{"id":52125,"date":"2026-06-04T03:45:42","date_gmt":"2026-06-04T03:45:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/149-keluarga-di-dusun-noemuke-ntt-kini-nikmati-listrik-pln-24-jam\/"},"modified":"2026-06-04T03:45:42","modified_gmt":"2026-06-04T03:45:42","slug":"149-keluarga-di-dusun-noemuke-ntt-kini-nikmati-listrik-pln-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/149-keluarga-di-dusun-noemuke-ntt-kini-nikmati-listrik-pln-24-jam\/","title":{"rendered":"149 Keluarga di Dusun Noemuke NTT Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/04\/1780544440_45bfa1267e7ab5e53d60.jpg\" alt=\"149 Keluarga di Dusun Noemuke NTT Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam\"\/><figcaption>Petugas PLN melakukan edukasi kelistrikan kepada salah satu warga yang menerima penyambungan listrik program Listrik Desa PLN di Dusun Noemuke, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur(Dok.PLN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>BERTAHUN-tahun warga di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dusun-noemuke\" title=\"Dusun Noemuke\">Dusun Noemuke<\/a>, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntt\" title=\"NTT\">NTT<\/a>) tak dapat menikmati <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/listrik\" title=\"Listrik\">listrik<\/a>. Namun, sejak Mei 2026, melalui Program Listrik Desa (Lisdes), sebanyak 149 kepala keluarga di Dusun Noemuke mulai menikmati listrik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pln\" title=\"PLN\">PLN<\/a> selama 24 jam penuh. Program lisdes menjadi wujud nyata hadirnya negara yang membawa harapan baru bagi daerah yang sekian lama terjebak dalam kegelapan. Cahaya yang sebelumnya hanya menjadi harapan, kini hadir di setiap rumah, membuka peluang baru bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mengembangkan usaha, dan beraktivitas dengan lebih nyaman.<\/p>\n<p>Mama Maria, seorang ibu rumah tangga di Noemuke, masih mengingat bagaimana setiap malam dirinya harus menyiapkan lampu pelita berbahan bakar minyak tanah agar anak-anaknya bisa belajar.<\/p>\n<p>\u201cKalau dulu malam langsung gelap, anak-anak cepat tidur. Sekarang lampunya terang, mereka bisa duduk belajar lebih lama di meja. PR sekolah jadi selesai, mata juga tidak perih kena asap lagi. Kami sekeluarga senang sekali,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/588938\/harapan-panjang-dua-dusun-terisolir-di-flotim-terang-benderang\" title=\"Harapan Panjang Dua Dusun Terisolir di Flotim Terang Benderang\" target=\"_blank\">Harapan Panjang Dua Dusun Terisolir di Flotim Terang Benderang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Bagi Mama Maria, listrik bukan hanya soal lampu yang menyala. Kehadirannya memberi kesempatan lebih besar bagi anak-anak untuk belajar dengan nyaman dan mengejar cita-cita mereka.<\/p>\n<p>Harapan yang sama juga tumbuh di sektor ekonomi masyarakat. Yohanes, pemilik warung kelontong kecil di dusun tersebut, mulai melihat peluang usaha yang sebelumnya sulit diwujudkan.<\/p>\n<p>\u201cDulu jualan terbatas, barang cepat basi karena tidak ada pendingin. Sekarang ada listrik, saya mau coba beli kulkas kecil. Jadi bisa jual es batu sama minuman dingin untuk warga di dusun. Harapannya ada tambahan penghasilan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/525556\/pln-pasok-listrik-ke-pulau-yang-berbatasan-dengan-australia\" title=\"PLN Pasok Listrik ke Pulau yang Berbatasan dengan Australia\" target=\"_blank\">PLN Pasok Listrik ke Pulau yang Berbatasan dengan Australia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"700\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/06\/04\/1780544362_0b0a04f11098f2bc36c5.jpg\" width=\"1200\"\/><\/p>\n<h5><em>Petugas PLN melakukan penyambungan listrik tegangan rendah agar dapat mengaliri listrik di\u00a0rumah- rumah masyarakat di Dusun Noemuke. (Dok\/PLN)<\/em><\/h5>\n<p>Bagi warga seperti Yohanes, listrik membuka kemungkinan baru untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga tanpa harus meninggalkan kampung halaman.<\/p>\n<p>Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas beroperasinya jaringan listrik di Noemuke.<\/p>\n<p>\u201cKami memahami setiap wilayah di Timor Tengah Selatan memiliki tantangan geografis yang berbeda. Pembangunan listrik dilakukan bertahap sesuai kemampuan teknis dan alokasi anggaran. Kami berharap listrik di Noemuke ini bisa membantu anak-anak belajar lebih baik dan warga mulai mengembangkan usaha kecil di rumah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa setiap rumah yang berhasil dialiri listrik di pelosok negeri memiliki cerita dan harapan yang berbeda. Karena itu, upaya Pemerintah bersama PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke wilayah terpencil tidak semata membangun jaringan listrik, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap peluang yang lebih luas.<\/p>\n<p>\u201cSebagai badan usaha milik negara yang diberi amanah menyediakan energi listrik, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan akses listrik hingga ke pelosok negeri. Hadirnya listrik menjadi fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. Karena itu, PLN terus berkomitmen agar tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kegelapan,\u201d jelas Darmawan.<\/p>\n<p>Bagi PLN, terang yang kini hadir di Noemuke merupakan hasil dari kolaborasi banyak pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat turut mengambil peran agar pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan dengan baik.<\/p>\n<p>Sementara itu General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan bahwa upaya menghadirkan listrik ke desa-desa terpencil akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen PLN mendukung pembangunan daerah.<\/p>\n<p>Eko menambahkan, di balik lampu yang kini menyala di 149 rumah warga, tersimpan perjalanan panjang yang tidak selalu mudah. Kondisi geografis berbukit dan akses yang terbatas membuat pembangunan infrastruktur kelistrikan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Untuk menghadirkan listrik ini, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,03 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4,9 kms, serta gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.<\/p>\n<p>\u201cWilayah seperti Noemuke memerlukan kesiapan teknis dan waktu. Dengan infrastruktur yang sudah beroperasi, kami berharap listrik ini dapat dimanfaatkan warga untuk mendukung berbagai aktivitas produktif sehari-hari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kini, ketika malam tiba di Noemuke, pemandangan yang terlihat tidak lagi sama seperti dulu. Dari sebuah dusun yang pernah akrab dengan gelap, Noemuke kini menatap masa depan dengan harapan yang lebih terang. (RO\/H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/896850\/149-keluarga-di-dusun-noemuke-ntt-kini-nikmati-listrik-pln-24-jam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas PLN melakukan edukasi kelistrikan kepada salah satu warga yang menerima penyambungan listrik program Listrik Desa PLN di Dusun Noemuke, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur(Dok.PLN) BERTAHUN-tahun warga di Dusun Noemuke, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) tak dapat menikmati listrik. Namun, sejak Mei 2026, melalui Program Listrik Desa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52126,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-52125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}