{"id":50895,"date":"2026-06-01T23:21:08","date_gmt":"2026-06-01T23:21:08","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/01\/peresmian-patung-soekarno-di-kbri-roma-simbol-diplomasi-dan-pancasila\/"},"modified":"2026-06-01T23:21:08","modified_gmt":"2026-06-01T23:21:08","slug":"peresmian-patung-soekarno-di-kbri-roma-simbol-diplomasi-dan-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/01\/peresmian-patung-soekarno-di-kbri-roma-simbol-diplomasi-dan-pancasila\/","title":{"rendered":"Peresmian Patung Soekarno di KBRI Roma Simbol Diplomasi dan Pancasila"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/02\/1780355707_469669afbf18a40b8faa.jpg\" alt=\"Peresmian Patung Soekarno di KBRI Roma: Simbol Diplomasi dan Pancasila\"\/><figcaption>KBRI Roma meresmikan patung Presiden pertama RI Soekarno, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1\/6\/2026).(ANTARA\/HO-KBRI Roma)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEDUTAAN<b> <\/b>Besar Republik Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kbri\" title=\"KBRI\">KBRI<\/a>) di Roma memperingati <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hari-lahir-pancasila\" title=\"Hari Lahir Pancasila\">Hari Lahir Pancasila<\/a> pada 1 Juni 2026 dengan cara yang istimewa. Selain menggelar upacara khidmat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kbri-roma\" title=\"kbri roma\">KBRI Roma<\/a> secara resmi meresmikan patung Presiden pertama RI, Soekarno, yang kini berdiri tegak di Wisma Duta, Italia.<\/p>\n<p>Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, menegaskan bahwa kehadiran patung Bung Karno bukan sekadar hiasan estetika. Patung tersebut merupakan simbol penghormatan atas warisan diplomasi besar yang ditinggalkan sang Proklamator, sekaligus pengingat akan semangat politik luar negeri bebas aktif yang terus dijaga hingga kini.<\/p>\n<p>&#8220;Bung Karno mengajarkan kita bahwa diplomasi yang kuat lahir dari keberanian visi dan keyakinan diri sebagai bangsa. Semoga patung ini menginspirasi setiap diplomat dan warga Indonesia untuk terus membawa api perjuangan bahwa Indonesia adalah bangsa yang berdaulat dan bermartabat di panggung dunia,&#8221; ujar Junimart dalam keterangan resminya, Senin (1\/6\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/895839\/salah-desain-lambang-garuda-di-poster-hari-lahir-pancasila-brin-minta-maaf\" title=\"Salah Desain Lambang Garuda di Poster Hari Lahir Pancasila, BRIN Minta Maaf\" target=\"_blank\">Salah Desain Lambang Garuda di Poster Hari Lahir Pancasila, BRIN Minta Maaf<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Simbol Ketegasan dan Sejarah Panjang<\/h3>\n<p>Patung perunggu tersebut menggambarkan sosok Soekarno dalam pose penghormatan ikonik dengan pakaian dinas lengkap. Tatapannya yang lurus ke depan melambangkan ketegasan dan keberanian pemimpin yang membawa nama Indonesia ke kancah internasional.<\/p>\n<p>Pemilihan lokasi di Roma memiliki akar sejarah yang sangat kuat. Gedung KBRI Roma dan Wisma Duta diakuisisi langsung atas perintah Presiden Soekarno pada Januari 1956. Langkah ini merupakan bagian dari visi strategis beliau untuk menempatkan perwakilan Indonesia secara prestisius di ibu kota negara-negara kunci dunia.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 20px; border-left: 5px solid #d32f2f; margin: 20px 0;\"><strong>Catatan Sejarah: Jejak Bung Karno di Italia &amp; Vatikan<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e0e0e0;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Waktu<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Peristiwa \/ Pencapaian<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Januari 1956<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Akuisisi Gedung KBRI Roma (Via Campania) dan Wisma Duta (Via Piemonte).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">10\u201313 Juni 1956<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Kunjungan kenegaraan pertama ke Italia, disambut Presiden Giovanni Gronchi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Juni 1956<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Bertemu Paus Pius XII di Vatikan; menerima penghargaan <i>Grand Cross of the Pian Order<\/i>.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">1959 &amp; 1964<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Kunjungan ke Vatikan menemui Paus Yohanes XXIII dan Paus Paulus VI.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Pesan Kebangsaan dari Puan Maharani<\/h3>\n<p>Hadir sebagai Inspektur Upacara, Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga merupakan cucu dari Bung Karno, memberikan amanat menyentuh bagi para diaspora. Ia menekankan bahwa Pancasila harus tetap menjadi identitas utama warga negara Indonesia, meskipun berada jauh dari tanah air.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/895825\/hari-lahir-pancasila-dedi-mulyadi-ajak-warga-mencontoh-kehidupan-masyarakat-desa\" title=\"Hari Lahir Pancasila, Dedi Mulyadi Ajak Warga Mencontoh Kehidupan Masyarakat Desa\" target=\"_blank\">Hari Lahir Pancasila, Dedi Mulyadi Ajak Warga Mencontoh Kehidupan Masyarakat Desa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kepada KBRI Roma dan seluruh warga negara Indonesia di Italia, tetaplah menaruh Pancasila di hati masing-masing. Pancasila adalah bagian dari identitas kita sebagai bangsa Indonesia, di mana pun kita berada,&#8221; tegas Puan.<\/p>\n<p>Senada dengan hal tersebut, perwakilan generasi muda diaspora di Italia, Dimas Prasetia, menyatakan komitmennya untuk meneruskan cita-cita kebangsaan. Menurutnya, patung Bung Karno menjadi pengingat bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk berani bermimpi besar bagi bangsa.<\/p>\n<h3>Dukungan untuk Industri Kreatif Lokal<\/h3>\n<p>Menariknya, pembuatan patung ini melibatkan talenta lokal dari tanah air. KBRI Roma memercayakan pengerjaan patung perunggu tersebut kepada Gusti Dipa Art Gallery, sebuah pelaku UMKM seni rupa asal Bantul, Yogyakarta, dan Bekasi yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun.<\/p>\n<p>Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen KBRI Roma dalam mendukung industri kreatif Indonesia di kancah internasional, sekaligus menjadikan karya seni anak bangsa sebagai bagian dari warisan diplomasi budaya di Eropa. (Ant\/.Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/895906\/peresmian-patung-soekarno-di-kbri-roma-simbol-diplomasi-dan-pancasila\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KBRI Roma meresmikan patung Presiden pertama RI Soekarno, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1\/6\/2026).(ANTARA\/HO-KBRI Roma) KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 dengan cara yang istimewa. Selain menggelar upacara khidmat, KBRI Roma secara resmi meresmikan patung Presiden pertama RI, Soekarno, yang kini berdiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-50895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50895"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50895\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}