{"id":49028,"date":"2026-05-28T16:50:05","date_gmt":"2026-05-28T16:50:05","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/28\/dua-pelajar-di-bontang-diamankan-polisi-terkait-peredaran-sabu\/"},"modified":"2026-05-28T16:50:05","modified_gmt":"2026-05-28T16:50:05","slug":"dua-pelajar-di-bontang-diamankan-polisi-terkait-peredaran-sabu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/28\/dua-pelajar-di-bontang-diamankan-polisi-terkait-peredaran-sabu\/","title":{"rendered":"Dua Pelajar di Bontang Diamankan Polisi terkait Peredaran Sabu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/28\/1779986264_6664ff146a64bdfec7db.jpg\" alt=\"Dua Pelajar di Bontang Diamankan Polisi terkait Peredaran Sabu\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DUA remaja yang masih berstatus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pelajar\" title=\"pelajar\">pelajar<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kota-bontang\" title=\"kota bontang\">Kota Bontang<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kalimantan-timur\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>, diamankan Tim Satuan Resnarkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang, karena diduga telah menjadi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pengedar-narkotika\" title=\"pengedar narkotika\">pengedar narkotika<\/a> jenis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sabu-sabu\" title=\"sabu-sabu\">sabu-sabu<\/a> dengan total barang bukti mencapai 854,67 gram. Kedua terduga berinisial MAP (17) dan M (18)\u00a0<\/p>\n<p>Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, dalam keterangannya mengungkapkan, polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan maraknya transaksi sabu di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, sehingga pada \u00a0pada Senin (11\/5) sekitar pukul 20.00 Wita keduanya berhasil diamankan di lokasi itu.<\/p>\n<p>\u201cKetika itu keduanya sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy. Lalu dihentikan polisi. Keduanya mengakui sebagai MAP dan M,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/892583\/bnn-gagalkan-penyelundupan-95-kg-sabu-dan-ribuan-cartridge-vape-di-kutim-kaltim\" title=\"BNN Gagalkan Penyelundupan 95 Kg Sabu dan Ribuan Cartridge Vape di Kutim Kaltim\" target=\"_blank\">BNN Gagalkan Penyelundupan 95 Kg Sabu dan Ribuan Cartridge Vape di Kutim Kaltim<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Saat dilakukan penggeledahan, lanjutnya, petugas menemukan tiga bungkus sabu di dalam kotak rokok yang dibawa salah satu terduga. Pemeriksaan kemudian berlanjut ke kendaraan dan rumah terduga di kawasan Bontang Selatan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDari pengembangan itu, polisi kembali menemukan belasan paket sabu siap edar beserta sejumlah barang bukti pendukung lainnya,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Dikatakannya, dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu total mencapai 21 bungkus sabu dengan berat bruto 857,67 gram, terdiri dari tiga bungkus sabu seberat 1,47 gram dan 18 bungkus sabu seberat 853,2 gram.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/882406\/polisi-tangkap-pengedar-sabu-di-penajam-amankan-11-gram-barang-bukti\" title=\"Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Penajam, Amankan 11 Gram Barang Bukti\" target=\"_blank\">Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Penajam, Amankan 11 Gram Barang Bukti<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPolisi juga menyita dua unit telepon genggam, bundelan plastik klip, serta sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika,\u201d akunya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kasus yang melibatkan dua pelajar tersebut bukan sekadar pengungkapan narkoba biasa, melainkan peringatan serius tentang ancaman nyata terhadap masa depan generasi muda, pola peredaran narkotika saat ini semakin berbahaya karena mulai memanfaatkan remaja sebagai bagian dari jaringan.<\/p>\n<p>\u201cPergaulan bebas, iming-iming uang cepat, pengaruh lingkungan, hingga perekrutan melalui komunikasi digital menjadi pola yang saat ini banyak menyasar anak-anak muda. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Ketika remaja mulai dijadikan bagian dari mata rantai peredaran narkoba, maka yang dipertaruhkan bukan hanya hukum, tetapi masa depan mereka,\u201d tukas Kapolres.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, penanganan terhadap terduga yang masih di bawah umur tetap mengacu pada sistem peradilan pidana anak, dengan menjamin hak-hak anak selama proses hukum berjalan. Namun demikian, tindakan tegas terhadap peredaran narkotika tetap menjadi prioritas utama Kepolisian.<\/p>\n<p>\u201cPolisi tidak bisa bekerja sendiri. Orang tua, sekolah, lingkungan, dan masyarakat harus hadir menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi korban maupun pelaku dalam jaringan narkoba,\u201d pungkasnya. (EM)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/894895\/dua-pelajar-di-bontang-diamankan-polisi-terkait-peredaran-sabu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) DUA remaja yang masih berstatus pelajar di Kota Bontang, Kalimantan Timur, diamankan Tim Satuan Resnarkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang, karena diduga telah menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu dengan total barang bukti mencapai 854,67 gram. Kedua terduga berinisial MAP (17) dan M (18)\u00a0 Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, dalam keterangannya mengungkapkan, polisi menerima laporan masyarakat terkait [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-49028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49028"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49028\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}