{"id":52092,"date":"2026-06-04T02:12:49","date_gmt":"2026-06-04T02:12:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/kewirausahaan-bentuk-mental-generasi-muda-hadapi-dunia-kerja\/"},"modified":"2026-06-04T02:12:49","modified_gmt":"2026-06-04T02:12:49","slug":"kewirausahaan-bentuk-mental-generasi-muda-hadapi-dunia-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/04\/kewirausahaan-bentuk-mental-generasi-muda-hadapi-dunia-kerja\/","title":{"rendered":"Kewirausahaan Bentuk Mental Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/04\/1780539005_ac10ba11f61c7b788cbb.jpg\" alt=\"Kewirausahaan Bentuk Mental Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja\"\/><figcaption>Seorang siswa mengikuti program edukasi kewirausahaan.(Zurich Indonesia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Perubahan lanskap ekonomi dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dunia-kerja\" title=\"dunia kerja\">dunia kerja<\/a> mendorong kebutuhan akan model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan nyata. Kemampuan berwirausaha, mengelola keuangan, berpikir kritis, dan beradaptasi terhadap perubahan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan.<\/p>\n<p>Karena itu, berbagai program <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pendidikan\" title=\"pendidikan\">pendidikan<\/a> berbasis pengalaman atau experiential learning mulai mendapat perhatian lebih besar. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih aplikatif karena siswa belajar langsung melalui praktik dan pengalaman nyata.<\/p>\n<p>Salah satu implementasi pendekatan tersebut terlihat dalam Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) yang dijalankan Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia. Pada tahun pertama fase kedua program yang dimulai sejak Juli 2025, ZEP berhasil menjangkau lebih dari 10.000 siswa SMA dan SMK di tujuh kota. Jumlah tersebut melampaui target awal hingga 164%. Program ini juga mendorong lahirnya 35 bisnis pelajar dengan total omzet mencapai Rp339 juta.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/894096\/perguruan-tinggi-dituntut-adaptif-hadapi-perubahan-industri\" title=\"Perguruan Tinggi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Industri\" target=\"_blank\">Perguruan Tinggi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Industri<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Melalui program tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan ide usaha, menjalankan bisnis di lingkungan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sekolah\" title=\"sekolah\">sekolah<\/a>, mengelola keuangan, hingga memahami dinamika dunia kerja.<\/p>\n<p>Country Manager Zurich Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, mengatakan pendidikan yang relevan perlu membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cKami percaya pada pendidikan yang membekali generasi muda dengan keterampilan praktis untuk kehidupan nyata. Melalui Zurich Entrepreneurship Program, kami ingin membantu siswa membangun kepercayaan diri, kemampuan membaca peluang, dan pengambilan keputusan finansial yang lebih baik. Capaian tahun pertama ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat memberikan dampak nyata dan mempersiapkan generasi muda dalam membangun masa depan,\u201d ujar Edhi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/886513\/baznas-dirikan-4-tenda-sekolah-untuk-ratusan-anak-di-gaza\" title=\"Baznas Dirikan 4 Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza\" target=\"_blank\">Baznas Dirikan 4 Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai program pembelajaran terpadu, ZEP menggabungkan pengembangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kewirausahaan\" title=\"kewirausahaan\">kewirausahaan<\/a>, literasi keuangan, dan kesiapan kerja dalam satu rangkaian pembelajaran. Siswa diajak mengenali peluang usaha, menyusun rencana bisnis, mengelola usaha mikro, serta mengembangkan kemampuan kerja sama tim, pemecahan masalah, dan berpikir kritis.<\/p>\n<p>Program ini juga memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, termasuk penganggaran, kebiasaan menabung, investasi, hingga pemahaman terhadap risiko keuangan. Selain itu, siswa mendapatkan wawasan mengenai dunia profesional melalui sesi berbagi pengalaman bersama sukarelawan dari Zurich.<\/p>\n<p>Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, Adriana Poglia, menilai keberhasilan program tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperluas akses pendidikan yang relevan bagi generasi muda.<\/p>\n<p>\u201cTahun pertama fase ini menunjukkan bahwa dampak positif dapat semakin diperluas melalui kolaborasi. Ketika sekolah, pendidik, sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil bekerja bersama, semakin banyak generasi muda mendapatkan akses terhadap pembelajaran yang relevan dan peluang untuk membangun masa depan mereka,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, melihat adanya peningkatan minat sekolah terhadap model pembelajaran berbasis pengalaman karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.<\/p>\n<p>\u201cImplementasi Zurich Entrepreneurship Program memberikan sinyal kuat bahwa pembelajaran berbasis pengalaman semakin diminati sekolah. Kami melihat guru secara aktif memperluas implementasi program karena siswa menjadi lebih terlibat ketika belajar melalui praktik langsung\u2014mulai dari membangun usaha, mengelola keuangan, hingga memahami dunia kerja. Ketika pendekatan seperti ini diterapkan secara konsisten oleh guru, dampaknya tidak hanya terlihat pada tingginya partisipasi, tetapi juga pada lahirnya pengalaman belajar yang lebih relevan dan membantu siswa membangun keterampilan untuk masa depan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Melanjutkan capaian tersebut, fase kedua Zurich Entrepreneurship Program akan terus diperluas hingga 2028 dengan menjangkau lebih banyak siswa, memperkuat kapasitas guru, serta meningkatkan keterlibatan sukarelawan. Program ini diharapkan dapat membantu melahirkan generasi muda yang lebih percaya diri, memiliki keterampilan yang relevan, serta siap menghadapi perubahan dunia kerja dan ekonomi di masa mendatang. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/896821\/kewirausahaan-bentuk-mental-generasi-muda-hadapi-dunia-kerja\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang siswa mengikuti program edukasi kewirausahaan.(Zurich Indonesia) Perubahan lanskap ekonomi dan dunia kerja mendorong kebutuhan akan model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan nyata. Kemampuan berwirausaha, mengelola keuangan, berpikir kritis, dan beradaptasi terhadap perubahan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52093,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-52092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52092"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52092\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}