{"id":48537,"date":"2026-05-27T19:41:39","date_gmt":"2026-05-27T19:41:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/siapa-yang-dikurbankan-nabi-ibrahim-ismail-atau-ishaq\/"},"modified":"2026-05-27T19:41:39","modified_gmt":"2026-05-27T19:41:39","slug":"siapa-yang-dikurbankan-nabi-ibrahim-ismail-atau-ishaq","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/siapa-yang-dikurbankan-nabi-ibrahim-ismail-atau-ishaq\/","title":{"rendered":"Siapa yang Dikurbankan Nabi Ibrahim Ismail atau Ishaq"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/27\/1779885113_a8d78535d96fb9f951c1.jpg\" alt=\"Siapa yang Dikurbankan Nabi Ibrahim: Ismail atau Ishaq?\"\/><figcaption>Hewan kurban Chairman Media Group Surya Paloh untuk Masjid Nursiah Daud Paloh, Jakarta, Rabu (27\/5\/2026).(MI\/PERMANA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KISAH<span style=\"font-size: 13px;\"> pengorbanan putra <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nabi-ibrahim\" title=\"Nabi Ibrahim\">Nabi Ibrahim<\/a> AS merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah kenabian yang menjadi asal-usul ibadah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kurban\" title=\"Kurban\">kurban<\/a> bagi umat Islam. Namun, terdapat diskusi panjang di kalangan ulama mengenai siapa sebenarnya putra yang hendak disembelih tersebut: <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nabi-ismail\" title=\"Nabi Ismail\">Nabi Ismail<\/a> AS atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nabi-ishaq\" title=\"Nabi Ishaq\">Nabi Ishaq<\/a> AS?<\/span><\/p>\n<p>Dalam tradisi Islam, khususnya di kalangan <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ahlussunnah-wal-jamaah\" title=\"Ahlussunnah wal Jamaah\">Ahlussunnah wal Jamaah<\/a> (Asy&#8217;ariyah dan Maturidiyah)<\/strong> serta pengikut <strong>Empat Mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi&#8217;i, dan Hambali)<\/strong>, mayoritas ulama berpegang teguh pada pendapat bahwa putra yang dikurbankan ialah <strong>Nabi Ismail AS<\/strong>. Berikut analisis mendalam mengenai dasar hukum, argumentasi, dan pandangan para imam mazhab.<\/p>\n<h2>Argumentasi Utama: Mengapa Nabi Ismail AS?<\/h2>\n<p>Mayoritas ulama Ahlussunnah menggunakan pendekatan <em>tahlili<\/em> (analisis) terhadap ayat-ayat Al-Qur&#8217;an, khususnya dalam Surat Ash-Shaffat ayat 100-113. Beberapa alasan kuat yang mendasari pendapat ini yaitu:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/894114\/hukum-menyembelih-kurban-di-halaman-masjid-panduan-fikih-dan-adab\">Hukum Menyembelih Kurban di Halaman Masjid Panduan Fikih dan Adab<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Urutan Kabar Gembira:<\/strong> Dalam Surat Ash-Shaffat, Allah SWT menceritakan tentang anak yang sabar\u00a0(Ismail) yang diperintahkan untuk disembelih. Baru setelah kisah penyembelihan selesai, pada ayat 112, Allah memberikan kabar gembira tentang kelahiran Ishaq. Secara logika tekstual, Ishaq belum lahir saat peristiwa penyembelihan terjadi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Lokasi Peristiwa:<\/strong> Tradisi penyembelihan dan ibadah haji (seperti Sa&#8217;i dan melempar Jumrah) berlokasi di Mekah. Sejarah mencatat bahwa Nabi Ismail-lah yang ditinggalkan di Mekah bersama Ibunda Hajar, sementara Nabi Ishaq tumbuh besar di Syam (Palestina) bersama Ibunda Sarah.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gelar Adz-Dzabih:<\/strong> Dalam berbagai riwayat hadis dan atsar sahabat seperti Ibnu Abbas (dalam pendapat yang paling masyhur) dan Ali bin Abi Thalib, gelar <em>Adz-Dzabih<\/em> (yang disembelih) disematkan kepada Nabi Ismail AS.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/893650\/hukum-potong-kuku-dan-rambut-sebelum-kurban-penjelasan-empat-mazhab\">Hukum Potong Kuku dan Rambut sebelum Kurban Penjelasan Empat Mazhab<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pandangan dalam Empat Mazhab<\/h2>\n<p>Secara umum, empat mazhab fikih tidak menjadikan masalah ini sebagai perbedaan pokok dalam hukum ibadah (furu&#8217;iyah).\u00a0Namun para ulama di dalam mazhab tersebut memberikan catatan dalam kitab-kitab tafsir dan tarikh mereka:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Mazhab<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Kecenderungan Pendapat<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><strong>Syafi&#8217;i<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Imam Asy-Syafi&#8217;i dan mayoritas ulama Syafi&#8217;iyyah (seperti Imam Nawawi) menegaskan bahwa yang dikurbankan ialah Ismail. Ini didasarkan pada dalil geografis Mekah.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><strong>Maliki<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Imam Malik bin Anas dalam satu riwayat menyebutkan Ismail. Meskipun ada riwayat dari sebagian ulama Madinah terdahulu yang menyebut Ishaq, tetapi pendapat Ismail tetap yang paling kuat di kalangan Malikiyyah.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><strong>Hanafi<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Ulama Hanafi umumnya sepakat dengan pendapat Ismail, merujuk pada kaitan erat antara kurban dengan manasik haji di Mekah.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><strong>Hambali<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan bahwa Ismail adalah putra yang dikurbankan.\u00a0<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/892737\/viral-kerbau-albino-donald-trump-siap-dikurbankan-pada-idul-adha\">Viral Kerbau Albino Donald Trump Siap Dikurbankan pada Idul Adha<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Mengapa Ada Pendapat Nabi Ishaq?<\/h2>\n<p>Memang benar terdapat sebagian kecil ulama salaf yang berpendapat bahwa yang dikurbankan ialah Nabi Ishaq. Namun, para pakar tafsir seperti <strong>Ibnu Katsir<\/strong> menjelaskan bahwa pendapat yang menyebut Nabi Ishaq kemungkinan besar bersumber dari <em>Israiliyat<\/em> (riwayat dari ahli kitab).<\/p>\n<p>Dalam kitab Taurat, disebutkan bahwa yang dikurbankan adalah anak tunggal Ibrahim, yaitu Ishaq. Namun, ulama Islam mengoreksi hal ini dengan menyatakan bahwa Ismail ialah anak pertama dan sempat menjadi anak tunggal sebelum Ishaq lahir.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/893906\/hukum-kurban-satu-kambing-untuk-satu-keluarga-tinjauan-lintas-mazhab\">Hukum Kurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga Tinjauan Lintas Mazhab<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Kesimpulan Redaksi:<\/strong> Mayoritas mutlak ulama Ahlussunnah wal Jamaah menyimpulkan bahwa Nabi Ismail AS adalah putra yang dikurbankan. Hal ini didasarkan pada keselarasan ayat Al-Qur&#8217;an, konteks geografis Mekah, dan tradisi kenabian yang diwariskan hingga Nabi Muhammad SAW.<\/p>\n<h3>FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan<\/h3>\n<p><strong>1. Apakah Al-Qur&#8217;an menyebutkan nama putra yang dikurbankan secara eksplisit?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nSecara tekstual, Al-Qur&#8217;an dalam Surat Ash-Shaffat tidak menyebutkan nama Ismail\u00a0atau Ishaq\u00a0tepat pada saat perintah penyembelihan. Namun, indikasi kuat (qarinah) dalam ayat-ayat setelahnya menunjukkan bahwa itu adalah Ismail.<\/p>\n<p><strong>2. Apa dampak perbedaan pendapat ini terhadap ibadah kurban?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nTidak ada dampak hukum. Seluruh ulama sepakat bahwa ibadah kurban adalah syariat yang sah, terlepas dari perbedaan pendapat mengenai siapa putra yang dikurbankan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/617790\/urutan-30-surat-juz-amma-lengkap-arab-latin-dan-arti\">Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>3. Mengapa Nabi Ismail disebut Anak yang Sabar?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nKarena ketika Nabi Ibrahim menyampaikan wahyu tersebut, Ismail menjawab dengan penuh keteguhan,\u00a0<em>&#8220;Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.&#8221;<\/em> (QS. Ash-Shaffat: 102).<\/p>\n<p><strong>4. Bagaimana pandangan Ibnu Katsir mengenai hal ini?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nIbnu Katsir dalam tafsirnya secara tegas menyatakan bahwa pendapat yang benar ialah Nabi Ismail. Beliau menganggap pendapat yang menyebut Nabi Ishaq adalah pengaruh dari riwayat-riwayat luar (Israiliyat).<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/686872\/37-surat-dalam-juz-amma-dengan-bahasa-arab-latin-dan-terjemahan\">37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>5. Apakah ada sahabat Nabi yang berpendapat Nabi Ishaq?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nAda beberapa riwayat yang dinisbatkan kepada sahabat.\u00a0Namun riwayat-riwayat tersebut seringkali diperdebatkan keshahihannya atau dianggap sebagai pendapat sebelum mereka mengetahui hujah yang lebih kuat mengenai Nabi Ismail.<\/p>\n<p><strong>6. Mengapa lokasi penyembelihan menjadi bukti kuat?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nKarena seluruh rangkaian ibadah haji adalah napak tilas keluarga Nabi Ibrahim di Mekah. Jika yang dikurbankan adalah Ishaq (yang berada di Syam),\u00a0tidak ada kaitan sejarah antara penyembelihan dengan bukit Marwah atau Mina di Mekah.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/894416\/siapa-yang-dikurbankan-nabi-ibrahim-ismail-atau-ishaq\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hewan kurban Chairman Media Group Surya Paloh untuk Masjid Nursiah Daud Paloh, Jakarta, Rabu (27\/5\/2026).(MI\/PERMANA) KISAH pengorbanan putra Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah kenabian yang menjadi asal-usul ibadah kurban bagi umat Islam. Namun, terdapat diskusi panjang di kalangan ulama mengenai siapa sebenarnya putra yang hendak disembelih tersebut: Nabi Ismail [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48538,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-48537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}