{"id":48242,"date":"2026-05-27T05:15:56","date_gmt":"2026-05-27T05:15:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/gubernur-khofifah-dan-wagub-emil-dardak-ikuti-salat-idul-adha-di-masjid-nasional-al-akbar-surabaya\/"},"modified":"2026-05-27T05:15:56","modified_gmt":"2026-05-27T05:15:56","slug":"gubernur-khofifah-dan-wagub-emil-dardak-ikuti-salat-idul-adha-di-masjid-nasional-al-akbar-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/27\/gubernur-khofifah-dan-wagub-emil-dardak-ikuti-salat-idul-adha-di-masjid-nasional-al-akbar-surabaya\/","title":{"rendered":"Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Ikuti Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/27\/1779858191_5a7a636e689f3e364a0f.jpeg\" alt=\"Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Ikuti Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya\"\/><figcaption>Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Bersama Keluarga Ikuti Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya(Dok. Pemprov Jatim)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gubernur-jawa-timur\" title=\"gubernur jawa timur\">GUBERNUR Jawa Timur<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/khofifah-indar-parawansa\" title=\"Khofifah Indar Parawansa\">Khofifah Indar Parawansa<\/a> dan Wakil Gubernur Jawa Timur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/emil-dardak\" title=\"Emil Dardak\">Emil Dardak<\/a> melaksanakan Salat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/idul-adha\" title=\"Idul Adha\">Idul Adha<\/a> 10 Dzulhijjah 1447 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (27\/5).<\/p>\n<p>Salat Idul Adha 1447 H dilaksanakan tepat pukul 06.08 WIB dengan Imam Salat Idul Adha yaitu Imam besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Abdul Hamid Abdulllah.\u00a0<\/p>\n<p>Sedangkan Khatib Salat Idul Adha kali ini Ketua Umum MUI Jatim Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar dengan tema Belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk membina generasi unggul.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/893342\/khofifah-gelar-pasar-murah-di-kediri-tekan-inflasi-jelang-iduladha\" title=\"Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Tekan Inflasi Jelang Iduladha\" target=\"_blank\">Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Tekan Inflasi Jelang Iduladha<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selaras dengan tema khutbah Salat Idul Adha, Gubernur Khofifah mengajak seluruh umat Islam meneladani keimanan, ketakwaan, keikhlasan, serta pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.<\/p>\n<p>Menurutnya, Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum penuh makna sejarah dan keteladanan tentang kepatuhan seorang hamba kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>\u201cKeimanan dan ketakwaan yang diteladankan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS merupakan bentuk kepatuhan total kepada perintah Allah SWT. Keduanya memberikan pelajaran tentang ketakwaan dan keikhlasan serta \u00a0pengorbanan dalam menjalankan perintah-Nya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/891414\/jawa-timur-dan-yaman-perkuat-hubungan-ekonomi-pendidikan-dan-budaya\" title=\"Jawa Timur dan Yaman Perkuat Hubungan Ekonomi, Pendidikan, dan Budaya\" target=\"_blank\">Jawa Timur dan Yaman Perkuat Hubungan Ekonomi, Pendidikan, dan Budaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"700\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/05\/27\/1779858073_dcbba7d44dc1e10f8ac1.jpg\" width=\"1200\"\/><\/p>\n<p>Ia menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam Al-Qur\u2019an menunjukkan tingkat kesabaran dan kepatuhan yang luar biasa kepada kehendak Allah SWT.\u00a0<\/p>\n<p>Nabi Ibrahim AS rela mengorbankan putranya sebagai bentuk ketaatan, sementara Nabi Ismail AS menerima takdir tersebut dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.<\/p>\n<p>\u201cIdul Adha menghadirkan dua sosok luar biasa. Nabi Ibrahim AS memperlihatkan ketegaran seorang ayah sekaligus ketaatan seorang hamba. Sedangkan Nabi Ismail AS menunjukkan kesabaran, keikhlasan, dan keridhaan dalam menerima ketetapan Allah SWT,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Gubernur Khofifah menambahkan, keteladanan Nabi Ibrahim AS mengajarkan arti cinta sejati yang tidak melebihi cinta kepada Allah SWT. Sementara Nabi Ismail AS mengajarkan tentang kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian kehidupan.<\/p>\n<p>\u201cNabi Ibrahim AS mengajarkan kepada kita arti sejati dari cinta yang tidak melampaui cinta kepada Allah SWT. Nabi Ismail AS mengajarkan kepada kita makna kesabaran, keikhlasan, dan ridha dalam menerima takdir,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cInilah keteladanan yang perlu kita hadirkan dalam kehidupan, yakni menjadi hamba yang patuh tanpa syarat dan menjadi manusia yang tangguh ketika diuji pengorbanan demi Allah SWT,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Di hadapan puluhan ribu jamaah yang memadati Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima.<\/p>\n<p>Pada momentum Idul Adha tersebut, Khofifah turut mengajak seluruh jamaah mendoakan masyarakat Indonesia yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.<\/p>\n<p>\u201cKita doakan saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran hingga kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur dan Hajjah mabruroh\u201d katanya.<\/p>\n<p>Gubernur Khofifah Serahkan Sapi Kurban Belgian Blue dan Sapi Kurban Presiden Prabowo berjenis Peranakan Ongole (PO) ke Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.<\/p>\n<p>Seusai melaksanakan Salat Idul Adha Gubernur Khofifah menyerahkan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto secara simbolis kepada Ketua Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH. M. Sudjak.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"700\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/05\/27\/1779858144_0bd51be7b2cede0b1c7b.jpg\" width=\"1200\"\/><\/p>\n<p>Sapi kurban Presiden Prabowo ini berjenis Sapi Peranakan Ongole berumur 6 tahun dengan tinggi 155,5 cm, panjang badan 174 cm dan berat 1,1 Ton.\u00a0<\/p>\n<p>Sapi ini merupakan hasil ternak dari \u00a0Akhmad Ritaudin asal Ds. Bluri, Kec. Solokuro, Kab. Lamongan. Sapi jenis ini banyak dikembangkan di Jawa Timur utamanya di Kabupaten Lamongan, Bojonegoro dan Tuban.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sapi peranakan ongole ini merupakan sumber daya genetik hewan asli Indonesia atau _plasma nutfah_ \u00a0dengan keunggulan sangat adaptif terhadap kondisi lingkungan panas, pakan limbah pertanian dan\u00a0<br \/>&#13;<br \/>\nmemiliki daya tahan terhadap penyakit,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selain itu Gubernur Khofifah juga menyerahkan hewan kurbannya kepada Sekretaris Masjid Nasional Al Akbar Surabaya H. Helmy Noor. Hewan kurban Gubernur Khofifah yaitu Sapi berjenis Belgian Blue berumur 4 tahun dengan tinggi 145 cm, panjang badan 200 cm, dan berat 1 ton.<\/p>\n<p>Sapi ini dipilih Gubernur Khofifah secara langsung dari peternak asal Ds. Wates Negoro, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto bernama Faisal Efendi. Jenis Sapi Belgian Blue (BB) merupakan salah satu bangsa sapi baru berasal dari belgia yang dikembalikan di Indonesia melalui seleksi genetik dan teknologi Transfer Embrio serta Inseminasi Buatan.<\/p>\n<p>&#8220;Sapi ini memiliki ciri khas tubuhnya yang padat dengan otot bertumpuk atau yang dikenal sebagai \u201cDouble Muscles\u201d atau otot ganda yang tidak dimiliki bangsa sapi lain. Tingkat pertumbuhan sapi ini cepat dan produksi daging yang lebih padat dan rendah lemak,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sedangkan hewan kurban Wakil Gubernur Jatim diserahkan kepada Takmir Masjid Islamic Center Surabaya H. Imam Bashori, dan hewan kurban Sekda Prov. Jatim diserahkan kepada Takmir Masjid Nasional Baitul Hamdi Kaboel Widodo.<\/p>\n<p>Masjid Nasional Al Akbar tahun ini menyembelih hewan kurban sebanyak 23 ekor sapi dan 49 ekor kambing. Pemotongan dan pendistribusian hewan kurban ini akan dilakukan esok hari.<\/p>\n<p>&#8220;Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur kami bersama Pak Wagub menyampaikan terima kasih panjenengan semua berkenan untuk menitipkan hewan kurban di Masjid Nasional Al Akbar, semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cTentu kita berharap bahwa semua proses sekarang ini dimulai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dengan semua mohon doanya lancar dan dibagikan kepada mereka yang betul-betul membutuhkan mudah-mudahan manfaat barokah,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Pada tahun 2025, total pemotongan hewan qurban di Jawa Timur sebanyak 397.336 ekor. Sapi sebanyak 65.627 ekor, kambing 277.127 ekor, domba sebanyak 54.574 ekor dan kerbau 8 ekor.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara proyeksi kebutuhan ternak kurban tahun ini total sebanyak 427.060 ekor. Diantaranya sapi 70.550 ekor, kambing 297.900 ekor, domba 58.600 ekor dan kerbau 10 ekor.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah di Idul Adha 1447 Hijriyah 2026 Masehi ini stok hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, aman, dan sehat, itu dari berbagai kunjungan kami ke berbagai sentra sentra peternakan, sudah dilakukan vaksinasi, biosecurity dan pengobatan ternak di seluruh wilayah Jawa Timur,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur mendapat Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) berupa sapi dari Sekretariat Kepresidenan sejumlah 39 ekor yang dialokasikan untuk Provinsi Jawa Timur (1 ekor) dan Kabupaten \/ Kota (38 ekor).<\/p>\n<p>Pelaksanaan Idul Adha di Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 didukung dengan sumber daya yang mencukupi. Sebanyak 5.000 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban disiagakan.\u00a0<\/p>\n<p>Petugas pemeriksa kesehatan hewan ternak kurban dari unsur pemerintah 2.670 orang\u00a0dari Perguruan Tinggi dan organisasi profesi sebanyak 2.400 petugas.\u00a0<\/p>\n<p>Lapak penjualan hewan kurban di Jawa Timur sebanyak 2.318 lapak dan jumlah pasar hewan se Jawa Timur sebanyak 208 unit. Selain itu juga terdapat 133 unit Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), dan 25.140 lokasi pemotongan hewan kurban di luar RPH-R terdaftar.<\/p>\n<p>Menurutnya harga kambing\/domba juga mulai stabil dibandingkan dengan kondisi harga pada akhir tahun 2025 sampai dengan awal tahun 2026. Harga kambing\/domba yang paling banyak diminati masyarakat untuk dijadikan hewan kurban adalah di kisaran harga Rp3-5 juta\/ekor.<\/p>\n<p>&#8220;Yang juga cukup membahagiakan bahwa yang kita kunjungi rata-rata mereka menyampaikan penjualannya jauh lebih signifikan dibanding dengan tahun lalu, artinya bahwa semangat beribadah masyarakat Jawa Timur ini luar biasa dan peternak-peternak bisa membawa proses ini dengan sangat update karena banyak diantara mereka menjual secara digital jadi digital ekosistem itu sangat membantu baik bagi peternak maupun bagi pembeli,&#8221; pungkasnya. (RO\/H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/894273\/gubernur-khofifah-dan-wagub-emil-dardak-ikuti-salat-idul-adha-di-masjid-nasional-al-akbar-surabaya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Bersama Keluarga Ikuti Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya(Dok. Pemprov Jatim) GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak melaksanakan Salat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (27\/5). Salat Idul Adha 1447 H dilaksanakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-48242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48242"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48242\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}