{"id":49234,"date":"2026-05-29T03:47:01","date_gmt":"2026-05-29T03:47:01","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/wapres-as-jd-vance-sebut-kesepakatan-dengan-iran-masih-terganjal-poin-nuklir\/"},"modified":"2026-05-29T03:47:01","modified_gmt":"2026-05-29T03:47:01","slug":"wapres-as-jd-vance-sebut-kesepakatan-dengan-iran-masih-terganjal-poin-nuklir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/29\/wapres-as-jd-vance-sebut-kesepakatan-dengan-iran-masih-terganjal-poin-nuklir\/","title":{"rendered":"Wapres AS JD Vance Sebut Kesepakatan dengan Iran Masih Terganjal Poin Nuklir"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/29\/1780015529_b30a5d0b606a07f81e2b.jpg\" alt=\"Wapres AS JD Vance Sebut Kesepakatan dengan Iran Masih Terganjal Poin Nuklir\"\/><figcaption>Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan masih ada poin krusial yang mengganjal perpanjangan gencatan senjata dengan Iran, terutama terkait isu pengayaan uranium.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>WAKIL Presiden Amerika Serikat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jd-vance\" title=\"JD Vance\">JD Vance<\/a>, menyatakan negaranya dan Iran masih harus menyelesaikan beberapa poin krusial sebelum kesepakatan damai dapat dicapai. Ketika ditanya apakah Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> sudah dekat untuk menandatangani kesepakatan, Vance menegaskan masih terlalu dini untuk memastikan kapan atau apakah kedua belah pihak akan memfinalisasi perjanjian tersebut.<\/p>\n<p>Rencana kesepakatan ini dilaporkan akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari sekaligus meluncurkan pembicaraan formal mengenai masa depan program nuklir Iran. Langkah ini menyusul laporan pejabat AS yang menyebut kedua negara telah menyepakati kerangka kerja awal, meski kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, membantah bahwa kesepakatan itu telah dikonfirmasi.<\/p>\n<p>Vance menjelaskan bahwa para negosiator saat ini tengah berunding intensif mengenai klausul bahasa dalam perjanjian, terutama terkait isu pengayaan uranium. AS telah lama menuntut Iran untuk menghentikan produksi uranium yang diperkaya tinggi dan memusnahkan pasokan yang ada demi mencegah pembuatan senjata nuklir.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/893523\/emoh-terburu-buru-donald-trump-minta-negosiator-as-tak-asal-sepakat-dengan-iran\" target=\"_blank\" title=\"Emoh Terburu-buru, Donald Trump Minta Negosiator AS Tak Asal Sepakat dengan Iran\">Emoh Terburu-buru, Donald Trump Minta Negosiator AS Tak Asal Sepakat dengan Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami belum sampai di sana, tetapi kami sudah sangat dekat dan kami akan terus mengupayakannya,&#8221; ujar Vance kepada wartawan di Washington DC seraya menambahkan bahwa ia meyakini pihak Iran bernegosiasi dengan &#8220;itikad baik&#8221;.<\/p>\n<h2>Tekanan Politik dan Opsi Militer<\/h2>\n<p>Sejak gencatan senjata awal berlaku pada 8 April, Presiden Trump berulang kali mengklaim kedua pihak mendekati kesepakatan, walau belum ada hasil substantif di lapangan. Trump sendiri menghadapi tekanan politik yang meningkat dari sekutu negara Teluk, kubu Demokrat, hingga internal Republik yang mengkhawatirkan durasi konflik.<\/p>\n<p>Di tengah ketidakpastian ini, Gedung Putih menegaskan bahwa &#8220;Opsi B&#8221; berupa kembalinya operasi militer tetap disiapkan jika negosiasi buntu. Sebaliknya, jika perpanjangan gencatan senjata disetujui, kedua tim bisa beralih membahas masalah teknis yang rumit, seperti opsi pengenceran cadangan uranium Iran di lokasi langsung atau di negara ketiga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/882479\/iran-tolak-buka-selat-hormuz-sebut-blokade-as-hambat-dialog\" target=\"_blank\" title=\"Iran Tolak Buka Selat Hormuz, Sebut Blokade AS Hambat Dialog\">Iran Tolak Buka Selat Hormuz, Sebut Blokade AS Hambat Dialog<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Draf perjanjian yang beredar menyebutkan bahwa kesepakatan ini akan membuka akses tanpa batas di Selat Hormuz, jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia. Sebagai imbal balik, Iran diberi waktu 30 hari untuk membersihkan ranjau, sementara AS akan mencabut blokade maritim dan memberikan kelonggaran sanksi penjualan minyak Iran.<\/p>\n<h2>Saling Tuduh Pelanggaran Gencatan Senjata<\/h2>\n<p>Sebelumnya, media pemerintah Iran sempat merilis draf memorandum 14 poin yang menuntut penarikan pasukan AS dari sekitar Iran, yang langsung dibantah oleh Gedung Putih sebagai &#8220;kebohongan total&#8221;. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menolak mendahului keputusan akhir presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Adalah selalu sebuah kesalahan untuk mendahului presiden, dan ini semua akan menjadi keputusan presiden,&#8221; tegas Bessent.<\/p>\n<p>Situasi di lapangan sendiri terus memanas lantaran kedua negara saling tuduh melanggar gencatan senjata yang rapuh. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS menyusul serangan udara semalam oleh AS di Iran selatan.<\/p>\n<p>Media Iran juga mengklaim telah menjatuhkan pesawat atau drone AS. Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) langsung membantah keras klaim tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada pesawat AS yang ditembak jatuh. Semua aset udara AS telah dihitung dan dipastikan aman,&#8221; tulis CENTCOM melalui media sosial. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/894935\/wapres-as-jd-vance-sebut-kesepakatan-dengan-iran-masih-terganjal-poin-nuklir\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan masih ada poin krusial yang mengganjal perpanjangan gencatan senjata dengan Iran, terutama terkait isu pengayaan uranium.(AFP) WAKIL Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan negaranya dan Iran masih harus menyelesaikan beberapa poin krusial sebelum kesepakatan damai dapat dicapai. Ketika ditanya apakah Presiden Donald Trump sudah dekat untuk menandatangani kesepakatan, Vance [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49177,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-49234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49234"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49234\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}