{"id":51667,"date":"2026-06-03T07:07:44","date_gmt":"2026-06-03T07:07:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/03\/preview-luxembourg-vs-italia-awal-era-baru-gli-azzurri-usai-tragedi-kualifikasi\/"},"modified":"2026-06-03T07:07:44","modified_gmt":"2026-06-03T07:07:44","slug":"preview-luxembourg-vs-italia-awal-era-baru-gli-azzurri-usai-tragedi-kualifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/03\/preview-luxembourg-vs-italia-awal-era-baru-gli-azzurri-usai-tragedi-kualifikasi\/","title":{"rendered":"Preview Luxembourg vs Italia Awal Era Baru Gli Azzurri Usai Tragedi Kualifikasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/03\/1780442395_279286db9d33eeeee112.jpg\" alt=\"Preview Luxembourg vs Italia: Awal Era Baru Gli Azzurri Usai Tragedi Kualifikasi\"\/><figcaption>Laga persahabatan antara timnas Luxemburg dan timnas Italia.(chatgpt)<\/figcaption><\/figure>\n<p>TIMNAS<b> <\/b>Italia akan memulai perjalanan panjang untuk memulihkan martabat mereka saat bertandang ke markas Luxembourg dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/laga-persahabatan\" title=\"laga persahabatan\">laga persahabatan<\/a> pada Kamis (4\/6) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini menjadi momen emosional sekaligus eksperimental bagi <em>Gli Azzurri<\/em> yang baru saja menelan pil pahit gagal lolos ke Piala Dunia 2026.<\/p>\n<p>Kegagalan tersebut menjadi catatan kelam dalam sejarah sepak bola Italia. Setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina di babak <em>playoff<\/em>, Italia mencatatkan rekor buruk sebagai satu-satunya mantan juara dunia yang absen di putaran final Piala Dunia sebanyak tiga kali secara beruntun. Tekanan besar ini berujung pada pergantian di kursi kepelatihan, di mana Silvio Baldini kini menjabat sebagai pelatih interim menggantikan Gennaro Gattuso.<\/p>\n<h3>Eksperimen Skuad Muda Baldini<\/h3>\n<p>Menghadapi Luxembourg, Baldini mengambil langkah berani dengan memanggil mayoritas pemain dari tim kelompok umur. Dari daftar skuad yang dibawa ke Coverciano, hanya Gianluigi Donnarumma, Marco Palestra, Niccolo Pisilli, dan Pio Esposito yang tercatat sudah memiliki <em>caps<\/em> di level senior. Nama-nama potensial seperti Davide Bartesaghi (AC Milan) dan Samuele Inacio (Borussia Dortmund) diprediksi akan melakoni debutnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/675858\/italia-imbang-tanpa-gol-dengam-turki-luciano-spalletti-akui-azzurri-kurang-tajam\" title=\"Italia Imbang Tanpa Gol dengam Turki, Luciano Spalletti Akui Azzurri Kurang Tajam\" target=\"_blank\">Italia Imbang Tanpa Gol dengam Turki, Luciano Spalletti Akui Azzurri Kurang Tajam<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah ini diambil untuk memberikan waktu istirahat bagi para pemain bintang sekaligus mencari fondasi baru sebelum UEFA Nations League dimulai pada musim gugur mendatang. Donnarumma tetap dipercaya sebagai kapten untuk membimbing rekan-rekan mudanya di lapangan.<\/p>\n<h3>Kondisi Tuan Rumah<\/h3>\n<p>Di sisi lain, Luxembourg juga sedang dalam masa transisi setelah gagal total di Grup A kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, tim asuhan Jeff Strasser memiliki modal positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Malta di babak <em>playoff<\/em> promosi\/relegasi Nations League Maret lalu.<\/p>\n<p>Berbeda dengan Italia, Luxembourg menurunkan skuad yang jauh lebih berpengalaman. Kapten veteran Laurent Jans (122 <em>caps<\/em>) akan memimpin lini pertahanan, sementara Daniel Sinani menjadi tumpuan di lini serang. Absensi paling mencolok bagi tuan rumah adalah gelandang Benfica, Leandro Barreiro, yang harus menepi karena cedera.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/661264\/luciano-spalletti-pastikan-skuad-timnas-italia-sudah-hampir-fix\" title=\"Luciano Spalletti Pastikan Skuad Timnas Italia Sudah Hampir Fix\" target=\"_blank\">Luciano Spalletti Pastikan Skuad Timnas Italia Sudah Hampir Fix<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Data dan Statistik Pertandingan<\/h3>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Aspek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Waktu Pertandingan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Kamis, 4 Juni 2026, 01.45 WIB<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Status Laga<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">International Friendly<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Pertemuan Terakhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Italia 1-1 Luxembourg (2014)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Performa Luxembourg<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">K-K-K-K-M-M<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Performa Italia<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">M-M-M-K-M-K<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Prediksi Susunan Pemain<\/h3>\n<p><strong>Luxembourg (4-2-3-1):<\/strong> Moris; Jans, Korac, Carlson, Bohnert; Martins, Olesen; V. Thill, S. Thill, Dardari; Sinani.<br \/>&#13;<br \/>\n<strong>Pelatih:<\/strong> Jeff Strasser<\/p>\n<p><strong>Italia (4-3-3):<\/strong> Donnarumma; Palestra, Comuzzo, Ahanor, Bartesaghi; Ndour, Lipani, Pisilli; Koleosho, Esposito, Inacio.<br \/>&#13;<br \/>\n<strong>Pelatih Interim:<\/strong> Silvio Baldini<\/p>\n<p>Meskipun Italia turun dengan skuad yang sangat muda (hampir menyerupai tim U-21), kualitas individu pemain <em>Azzurri<\/em> tetap berada di atas Luxembourg. Tuan rumah mungkin unggul dalam hal pengalaman kolektif, namun Italia diprediksi akan mendominasi penguasaan bola demi membuktikan bahwa regenerasi mereka masih berjalan di jalur yang benar.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/896349\/preview-luxembourg-vs-italia-awal-era-baru-gli-azzurri-usai-tragedi-kualifikasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laga persahabatan antara timnas Luxemburg dan timnas Italia.(chatgpt) TIMNAS Italia akan memulai perjalanan panjang untuk memulihkan martabat mereka saat bertandang ke markas Luxembourg dalam laga persahabatan pada Kamis (4\/6) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini menjadi momen emosional sekaligus eksperimental bagi Gli Azzurri yang baru saja menelan pil pahit gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kegagalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-51667","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51667"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51667\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}