{"id":49345,"date":"2026-05-29T08:52:44","date_gmt":"2026-05-29T08:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/hingga-akhir-2025-jumlah-rumah-tidak-layak-huni-6-364-unit-di-klaten\/"},"modified":"2026-05-29T08:52:44","modified_gmt":"2026-05-29T08:52:44","slug":"hingga-akhir-2025-jumlah-rumah-tidak-layak-huni-6-364-unit-di-klaten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/hingga-akhir-2025-jumlah-rumah-tidak-layak-huni-6-364-unit-di-klaten\/","title":{"rendered":"Hingga Akhir 2025, Jumlah Rumah Tidak Layak Huni 6.364 Unit di Klaten"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/29\/1780042811_9abca216bcd0a8a6477c.jpg\" alt=\"Hingga Akhir 2025, Jumlah Rumah Tidak Layak Huni 6.364 Unit di Klaten\"\/><figcaption>Bupati dan Kepala Disperakim Klaten foto bersama seusai penyerahan secara simbolis bantuan perbaikan RTLH tahun 2026.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rumah-tidak-layak-huni\" title=\"Rumah Tidak Layak Huni\">RUMAH tidak layak huni<\/a> (RTLH) di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-klaten\" title=\"Kabupaten Klaten\">Kabupaten Klaten<\/a>, Jawa Tengah, masih ribuan yang membutuhkan bantuan perbaikan. Berdasarkan pendataan hingga akhir 2025, sebanyak 6.364 unit di 99 desa yang segera diintervensi.<\/p>\n<p>Penanganan RTLH di Kabupaten Klaten dilakukan secara simultan dan kolaboratif oleh Pemerintah Pusat, Pemprov Jateng, Pemkab Klaten, Baznas, CSR, serta berbagai pihak yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Klaten, Muh Anwar Sodiq, melaporkan hal itu pada sosialisasi dan penyerahan bantuan sosial perbaikan RTLH di Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten, Selasa (26\/5).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/892619\/swasembada-papan-2045-strategi-perkuat-ekonomi-nasional\" title=\"Swasembada Papan 2045 Strategi Perkuat Ekonomi Nasional\" target=\"_blank\">Swasembada Papan 2045 Strategi Perkuat Ekonomi Nasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kegiatan sosialisasi dan penyerahan secara simbolis bantuan sosial perbaikan RTLH APBD Kabupaten Klaten 2026, dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Asisten II Setda Much Nasir, dan Perangkat Daerah Klaten.<\/p>\n<p>\u00a0\u201cPada tahun anggaran 2026, Pemkab Klaten melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) mengalokasikan bantuan perbaikan atau rehab RTLH untuk 250 unit di 99 desa yang tersebar di 26 kecamatan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Total anggaran yang dialokasikan sekitar Rp3,7 miliar. Untuk perbaikan RTLH, nilai bantuan per unit Rp15 juta. Jumlah ini untuk material bangunan Rp12,5 juta, upah pekerja Rp2,35 juta, dan biaya operasional Rp150.000.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/889826\/pemkab-cirebon-targetkan-perbaikan-466-rutilahu-tahun-ini\" title=\"Pemkab Cirebon Targetkan Perbaikan 466 Rutilahu Tahun Ini\" target=\"_blank\">Pemkab Cirebon Targetkan Perbaikan 466 Rutilahu Tahun Ini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disperakim Klaten berharap kepada seluruh penerima manfaat bantuan sosial perbaikan RTLH agar segera melaksanakan proses perbaikan rumah. Sehingga, rumah menjadi lebih layak dihuni.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan, bahwa pemerintah daerah harus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKalau berbicara kebutuhan dasar, tentu di antaranya berkaitan sandang, pangan, dan papan. Hari ini, kita berkumpul dalam rangka ikhtiar bersama untuk menyelesaikan persoalan rumah warga yang belum layak huni,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bupati Klaten menilai rumah yang layak huni akan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat, mulai dari kenyamanan tinggal hingga<br \/>&#13;<br \/>\nmeningkatnya semangat bekerja dan kesejahteraan keluarga.<\/p>\n<p>Program perbaikan RTLH, yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama berbagai pihak, adalah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Jumlah rumah yang berhasil diintervensi per tahun mencapai sekitar 1.000 unit.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan program perbaikan RTLH, membutuhkan kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak agar hasil renovasi rumah benar-benar memberikan perubahan nyata bagi masyarakat penerima manfaat bantuan,\u201d ujarnya. (E-2)\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/895033\/hingga-akhir-2025-jumlah-rumah-tidak-layak-huni-6364-unit-di-klaten\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati dan Kepala Disperakim Klaten foto bersama seusai penyerahan secara simbolis bantuan perbaikan RTLH tahun 2026.(Dok.Istimewa) RUMAH tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih ribuan yang membutuhkan bantuan perbaikan. Berdasarkan pendataan hingga akhir 2025, sebanyak 6.364 unit di 99 desa yang segera diintervensi. Penanganan RTLH di Kabupaten Klaten dilakukan secara simultan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-49345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49345"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49345\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}