tetap dipertahankan sebagai fondasi tim.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini kami sedang dalam diskusi berkelanjutan mengenai skuad. Anda dapat mengharapkan bahwa pemain asing kemungkinan akan banyak berubah. Namun, rencana saya adalah untuk mempertahankan sebagian besar pemain lokal yang kami bisa,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Mengenai gaya bermain, Shin membantah anggapan bahwa tim asuhannya identik dengan sepak bola defensif. Ia menegaskan filosofi yang diusungnya adalah permainan menyerang.<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya gaya yang diinginkan oleh Coach Shin dan filosofi Coach Shin adalah sepak bola menyerang, bukan bertahan sebenarnya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Memang saat di Timnas Indonesia karena lawan-lawannya memang lebih kuat dan lebih baik daripada Timnas Indonesia, jadi selalu kita bertahan dulu dan lalu kita counter attack. Setelah itu pasti kita bisa melakukan permainan yang lebih baik dan lebih cepat, lebih agresif menyerang,&#8221; tambah Shin.<\/p>\n<p>Selain mengejar prestasi, Shin juga menaruh perhatian terhadap pengembangan pemain muda. Menurutnya, kemajuan sepak bola Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kesempatan bermain yang diberikan kepada talenta muda.<\/p>\n<p>&#8220;Memang untuk masa depan sepak bola Indonesia perlu banyak menit bermain untuk pemain-pemain muda,&#8221; ujarnya. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/898124\/sty-pilih-persija-karena-cinta-indonesia-macan-kemayoran-bidik-percepatan-menuju-gelar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shin Tae Yong resmi menjadi pelatih Persija Jakarta untuk tiga musim ke depan.(Dok istimewa ) SHIN Tae-yong mengungkapkan kecintaannya kepada Indonesia menjadi alasan utama menerima tawaran Persija Jakarta. Di sisi lain, manajemen Macan Kemayoran berharap kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu dapat mempercepat proses menuju target juara. Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54067,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-54066","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54066"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54066\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54067"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}