{"id":53271,"date":"2026-06-06T11:31:37","date_gmt":"2026-06-06T11:31:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/06\/ini-upaya-bi-dan-kemenkeu-dorong-penguatan-rupiah\/"},"modified":"2026-06-06T11:31:37","modified_gmt":"2026-06-06T11:31:37","slug":"ini-upaya-bi-dan-kemenkeu-dorong-penguatan-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/06\/ini-upaya-bi-dan-kemenkeu-dorong-penguatan-rupiah\/","title":{"rendered":"Ini Upaya BI dan Kemenkeu Dorong Penguatan Rupiah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/06\/1780743926_531d6d330dd56eaa356f.png\" alt=\"Ini Upaya BI dan Kemenkeu Dorong Penguatan Rupiah\"\/><figcaption>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI Perry Warjiyo(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u00a0\u200e<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-indonesia\" title=\"Bank Indonesia\">Bank Indonesia<\/a> (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fiskal\" title=\"Fiskal\">fiskal<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/moneter\" title=\"Moneter\">moneter<\/a> guna menjaga stabilitas nilai tukar atau kurs rupiah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (6\/6) menegaskan bahwa koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter selama ini berjalan sangat erat dan akan terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi.\u200e<\/p>\n<p>\u201cPenguatan koordinasi fiskal, moneter itu terus kita lakukan dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama saling mendukung, saling memperkuat dengan kewenangan masing-masing. Untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nilai-tukar-rupiah\" title=\"Nilai Tukar Rupiah\">nilai tukar rupiah<\/a>,\u201d ujar Perry.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/737616\/bi-pastikan-akan-jaga-stabilitas-nilai-tukar-rupiah\" title=\"BI Pastikan akan Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah\" target=\"_blank\">BI Pastikan akan Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Perry, terdapat dua langkah yang disepakati dalam penguatan koordinasi fiskal dan moneter untuk mendukung stabilitas rupiah.\u200e<\/p>\n<p>Langkah pertama adalah meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik guna mendorong kembali masuknya aliran modal asing (<i>inflow<\/i>).\u200e<\/p>\n<p>\u201cAda dua yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter fiskal untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah yang pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbal hasil supaya portofolio\u00a0<i>inflows\u00a0<\/i>kembali masuk. Dengan kenaikan bunga luar negeri memang itu ada\u00a0<i>outflow<\/i>. Ada saham, SBN dan juga kecil di SRBI. Oleh karena itu fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya\u00a0<i>inflow<\/i>\u00a0ini kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,\u201d katanya.\u200e<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/897679\/purbaya-indonesia-tidak-menuju-krisis-1998\" title=\"Purbaya: Indonesia tidak Menuju Krisis 1998\" target=\"_blank\">Purbaya: Indonesia tidak Menuju Krisis 1998<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di Bank Indonesia, disertai peningkatan remunerasi yang dibayarkan BI kepada pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Nomor dua adalah sama-sama menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI tapi tentu saja ada peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah. Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah sementara operasi fiskalnya juga mendukung,\u201d ujar Perry.\u200e<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sinergi yang telah terbangun selama ini akan terus diperkuat secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.\u200e<\/p>\n<p>\u201cKami sepakat ini akan terus kita lakukan penguatan koordinasi fiskal yang sudah kuat selama ini sekarang diperkuat dan secara berkesinambungan terus akan diperkuat saling mendukung, saling memperkuat untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi stabilitas makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada,\u201d tuturnya.\u200e<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Keuangan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menkeu\" title=\"Menkeu\">Menkeu<\/a>) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter agar dampaknya terhadap perekonomian menjadi lebih optimal.\u200e<\/p>\n<p>\u201cKita akan mendukung bank sentral, memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron supaya dampak kebijakan antara moneter dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian,&#8221; katanya.\u200e<\/p>\n<p>Penguatan sinkronisasi kebijakan tersebut diharapkan dirinya mampu meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/897725\/ini-upaya-bi-dan-kemenkeu-dorong-penguatan-rupiah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI Perry Warjiyo(Antara) \u00a0\u200eBank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar atau kurs rupiah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (6\/6) menegaskan bahwa koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":53272,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-53271","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53271"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53271\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}