{"id":49324,"date":"2026-05-29T08:04:48","date_gmt":"2026-05-29T08:04:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/lestari-moerdijat-kolaborasi-multi-pihak-kunci-kejar-ketertinggalan-literasi\/"},"modified":"2026-05-29T08:04:48","modified_gmt":"2026-05-29T08:04:48","slug":"lestari-moerdijat-kolaborasi-multi-pihak-kunci-kejar-ketertinggalan-literasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/lestari-moerdijat-kolaborasi-multi-pihak-kunci-kejar-ketertinggalan-literasi\/","title":{"rendered":"Lestari Moerdijat Kolaborasi Multi-Pihak Kunci Kejar Ketertinggalan Literasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/29\/1780041608_5fa608f7a6bd77d2dfd4.jpeg\" alt=\"Lestari Moerdijat: Kolaborasi Multi-Pihak Kunci Kejar Ketertinggalan Literasi\"\/><figcaption>Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. MetroTv)<\/figcaption><\/figure>\n<p>WAKIL Ketua MPR RI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lestari-moerdijat\" title=\"Lestari Moerdijat\">Lestari Moerdijat<\/a> menegaskan perlunya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pemerataan bahan bacaan hingga ke pelosok desa guna meningkatkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/literasi-nasional\" title=\"Literasi Nasional\">literasi nasional<\/a>. Menurutnya, persoalan utama literasi di tanah air bukan sekadar minat baca, melainkan rendahnya aksesibilitas terhadap bahan bacaan bermutu.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu problem utama literasi di Indonesia bukan semata ketiadaan minat baca, juga masih rendahnya tingkat ketersediaan dan keterjangkauan akses terhadap bahan bacaan yang bermutu,&#8221; ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29\/5).<\/p>\n<p>Lestari, yang akrab disapa Rerie, menyoroti data <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/indeks-pembangunan-literasi-masyarakat\" title=\"Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat\">Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat<\/a> (IPLM) yang dirilis Perpustakaan Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perpusnas\" title=\"perpusnas\">Perpusnas<\/a>) pada Maret 2026. Skor nasional tercatat baru mencapai 40,6, yang masuk dalam kategori rendah. Angka ini dinilai mengkhawatirkan dalam upaya menyongsong visi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/indonesia-emas-2045\" title=\"indonesia emas 2045\">Indonesia Emas 2045<\/a>.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/823800\/lestari-moerdijat-bahasa-inggris-wajib-di-sd-langkah-strategis-menuju-indonesia-emas-2045\" title=\"Lestari Moerdijat: Bahasa Inggris Wajib di SD Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045\" target=\"_blank\">Lestari Moerdijat: Bahasa Inggris Wajib di SD Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Ketertinggalan di Kancah Global<\/h2>\n<p>Rerie memaparkan data <i>World Population Review 2025<\/i> yang menunjukkan rata-rata masyarakat Indonesia hanya menghabiskan waktu membaca 129 jam per tahun. Angka ini tertinggal jauh dibandingkan India (352 jam) dan Amerika Serikat (357 jam).<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti anomali antara penetrasi internet yang sudah mencapai 77-80% dengan skor indeks literasi digital nasional tahun 2025 yang masih stagnan di angka 44,53. &#8220;Kondisi itu menunjukkan bahwa akses teknologi saja tidak cukup tanpa dibarengi peningkatan kemampuan literasi digital itu sendiri,&#8221; tegas Anggota Komisi X DPR RI tersebut.<\/p>\n<h2>Sinergi Antarlembaga<\/h2>\n<p>Menanggapi tantangan tersebut, Perpusnas pada Senin (25\/5) telah menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan literasi digital, termasuk penguatan layanan iPusnas yang memiliki tingkat keterbacaan tinggi namun masih menghadapi tantangan keamanan digital.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/822451\/lestari-moerdijat-peningkatan-kualitas-guru-penting-diwujudkan-dalam-menghadapi-tantangan-zaman\" title=\"Lestari Moerdijat: Peningkatan Kualitas Guru Penting Diwujudkan dalam Menghadapi Tantangan Zaman\" target=\"_blank\">Lestari Moerdijat: Peningkatan Kualitas Guru Penting Diwujudkan dalam Menghadapi Tantangan Zaman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Rerie yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menilai program literasi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pegiat literasi harus diperkuat melalui aksi konkret di lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini momentum untuk bergerak. Bangsa ini butuh generasi yang cerdas dan berkarakter, dan itu dimulai dari literasi. Tidak ada kata instan, yang ada adalah kolaborasi yang berkelanjutan,&#8221; pungkasnya.\u00a0<\/p>\n<p>Data Literasi Indonesia:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Skor IPLM Nasional (Maret 2026): 40,6 (Kategori Rendah).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Rata-rata Membaca: 129 jam\/tahun (World Population Review 2025).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Indeks Literasi Digital (2025): 44,53 (Stagnan).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>(Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/895027\/lestari-moerdijat-kolaborasi-multi-pihak-kunci-kejar-ketertinggalan-literasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. MetroTv) WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan perlunya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pemerataan bahan bacaan hingga ke pelosok desa guna meningkatkan literasi nasional. Menurutnya, persoalan utama literasi di tanah air bukan sekadar minat baca, melainkan rendahnya aksesibilitas terhadap bahan bacaan bermutu. &#8220;Salah satu problem utama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-49324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}