{"id":51779,"date":"2026-06-03T11:23:52","date_gmt":"2026-06-03T11:23:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/03\/kejagung-tetapkan-mantan-kepala-bgn-dadan-hindayana-tersangka-korupsi-program-mbg\/"},"modified":"2026-06-03T11:23:52","modified_gmt":"2026-06-03T11:23:52","slug":"kejagung-tetapkan-mantan-kepala-bgn-dadan-hindayana-tersangka-korupsi-program-mbg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/03\/kejagung-tetapkan-mantan-kepala-bgn-dadan-hindayana-tersangka-korupsi-program-mbg\/","title":{"rendered":"Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program MBG"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/03\/1780485494_1f2f0c27964b89a04eef.jpg\" alt=\"Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program MBG\"\/><figcaption>Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.(Dok. Media Indonesia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEJAKSAAN Agung (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kejagung\" title=\"Kejagung\">Kejagung<\/a>) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (DH), sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/korupsi-tata-kelola-program-makan-bergizi-gratis\" title=\"korupsi tata kelola program makan bergizi gratis\">korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis<\/a> (MBG) tahun anggaran 2025-2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kepala-bgn\" title=\"Kepala BGN\">Kepala BGN<\/a> juga turut ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.<\/p>\n<p>Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan minimal dua alat bukti yang sah dalam pemeriksaan pada Rabu (3\/6). Dua tersangka lainnya adalah Sonny Sonjaya (SS), mantan Wakil Kepala Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, dan Lodewyk Pusung (LP), mantan Wakil Kepala Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, tim penyidik menetapkan saudara DH, saudara SS, dan saudara LP sebagai tersangka dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program makan bergizi gratis pada Badan Gizi Nasional tahun 2025 sampai dengan 2026,&#8221; ujar Syarief dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (3\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/896444\/eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-dijemput-kejagung\" title=\"Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung\" target=\"_blank\">Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Modus operandi yang dilakukan para tersangka meliputi pengondisian verifikasi mitra BGN agar proyek jatuh ke tangan yayasan yang terafiliasi dengan mereka. Yayasan-yayasan tersebut diduga tidak memenuhi syarat namun mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari dari alokasi dana APBN yang mencapai Rp85,27 triliun pada 2025 dan Rp268 triliun pada 2026.<\/p>\n<p>Selain manipulasi kemitraan, penyidik menemukan adanya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penggelembungan-harga\" title=\"Penggelembungan harga\">penggelembungan harga<\/a> <em>(mark-up) <\/em>dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pengadaan-fiktif\" title=\"pengadaan fiktif\">pengadaan fiktif<\/a> yang merugikan keuangan negara, di antaranya:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan anggaran sekitar Rp1 triliun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pengadaan lebih dari 31.000 unit tablet yang menyalahi aturan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pengadaan 5.400 unit TV 75 inci yang dinilai tidak sesuai kebutuhan riil lapangan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 603 dan Pasal 604 Juncto Pasal 20 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Untuk kepentingan penyidikan, ketiganya ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung dan Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Program Makan Bergizi Gratis merupakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/program-prioritas-nasional\" title=\"program prioritas nasional\">program prioritas nasional<\/a> yang diluncurkan sejak 6 Januari 2025 untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui institusi pendidikan. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/896584\/kejagung-tetapkan-mantan-kepala-bgn-dadan-hindayana-tersangka-korupsi-program-mbg\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.(Dok. Media Indonesia) KEJAKSAAN Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (DH), sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN juga turut ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Direktur Penyidikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51780,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-51779","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51779","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51779"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51779\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51779"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51779"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51779"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}