{"id":48601,"date":"2026-05-27T22:44:22","date_gmt":"2026-05-27T22:44:22","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/mohamed-ouahbi-coret-sofiane-boufal-dari-skuad-maroko-piala-dunia-2026\/"},"modified":"2026-05-27T22:44:22","modified_gmt":"2026-05-27T22:44:22","slug":"mohamed-ouahbi-coret-sofiane-boufal-dari-skuad-maroko-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/mohamed-ouahbi-coret-sofiane-boufal-dari-skuad-maroko-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"Mohamed Ouahbi Coret Sofiane Boufal dari Skuad Maroko Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/28\/1779920400_5c2cbced6c58c2951794.jpg\" alt=\"Mohamed Ouahbi Coret Sofiane Boufal dari Skuad Maroko Piala Dunia 2026\"\/><figcaption>Penyerang timnas Maroko Sofiane Boufal(AFP\/Fadel Senna)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PELATIH<b> <\/b><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-maroko\" title=\"Timnas Maroko\">timnas Maroko<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mohamed-ouahbi\" title=\"Mohamed Ouahbi\">Mohamed Ouahbi<\/a>, memberikan penjelasan terbuka terkait keputusannya tidak menyertakan gelandang berpengalaman <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sofiane-boufal\" title=\"Sofiane Boufal\">Sofiane Boufal<\/a> ke dalam skuad final untuk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026. Ouahbi menegaskan bahwa pembatasan jumlah pemain menjadi faktor utama di balik absennya pilar penting semifinalis Piala Dunia 2022 tersebut.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Rabu (27\/5\/2026), Ouahbi mengakui kualitas Boufal tetap berada di level tertinggi. Namun, kebutuhan taktis dan kuota pemain membuatnya harus mengambil keputusan sulit.<\/p>\n<p>&#8220;Boufal sebenarnya pantas mendapat tempat jika saya bisa memilih 30 atau 40 pemain. Berdasarkan performanya, dia layak. Tetapi pemain yang saya pilih juga pantas berada di sini; saya harus membuat keputusan,&#8221; ujar Ouahbi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/894216\/skuad-timnas-maroko-piala-dunia-2026-brahim-diaz-dan-achraf-hakimi-jadi-tumpuan\" title=\"Skuad Timnas Maroko Piala Dunia 2026: Brahim Diaz dan Achraf Hakimi Jadi Tumpuan\" target=\"_blank\">Skuad Timnas Maroko Piala Dunia 2026: Brahim Diaz dan Achraf Hakimi Jadi Tumpuan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Keputusan ini memicu sorotan tajam mengingat Ouahbi hanya membawa sembilan pemain dari era Walid Regragui yang sukses mengukir sejarah di Qatar, empat tahun lalu. Boufal sendiri mencatatkan performa cukup impresif bersama klub Ligue 1, Le Havre, dengan torehan satu gol dan empat assist dalam setengah musim terakhir.<\/p>\n<p>Ouahbi menjelaskan bahwa perubahan peran Boufal menjadi pemain nomor 10 menjadi alasan teknis lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Boufal bermain lebih ke tengah sebagai nomor 10. Sejak awal saya sudah jujur kepadanya bahwa posisi nomor 10 sudah terisi,&#8221; tambah pelatih berusia 49 tahun kelahiran Belgia tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/878423\/profil-timnas-maroko-di-piala-dunia-2026-misi-melampaui-keajaiban-qatar\" title=\"Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Misi Melampaui Keajaiban Qatar\" target=\"_blank\">Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Misi Melampaui Keajaiban Qatar<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Munculnya Bintang Muda Ayyoub Bouaddi<\/h3>\n<p>Di tengah pencoretan nama senior, Ouahbi menaruh harapan besar pada talenta muda Ayyoub Bouaddi. Gelandang berusia 18 tahun milik Lille tersebut diprediksi akan menjadi pusat perhatian di Amerika Utara nanti. Bouaddi tampil konsisten musim ini dengan 42 penampilan dan membantu Lille finis di posisi ketiga Liga Prancis.<\/p>\n<p>&#8220;Hal terpenting adalah dia sangat bangga mewakili Maroko. Dalam laga uji coba melawan Burundi, kami melihat dia sangat cepat memahami instruksi. Sangat menyenangkan bekerja dengan pemain seperti itu,&#8221; puji Ouahbi yang sebelumnya sukses membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 2025.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin: 20px 0;\"><strong>Jadwal Pertandingan Maroko di Grup C <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"piala dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a>:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e2e2e2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Tanggal<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Lawan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Stadion<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Waktu (WIB)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">14 Juni 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Brasil<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">New York New Jersey<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">05.00<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">20 Juni 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Skotlandia<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Boston<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">05.00<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">25 Juni 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Haiti<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Atlanta<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">05.00<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Maroko akan menghadapi tantangan berat di Grup C, dimulai dengan laga pembuka melawan raksasa Amerika Selatan, Brasil. Dengan kombinasi sembilan pemain veteran dan darah muda seperti Bouaddi, Singa Atlas bertekad mengulang atau bahkan melampaui pencapaian historis mereka di panggung dunia. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/894511\/mohamed-ouahbi-coret-sofiane-boufal-dari-skuad-maroko-piala-dunia-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyerang timnas Maroko Sofiane Boufal(AFP\/Fadel Senna) PELATIH timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, memberikan penjelasan terbuka terkait keputusannya tidak menyertakan gelandang berpengalaman Sofiane Boufal ke dalam skuad final untuk Piala Dunia 2026. Ouahbi menegaskan bahwa pembatasan jumlah pemain menjadi faktor utama di balik absennya pilar penting semifinalis Piala Dunia 2022 tersebut. Dalam keterangannya yang dikutip dari laman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48602,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-48601","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48601","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48601"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48601\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}