{"id":50919,"date":"2026-06-02T00:41:41","date_gmt":"2026-06-02T00:41:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/trump-remehkan-kabar-batalnya-perundingan-damai-dengan-iran\/"},"modified":"2026-06-02T00:41:41","modified_gmt":"2026-06-02T00:41:41","slug":"trump-remehkan-kabar-batalnya-perundingan-damai-dengan-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/02\/trump-remehkan-kabar-batalnya-perundingan-damai-dengan-iran\/","title":{"rendered":"Trump Remehkan Kabar Batalnya Perundingan Damai dengan Iran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/02\/1780360408_fb3af7d11a4e69ee295b.jpg\" alt=\"Trump Remehkan Kabar Batalnya Perundingan Damai dengan Iran\"\/><figcaption>Donald Trump.(Al Jazeera)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PRESIDEN<b>\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/amerika-serikat\" title=\"Amerika Serikat\">Amerika Serikat<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> berusaha meremehkan potensi kegagalan perundingan damai dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a>. Dalam\u00a0wawancara dengan <em>CNBC<\/em> pada Senin, 1 Juni 2026, Trump menyebut proses negosiasi tersebut mulai terasa sangat membosankan\u00a0dan mengaku tidak peduli jika pembicaraan tersebut benar-benar berakhir.<\/p>\n<p>Pernyataan ini muncul menyusul laporan dari media pemerintah Iran, kantor berita <em>Tasnim<\/em>, yang menyatakan bahwa tim negosiasi Teheran menghentikan komunikasi dengan Washington melalui mediator. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes atas intensifikasi kampanye militer <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\">Israel<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/libanon\" title=\"Libanon\">Libanon<\/a>\u00a0yang menargetkan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.<\/p>\n<p>&#8220;Sejujurnya, saya tidak peduli jika perundingan itu berakhir. Saya benar-benar tidak peduli,&#8221; ujar Trump. &#8220;Jika berakhir, ya berakhir. Jika tidak, menurut saya mereka sudah membuang terlalu banyak waktu.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/895914\/iran-hentikan-dialog-dengan-as-trump-klaim-israel-batalkan-serangan-beirut\" title=\"Iran Hentikan Dialog dengan AS, Trump Klaim Israel Batalkan Serangan Beirut\" target=\"_blank\">Iran Hentikan Dialog dengan AS, Trump Klaim Israel Batalkan Serangan Beirut<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Konteks Konflik:<\/strong> Perang Iran-AS pecah pada 28 Februari 2026 melalui serangan udara gabungan AS dan Israel yang dikenal sebagai <em>Operation Epic Fury<\/em>. Serangan ini menargetkan situs militer dan pemerintahan Iran.<\/p>\n<h2>Kontradiksi Pernyataan dan Stabilitas Pasar<\/h2>\n<p>Meskipun Trump menunjukkan sikap acuh tak acuh di televisi, ia kemudian mengeluarkan pernyataan yang bertolak belakang melalui unggahan di <em>Truth Social<\/em>. Trump mengeklaim bahwa pembicaraan terus berlanjut dengan kecepatan tinggi dengan Republik Islam Iran.<\/p>\n<p>Kabar mengenai penghentian negosiasi ini sempat memicu kenaikan harga minyak dunia. Namun, Trump menyatakan keyakinannya bahwa harga komoditas tersebut akan segera turun drastis dalam waktu dekat. Ketidakpastian ini juga menjadi perhatian pelaku pasar global.<\/p>\n<h2>Klaim Gencatan Senjata di Libanon<\/h2>\n<p>Di tengah kebuntuan dengan Teheran, Trump mengeklaim telah mencapai kemajuan di front Libanon. Ia menyatakan telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu\u00a0yang menurutnya setuju untuk membatalkan operasi militer di pinggiran kota Beirut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/878664\/bedah-10-poin-proposal-iran-dan-keberatan-as\" title=\"Bedah 10 Poin Proposal Iran dan Keberatan AS\" target=\"_blank\">Bedah 10 Poin Proposal Iran dan Keberatan AS<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya melakukan panggilan telepon yang sangat produktif dengan PM Bibi Netanyahu. Tidak akan ada pasukan yang masuk ke Beirut\u00a0dan pasukan yang sedang dalam perjalanan telah diperintahkan kembali ke Israel,&#8221; tulis Trump. Ia juga menambahkan telah menjalin kontak dengan perwakilan Hizbullah dan mengeklaim kedua belah pihak setuju untuk menghentikan baku tembak.<\/p>\n<h3>Hambatan Utama: Program Nuklir<\/h3>\n<p>Wakil Presiden JD Vance sebelumnya mengungkapkan bahwa titik buntu utama dalam negosiasi ialah program nuklir Iran dan pengayaan uranium tingkat tinggi. Trump bersikeras bahwa Iran harus membuang seluruh cadangan uranium yang diperkaya dan mengakhiri program nuklirnya sebagai syarat kesepakatan apa pun.<\/p>\n<p>Di sisi lain, para pemimpin Iran secara konsisten menegaskan bahwa hak mereka untuk melakukan pengayaan uranium adalah hal yang tidak dapat dinegosiasikan. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah jeda komunikasi yang dilaporkan <em>Tasnim<\/em> bersifat permanen atau sekadar taktik tekanan diplomatik di tengah invasi darat Israel yang meluas di Libanon. (USA Today\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/895916\/trump-remehkan-kabar-batalnya-perundingan-damai-dengan-iran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Donald Trump.(Al Jazeera) PRESIDEN\u00a0Amerika Serikat Donald Trump berusaha meremehkan potensi kegagalan perundingan damai dengan Iran. Dalam\u00a0wawancara dengan CNBC pada Senin, 1 Juni 2026, Trump menyebut proses negosiasi tersebut mulai terasa sangat membosankan\u00a0dan mengaku tidak peduli jika pembicaraan tersebut benar-benar berakhir. Pernyataan ini muncul menyusul laporan dari media pemerintah Iran, kantor berita Tasnim, yang menyatakan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-50919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50919"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50919\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}