{"id":51333,"date":"2026-06-02T17:28:09","date_gmt":"2026-06-02T17:28:09","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/dua-jenis-olahraga-terbaik-untuk-turunkan-tekanan-darah-dalam-24-jam\/"},"modified":"2026-06-02T17:28:09","modified_gmt":"2026-06-02T17:28:09","slug":"dua-jenis-olahraga-terbaik-untuk-turunkan-tekanan-darah-dalam-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/dua-jenis-olahraga-terbaik-untuk-turunkan-tekanan-darah-dalam-24-jam\/","title":{"rendered":"Dua Jenis Olahraga Terbaik untuk Turunkan Tekanan Darah dalam 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/02\/1780418688_dadb763970472c02b258.jpg\" alt=\"Dua Jenis Olahraga Terbaik untuk Turunkan Tekanan Darah dalam 24 Jam\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hipertensi\" title=\"hipertensi\">HIPERTENSI<\/a>\u00a0atau tekanan darah tinggi tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Berdasarkan data yang disampaikan oleh <strong>Cliff Berger, M.D., F.A.C.C.<\/strong>, Kepala Kardiologi di Beth Israel Deaconness Hospital-Needham, kondisi ini memengaruhi sekitar 45% orang dewasa di Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Hal yang paling mengkhawatirkan adalah hampir separuh dari penderita hipertensi tidak memiliki kontrol tekanan darah yang memadai. Kondisi ini secara drastis meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga penyakit ginjal kronis.<\/p>\n<h2>Temuan Studi: Olahraga yang paling Efektif<\/h2>\n<p>Satu tinjauan sistematis dan meta-analisis berskala besar yang diterbitkan dalam <em>British Journal of Sports Medicine<\/em> memberikan harapan baru. Studi yang mengumpulkan data dari 31 penelitian dengan total 1.345 partisipan ini menemukan bahwa jenis olahraga tertentu dapat menurunkan tekanan darah dalam waktu 24 jam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/896277\/hipertensi--diabetes-dominasi-kasus-jkn-di-madiun\" title=\"Hipertensi &amp; Diabetes Dominasi Kasus JKN di Madiun\" target=\"_blank\">Hipertensi &amp; Diabetes Dominasi Kasus JKN di Madiun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Para peneliti membandingkan berbagai jenis aktivitas fisik, termasuk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/latihan-aerobik\" title=\"latihan aerobik\">latihan aerobik<\/a>, <em>High-Intensity Interval Training<\/em> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hiit\" title=\"HIIT\">HIIT<\/a>), latihan kombinasi, dan pilates. Hasilnya, dua metode berikut terbukti paling efektif:<\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li><strong>Latihan Kombinasi:<\/strong> Gabungan antara latihan aerobik (seperti joging atau bersepeda) dengan latihan beban (<em>resistance training<\/em>).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>HIIT (High-Intensity Interval Training):<\/strong> Latihan intensitas tinggi dengan jeda istirahat singkat.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<p>Kedua jenis latihan ini secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi dalam periode 24 jam setelah beraktivitas.<\/p>\n<p><strong>Definisi Medis:<\/strong> Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik di atas 130 mmHg atau tekanan diastolik di atas 80 mmHg.<\/p>\n<h2>Mengapa Olahraga Bisa Menurunkan Tekanan Darah?<\/h2>\n<p><strong>Amar Shere, M.D.<\/strong>, ahli kardiologi non-invasif di Hackensack University Medical Center, menjelaskan bahwa olahraga bekerja melalui beberapa mekanisme kunci:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/893937\/kasus-gagal-ginjal-di-bangkalan-terus-meningkat-rsud-tambah-mesin-hemodialisa-dan-beroperasi-hingga-3-sif--\" title=\"Kasus Gagal Ginjal di Bangkalan Terus Meningkat, RSUD Tambah Mesin Hemodialisa dan Beroperasi Hingga 3 Sif  \" target=\"_blank\">Kasus Gagal Ginjal di Bangkalan Terus Meningkat, RSUD Tambah Mesin Hemodialisa dan Beroperasi Hingga 3 Sif  <\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Fleksibilitas Pembuluh Darah:<\/strong> Latihan aerobik meningkatkan kesehatan pembuluh darah dengan membuatnya lebih fleksibel, sehingga darah mengalir lebih mudah dan tekanan pada arteri berkurang.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Regulasi Sistem Saraf:<\/strong> Aktivitas fisik membantu mengatur sistem saraf yang berperan dalam menjaga stabilitas tekanan darah.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Perbaikan Metabolik:<\/strong> Latihan beban dan aerobik meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif pada pembuluh darah.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Rekomendasi Ahli<\/h2>\n<p>Meskipun latihan intensitas tinggi dan kombinasi menunjukkan hasil yang cepat, Dr. Shere menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama. &#8220;Hal terpenting adalah menemukan jenis olahraga yang Anda nikmati dan dapat dilakukan secara konsisten untuk manfaat kesehatan jangka panjang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain olahraga, Dr. Berger juga menyarankan intervensi nonfarmakologis lain\u00a0yang telah teruji secara klinis, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Menerapkan diet rendah natrium (garam).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengurangi konsumsi alkohol.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Meningkatkan kualitas tidur.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengurangi paparan polusi udara dan suara.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Para ahli menyarankan pasien untuk tetap berkonsultasi dengan dokter guna menemukan keseimbangan antara intervensi gaya hidup dan penggunaan obat-obatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. (Prevention\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/896307\/dua-jenis-olahraga-terbaik-untuk-turunkan-tekanan-darah-dalam-24-jam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) HIPERTENSI\u00a0atau tekanan darah tinggi tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Cliff Berger, M.D., F.A.C.C., Kepala Kardiologi di Beth Israel Deaconness Hospital-Needham, kondisi ini memengaruhi sekitar 45% orang dewasa di Amerika Serikat. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah hampir separuh dari penderita hipertensi tidak memiliki kontrol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51334,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-51333","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51333","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51333"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51333\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}