{"id":5296,"date":"2024-07-03T01:18:50","date_gmt":"2024-07-03T01:18:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/03\/kpk-pelajari-unsur-pencucian-uang-di-kasus-suap-bupati-labuhanbatu\/"},"modified":"2024-07-03T01:18:50","modified_gmt":"2024-07-03T01:18:50","slug":"kpk-pelajari-unsur-pencucian-uang-di-kasus-suap-bupati-labuhanbatu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/03\/kpk-pelajari-unsur-pencucian-uang-di-kasus-suap-bupati-labuhanbatu\/","title":{"rendered":"KPK Pelajari Unsur Pencucian Uang di Kasus Suap Bupati Labuhanbatu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/b6c84294888d121ecaacc552d1b676a3.jpg\" alt=\"KPK Pelajari Unsur Pencucian Uang di Kasus Suap Bupati Labuhanbatu\"\/><figcaption>Ilustrasi(MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Komisi Pemberantasan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/korupsi\" title=\"korupsi\" rel=\"dofollow\">Korupsi<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\" rel=\"dofollow\">KPK<\/a>) mulai mempelajari unsur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pencucian-uang\" title=\"Pencucian Uang\" rel=\"dofollow\">pencucian uang<\/a> dalam kasus suap yang menjerat Bupati nonaktif Labuhanbatu, Erik A Ritonga. Sejumlah dana yang diterima kini sudah berubah menjadi aset.<\/p>\n<p>\u201cItu (unsur pencucian uang) nanti akan dipelajari dulu sama penyidiknya,\u201d kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Jakarta, Rabu (3\/7).\n<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, KPK pernah menyita uang Rp48,5 miliar. Duit itu disimpan di rekening bank orang kepercayaan Erik. Keterlibatan orang kepercayaannya itu juga dipastikan akan didalami penyidik. Pendalaman bakal dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi, salah satunya ibu rumah tangga Maya Hasmita yang pernah diperiksa penyidik soal aliran dana dalam kasus ini. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/681565\/kpk-periksa-pengusaha-batu-bara-said-amin-terkait-sumber-dana-mobil-rita-widyasari\" title=\"KPK Periksa Pengusaha Batu Bara Said Amin Terkait Sumber Dana Mobil Rita Widyasari\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">KPK Periksa Pengusaha Batu Bara Said Amin Terkait Sumber Dana Mobil Rita Widyasari<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>\u201cSementara didalami, nanti kalau ada update akan kita sampaikan,\u201d ucap Tessa.\n<\/p>\n<p>Sebelumnya, KPK melakukan penyitaan uang Rp48,5 miliar berkaitan dengan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Labuhanbatu Erik A Ritonga. Uang yang diambil sementara berbentuk fisik dan tabungan rekening.\n<\/p>\n<p>KPK juga menyita sebuah bangunan yang akan dijadikan pabrik di Kelurahan Janji, Kecamatan Bilah Barat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-labuhanbatu\" title=\"Kabupaten Labuhanbatu\" rel=\"dofollow\">Kabupaten Labuhanbatu<\/a>. Bangunan itu diduga milik Erik.\n<\/p>\n<p>KPK menjelaskan bangunan yang disita memiliki lahan seluas 14.027 meter persegi. Erik diyakini menyamarkan calon pabrik itu memakai nama orang kepercayaannya. (Z-11)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/682284\/kpk-pelajari-unsur-pencucian-uang-di-kasus-suap-bupati-labuhanbatu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mempelajari unsur pencucian uang dalam kasus suap yang menjerat Bupati nonaktif Labuhanbatu, Erik A Ritonga. Sejumlah dana yang diterima kini sudah berubah menjadi aset. \u201cItu (unsur pencucian uang) nanti akan dipelajari dulu sama penyidiknya,\u201d kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Jakarta, Rabu (3\/7). Dalam kasus ini, KPK [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5297,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-5296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5296"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5296\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}