{"id":51370,"date":"2026-06-02T19:06:59","date_gmt":"2026-06-02T19:06:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/bukan-lagi-soal-followers-efektivitas-influencer-kini-diukur-dari-dampak-bisnis\/"},"modified":"2026-06-02T19:06:59","modified_gmt":"2026-06-02T19:06:59","slug":"bukan-lagi-soal-followers-efektivitas-influencer-kini-diukur-dari-dampak-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/bukan-lagi-soal-followers-efektivitas-influencer-kini-diukur-dari-dampak-bisnis\/","title":{"rendered":"Bukan Lagi Soal Followers, Efektivitas Influencer Kini Diukur dari Dampak Bisnis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/03\/1780426783_d966065c2ffd05f6bcf2.jpg\" alt=\"Bukan Lagi Soal Followers, Efektivitas Influencer Kini Diukur dari Dampak Bisnis\"\/><figcaption>(Kiri ke kanan) Marcia Julia, Chief Executive Officer PT Eden Kreasi Indonesia &amp; Frebriansyah, Founder PT Eden Kreasi Indonesia.(Dok. PT Eden Kreasi Indonesia.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>STRATEGI <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/influencer\" title=\"influencer\">influencer<\/a><\/em> atau pemberi pengaruh <em>marketing<\/em> terus mengalami pergeseran seiring perubahan perilaku konsumen di era digital. Jika sebelumnya kampanye banyak difokuskan untuk menciptakan <em>awareness<\/em> dan viralitas, kini semakin banyak <em>brand<\/em> menuntut hasil yang dapat diukur secara langsung terhadap pertumbuhan bisnis.<\/p>\n<p>Perubahan tersebut terjadi di tengah semakin kompleksnya perjalanan konsumen yang berinteraksi melalui berbagai platform digital. Kondisi ini membuat perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan kampanye kreatif, tetapi juga pendekatan pemasaran yang mampu mengintegrasikan media, data, <em>influencer<\/em>, dan pengukuran performa dalam satu strategi.<\/p>\n<p>Tren tersebut menjadi salah satu latar belakang merger antara MediaScience dan Eden yang diumumkan pada Selasa (2\/6). Melalui langkah ini, kedua perusahaan berupaya menggabungkan kapabilitas di bidang digital media <em>buying<\/em>, media <em>planning<\/em>, dan <em>performance marketing<\/em> dengan keahlian <em>influencer marketing<\/em>, strategi kampanye, serta komunikasi digital berbasis budaya dan komunitas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/895985\/purbaya-jelaskan-alasan-pph-umkm-05-persen-influencer-dan-seniman-tak-lagi-bisa-menikmati\" title=\"Purbaya Jelaskan Alasan PPh UMKM 0,5 Persen, Influencer dan Seniman tak Lagi Bisa Menikmati\" target=\"_blank\">Purbaya Jelaskan Alasan PPh UMKM 0,5 Persen, Influencer dan Seniman tak Lagi Bisa Menikmati<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam keterangan resminya, perusahaan menilai kebutuhan terhadap solusi pemasaran yang lebih terintegrasi terus meningkat. Seiring berkembangnya platform digital, <em>brand<\/em> tidak lagi cukup mengandalkan kampanye yang mampu menarik perhatian publik, tetapi juga dituntut menghasilkan dampak bisnis yang terukur.<\/p>\n<p>Chief Executive Officer PT Eden Kreasi Indonesia Marcia Julia mengatakan, perubahan perilaku konsumen membuat <em>brand<\/em> harus mampu mengikuti dinamika kultur dan percakapan digital yang bergerak sangat cepat.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Konsumen saat ini bergerak sangat cepat mengikuti kultur dan percakapan digital yang terus berubah. Karena itu, <em>brand<\/em> membutuhkan pendekatan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan secara budaya dan terukur secara bisnis,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/895982\/aturan-pph-umkm-terbaru-influencer-dan-seniman-tak-bisa-lagi-pakai-tarif-05\" title=\"Aturan PPh UMKM Terbaru: Influencer dan Seniman tak Bisa Lagi Pakai Tarif 0,5%\" target=\"_blank\">Aturan PPh UMKM Terbaru: Influencer dan Seniman tak Bisa Lagi Pakai Tarif 0,5%<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Marcia, penggabungan kekuatan kreativitas, <em>influencer<\/em>, media, dan <em>performance marketing<\/em> menjadi semakin penting agar kampanye tidak berhenti pada penciptaan <em>awareness<\/em> semata.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dengan menggabungkan kekuatan kreativitas, <em>influencer<\/em>, media, dan <em>performance<\/em> dalam satu ekosistem. Kami ingin membantu <em>brand<\/em>, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Perubahan kebutuhan pasar juga mendorong berkembangnya pendekatan <em>influencer marketing<\/em> yang semakin berbasis data. Jika sebelumnya pemilihan <em>influencer<\/em> banyak ditentukan oleh popularitas atau jumlah pengikut, kini efektivitas kampanye semakin diukur berdasarkan relevansi audiens, tingkat keterlibatan, hingga kontribusinya terhadap tujuan bisnis.<\/p>\n<p>Salah satu diferensiasi yang dikembangkan Eden adalah model <em>influencer marketing<\/em> yang memberikan akses langsung kepada para <em>key opinion leader<\/em> (KOL) tanpa perantara. Pendekatan ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus membantu <em>brand<\/em> menjangkau audiens yang lebih tepat melalui berbagai kategori kreator, mulai dari <em>celebrity influencer<\/em> hingga <em>micro, nano<\/em>, dan <em>community-based creators<\/em>.<\/p>\n<p>Kemampuan tersebut diperkuat melalui <em>Influencer IQ,<\/em> sistem database KOL yang digunakan untuk memetakan <em>influencer<\/em> berdasarkan relevansi, performa, dan dampaknya terhadap tujuan kampanye. Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan proses seleksi kreator dilakukan secara lebih presisi dan terukur.<\/p>\n<p>Didirikan pada 2020, Eden telah berkembang menjadi agensi yang menangani lebih dari 30 <em>brand<\/em> aktif dari berbagai sektor, mulai dari telekomunikasi, <em>e-commerce<\/em>, nutrisi, <em>personal care, home appliance<\/em>, otomotif, hingga FMCG. Perusahaan juga didukung lebih dari 30 personel dengan pengalaman gabungan mencapai 36 tahun di industri pemasaran dan komunikasi. Selama kariernya, Marcia telah menangani berbagai kampanye viral dan peraih penghargaan untuk beragam <em>brand<\/em>, termasuk proyek berskala internasional seperti Asian Games.<\/p>\n<p>Pascamerger, Eden akan beroperasi sebagai <em>digital creative performance agency<\/em> di bawah WOW Group dengan fokus membantu <em>brand<\/em> menghadirkan kampanye yang menggabungkan kreativitas, budaya, media, dan performa bisnis secara lebih terintegrasi. (E-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/896317\/bukan-lagi-soal-followers-efektivitas-influencer-kini-diukur-dari-dampak-bisnis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Kiri ke kanan) Marcia Julia, Chief Executive Officer PT Eden Kreasi Indonesia &amp; Frebriansyah, Founder PT Eden Kreasi Indonesia.(Dok. PT Eden Kreasi Indonesia.) STRATEGI influencer atau pemberi pengaruh marketing terus mengalami pergeseran seiring perubahan perilaku konsumen di era digital. Jika sebelumnya kampanye banyak difokuskan untuk menciptakan awareness dan viralitas, kini semakin banyak brand menuntut hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51371,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-51370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51370"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51370\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51371"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}