{"id":52501,"date":"2026-06-04T21:49:45","date_gmt":"2026-06-04T21:49:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/hizbullah-tolak-gencatan-senjata-usulan-as-pertempuran-di-libanon-kembali-membara\/"},"modified":"2026-06-04T21:49:45","modified_gmt":"2026-06-04T21:49:45","slug":"hizbullah-tolak-gencatan-senjata-usulan-as-pertempuran-di-libanon-kembali-membara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/hizbullah-tolak-gencatan-senjata-usulan-as-pertempuran-di-libanon-kembali-membara\/","title":{"rendered":"Hizbullah Tolak Gencatan Senjata Usulan AS, Pertempuran di Libanon Kembali Membara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/05\/1780609508_1455d6dee485567bb4db.jpg\" alt=\"Hizbullah Tolak Gencatan Senjata Usulan AS, Pertempuran di Libanon Kembali Membara\"\/><figcaption>Ilustrasi(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KELOMPOK bersenjata Libanon, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hizbullah\" title=\"hizbullah\">Hizbullah<\/a>, secara tegas menolak poin-poin kesepakatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gencatan-senjata\" title=\"gencatan senjata\">gencatan senjata<\/a> yang didukung Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik dengan Israel.<\/p>\n<p>Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menyatakan proses negosiasi tersebut sia-sia dan tidak menghormati kedaulatan negaranya.<\/p>\n<p>&#8220;Negosiasi ini telah berjalan &#8216;sia-sia&#8217; dan &#8216;memalukan&#8217; bagi Libanon, serta ditolak secara kategoris oleh &#8216;sebagian besar rakyat Libanon&#8217;,&#8221; ujar Qassem dalam pernyataan resminya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/823745\/gawat-empat-tewas-dalam-serangan-udara-israel-di-libanon\" title=\"Gawat! Empat Tewas dalam Serangan Udara Israel di Libanon\" target=\"_blank\">Gawat! Empat Tewas dalam Serangan Udara Israel di Libanon<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Penolakan keras ini muncul setelah Israel dan Libanon sempat mengumumkan pembaruan gencatan senjata yang rapuh. Kesepakatan tersebut mencakup pembentukan &#8220;zona pilot&#8221; keamanan di dalam wilayah Libanon, yang secara otomatis melarang kehadiran para milisi Hizbullah.<\/p>\n<p>Berdasarkan dokumen bersama yang dirilis Departemen Luar Negeri AS pada Rabu, kesepakatan itu mewajibkan evakuasi seluruh anggota Hizbullah dari wilayah antara perbatasan Israel hingga Sungai Litani. Selain itu, militer Libanon (LAF) diproyeksikan mengambil alih kendali penuh atas wilayah tersebut tanpa keterlibatan aktor non-negara. Namun, draf perjanjian sama sekali tidak menyertakan peta wilayah yang jelas maupun mekanisme praktis di lapangan.<\/p>\n<p>Pemerintah Libanon awalnya berharap Hizbullah akan melunak dan mengikuti arus perdamaian ini. Di sisi lain, AS juga berharap kesepakatan ini bisa memuluskan langkah diplomasi yang lebih besar dengan Iran. Namun, Hizbullah memilih menolak mentah-mentah dan memanfaatkan situasi politik untuk mencitrakan diri sebagai satu-satunya kekuatan yang konsisten melawan Israel.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/896936\/israel-dan-libanon-lanjutkan-negosiasi-usai-sepakati-gencatan-senjata-bersyarat\" title=\"Israel dan Libanon Lanjutkan Negosiasi usai Sepakati Gencatan Senjata Bersyarat\" target=\"_blank\">Israel dan Libanon Lanjutkan Negosiasi usai Sepakati Gencatan Senjata Bersyarat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Korban Jiwa Terus Berjatuhan<\/h2>\n<p>Merespons penolakan tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan \u00a0militer Israel (IDF) tidak akan menghentikan serangan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk saat ini, militer akan melanjutkan serangan udara dan operasi darat guna melumpuhkan infrastruktur teroris di wilayah tersebut,&#8221; tegas Katz.<\/p>\n<p>Akibatnya, pertempuran kembali pecah pada Kamis. Kementerian Kesehatan Libanon melaporkan sedikitnya delapan orang tewas dan 15 lainnya luka-luka akibat serangkaian serangan udara Israel di wilayah Sohmor, Masaken, dan Arab Al-Jalil.<\/p>\n<p>Konflik ini juga memakan korban dari pasukan perdamaian PBB (Unifil). Sersan Mayor Milovan Jovanovic, personel Unifil asal Serbia, dilaporkan gugur setelah posisinya di dekat Marjayoun dihantam mortir. Militer Israel menuduh Hizbullah sebagai dalang di balik serangan mortir tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, IDF juga mengonfirmasi salah satu perwiranya, Kapten Eitan Shmuel Lemberg, tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan. Hizbullah sendiri mengaku telah menargetkan pasukan dan kendaraan militer Israel di kota Qantara dan kawasan Kastil Beaufort menggunakan drone penyerang dan roket.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, dampak perang yang bermula sejak 2 Maret lalu telah merenggut sedikitnya 3.526 nyawa di pihak Lebanon dan memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi. Sedangkan di pihak Israel, dilaporkan 26 tentara dan empat warga sipil tewas. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/897214\/hizbullah-tolak-gencatan-senjata-usulan-as-pertempuran-di-libanon-kembali-membara\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(AFP) KELOMPOK bersenjata Libanon, Hizbullah, secara tegas menolak poin-poin kesepakatan gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik dengan Israel. Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menyatakan proses negosiasi tersebut sia-sia dan tidak menghormati kedaulatan negaranya. &#8220;Negosiasi ini telah berjalan &#8216;sia-sia&#8217; dan &#8216;memalukan&#8217; bagi Libanon, serta ditolak secara kategoris oleh &#8216;sebagian besar rakyat Libanon&#8217;,&#8221; ujar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52502,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-52501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52501"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52501\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}