{"id":48396,"date":"2026-05-27T12:48:25","date_gmt":"2026-05-27T12:48:25","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/hotspot-karhutla-di-sumatra-meningkat-tercatat-203-titik-panas\/"},"modified":"2026-05-27T12:48:25","modified_gmt":"2026-05-27T12:48:25","slug":"hotspot-karhutla-di-sumatra-meningkat-tercatat-203-titik-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/hotspot-karhutla-di-sumatra-meningkat-tercatat-203-titik-panas\/","title":{"rendered":"Hotspot Karhutla di Sumatra Meningkat, Tercatat 203 Titik Panas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/27\/1779885816_95ee519cdb7fe4ce7ef4.jpg\" alt=\"Hotspot Karhutla di Sumatra Meningkat, Tercatat 203 Titik Panas\"\/><figcaption>kebakaran hutan dan lahan(MI\/Rudi Kurniawansyah)<\/figcaption><\/figure>\n<p>JUMLAH titik panas atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hotspot\" title=\"Hotspot\">hotspot<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran-hutan-dan-lahan\" title=\"kebakaran hutan dan lahan\">kebakaran hutan dan lahan<\/a> (Karhutla) di wilayah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sumatra\" title=\"Sumatra\">Sumatra<\/a> semakin meningkat bertepatan libur Hari Raya Idul Adha 1447 H. Sejauh ini total terpantau sebanyak 203 titik panas di wilayah Pulau Sumatra.<\/p>\n<p>Forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) Pekanbaru Anggun R mengatakan Provinsi Sumatra Utara menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak yaitu 48 titik, disusul Aceh 44 titik, Sumatra Barat sebanyak 42 titik, Sumatra Selatan sebanyak 37 titik, Jambi sebanyak 7 titik, Lampung sebanyak 3 titik, dan Bangka Belitung sebanyak 2 titik.<\/p>\n<p>\u201cSedangkan jumlah titik panas di Provinsi Riau terpantau sebanyak 20 titik,\u201d ujarnya, Rabu (27\/5).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/796013\/9-titik-hotspot-terpantau-di-kotawaringin-timur-bmkg-peringatkan-potensi-karhutla\" title=\"9 Titik Hotspot Terpantau di Kotawaringin Timur, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla\" target=\"_blank\">9 Titik Hotspot Terpantau di Kotawaringin Timur, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Adapun jumlah sebanyak 20 titik panas di Riau terpantau tersebar pada enam daerah yaitu Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak 6 titik, disusul Indragiri Hulu sebanyak 5 titik, Pelalawan sebanyak 3 titik, Kampar sebanyak 3 titik, Indragiri Hilir sebanyak 2 titik, dan Rokan Hulu sebanyak 1 titik panas.<\/p>\n<p>\u201cBMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan meski sebagian wilayah Riau masih berpeluang diguyur hujan dalam beberapa waktu ke depan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara prakiraan cuaca didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama pada pagi, sore hingga malam hari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/621767\/titik-panas-karhutla-sumatra-tembus-3692-titik-kualitas-udara-tidak-sehat\" title=\"Titik Panas Karhutla Sumatra Tembus 3.692 Titik, Kualitas Udara Tidak Sehat\" target=\"_blank\">Titik Panas Karhutla Sumatra Tembus 3.692 Titik, Kualitas Udara Tidak Sehat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan pengamatan citra radar cuaca BMKG, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Indragiri Hilir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pada siang hari, cuaca di Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan bersifat lokal masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Dumai, dan Kabupaten Rokan Hilir.<\/p>\n<p>Sementara pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali mengguyur sejumlah daerah seperti Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Kampar dan Rokan Hulu.<\/p>\n<p>Sedangkan saat dini hari, hujan ringan diprediksi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dengan kondisi cuaca udara kabur hingga berawan.<\/p>\n<p>BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem atau nihil peringatan dini untuk wilayah Riau pada hari ini.<\/p>\n<p>Secara umum suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 sampai 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dan masih tergolong rendah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra Ferdian Krisnanto mengatakan, tim Manggala Agni sedang berjibaku melakukan pemadaman Karhutla pada sejumlah lokasi.<\/p>\n<p>\u201cDi antaranya Tkp Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir dilaksanakan oleh Manggala Agni Daops III\/Labuan Batu Selatan, Sumatra Utara (Sumut). Kemudian Tkp Kandis, Siak dilaksanakan oleh Manggala Agni Daops IV\/ Pekanbaru,\u201d pungkasnya. (RK)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/894420\/hotspot-karhutla-di-sumatra-meningkat-tercatat-203-titik-panas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>kebakaran hutan dan lahan(MI\/Rudi Kurniawansyah) JUMLAH titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra semakin meningkat bertepatan libur Hari Raya Idul Adha 1447 H. Sejauh ini total terpantau sebanyak 203 titik panas di wilayah Pulau Sumatra. Forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Anggun R mengatakan Provinsi Sumatra [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-48396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}