{"id":50509,"date":"2026-06-01T04:57:40","date_gmt":"2026-06-01T04:57:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/01\/kpk-sebut-korupsi-tak-akan-subur-jika-nilai-pancasila-dijalankan\/"},"modified":"2026-06-01T04:57:40","modified_gmt":"2026-06-01T04:57:40","slug":"kpk-sebut-korupsi-tak-akan-subur-jika-nilai-pancasila-dijalankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/01\/kpk-sebut-korupsi-tak-akan-subur-jika-nilai-pancasila-dijalankan\/","title":{"rendered":"KPK Sebut Korupsi Tak Akan Subur Jika Nilai Pancasila Dijalankan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/01\/1780289198_f48c48bdbb3fcbd47e92.jpg\" alt=\"KPK Sebut Korupsi Tak Akan Subur Jika Nilai Pancasila Dijalankan\"\/><figcaption>KPK mengajak masyarakat menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat integritas dan komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia.(Dok.MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KOMISI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemberantasan-korupsi\" title=\"Pemberantasan Korupsi\">Pemberantasan Korupsi<\/a> mengajak masyarakat menjadikan peringatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hari-lahir-pancasila\" title=\"Hari Lahir Pancasila\">Hari Lahir Pancasila<\/a> sebagai momentum memperkuat komitmen pemberantasan korupsi, sekaligus menanamkan nilai integritas dalam penyelenggaraan negara. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\">KPK<\/a> menegaskan praktik korupsi bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.<\/p>\n<p>Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak mengatakan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momen refleksi terhadap nilai-nilai luhur bangsa yang tidak hanya relevan menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga menciptakan perdamaian dunia.<\/p>\n<p>\u201cSebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,\u201d kata Tanak saat menyampaikan pidato dalam upacara Hari Pancasila, Senin (1\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/891341\/ini-faktor-penyebab-pemberantasan-korupsi-selalu-gagal\" title=\"Ini Faktor Penyebab Pemberantasan Korupsi Selalu Gagal\" target=\"_blank\">Ini Faktor Penyebab Pemberantasan Korupsi Selalu Gagal<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Tanak, Indonesia menginginkan perdamaian yang berlandaskan keadilan bagi seluruh umat manusia.<\/p>\n<p>\u201cKita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa Pancasila merupakan fondasi moral dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/863115\/kpk-dukung-ruu-perampasan-aset-perkuat-pemulihan-kerugian-negara\" title=\"KPK Dukung RUU Perampasan Aset, Perkuat Pemulihan Kerugian Negara\" target=\"_blank\">KPK Dukung RUU Perampasan Aset, Perkuat Pemulihan Kerugian Negara<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPemberantasan korupsi pada hakikatnya merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,\u201d ucap Budi.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan bahwa praktik korupsi bertentangan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, karena nilai ketuhanan mengajarkan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Menurut Budi, korupsi lahir dari penyalahgunaan kepercayaan dan pengabaian nilai moral yang seharusnya menjadi pedoman bagi setiap penyelenggara negara.<\/p>\n<p>\u201cKPK memandang bahwa memperingati Hari Lahir Pancasila tidak cukup hanya melalui seremonial, tetapi juga dengan memperkuat komitmen kolektif untuk menanamkan nilai integritas dalam setiap aspek kehidupan,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p>Lebih jauh, ia menegaskan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara dan kehidupan sehari-hari menjadi kunci mempersempit ruang terjadinya korupsi.<\/p>\n<p>\u201cSemakin kuat nilai-nilai Pancasila diimplementasikan dalam penyelenggaraan negara maupun kehidupan sehari-hari, semakin kecil ruang bagi korupsi untuk tumbuh dan berkembang,\u201d imbuhnya. (Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/895675\/kpk-sebut-korupsi-tak-akan-subur-jika-nilai-pancasila-dijalankan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPK mengajak masyarakat menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat integritas dan komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia.(Dok.MI) KOMISI Pemberantasan Korupsi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen pemberantasan korupsi, sekaligus menanamkan nilai integritas dalam penyelenggaraan negara. KPK menegaskan praktik korupsi bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Wakil Ketua KPK, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-50509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50509"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50509\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}