{"id":47711,"date":"2026-05-26T04:32:20","date_gmt":"2026-05-26T04:32:20","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/26\/bank-mandiri-bukukan-laba-bersih-rp181-triliun-per-april-2026\/"},"modified":"2026-05-26T04:32:20","modified_gmt":"2026-05-26T04:32:20","slug":"bank-mandiri-bukukan-laba-bersih-rp181-triliun-per-april-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/26\/bank-mandiri-bukukan-laba-bersih-rp181-triliun-per-april-2026\/","title":{"rendered":"Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/26\/1779769483_b1e253b6cce6db4be65a.jpeg\" alt=\"Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-mandiri\" title=\"Bank Mandiri\">Bank Mandiri<\/a> mencatatkan akselerasi pertumbuhan berkelanjutan dalam empat bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/laporan-keuangan\" title=\"laporan keuangan\">laporan keuangan<\/a> <em>bank only <\/em>per 30 April 2026, bank berlogo pita emas ini membukukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/laba-bersih\" title=\"Laba bersih\">laba bersih<\/a> sebesar Rp18,1 triliun, tumbuh 18,9% secara <em>year on year <\/em>(YoY). Catatan kinerja tersebut ditorehkan melalui penguatan ekosistem bisnis, pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif.<\/p>\n<p>Selaras dengan pertumbuhan tersebut, total aset bank berkode emiten BMRI ini berhasil menyentuh Rp2.245 triliun secara bank only. Angka itu tumbuh 16,2% secara YoY dari posisi April 2025 sebesar Rp1.933 triliun.<\/p>\n<p>Kinerja intermediasi Bank Mandiri hingga April 2026 juga tercatat berjalan optimal. Penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 18,5 persen YoY menjadi Rp1.550 triliun, melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/882066\/laba-bersih-bank-mandiri-sentuh-rp154-t-pada-kuartal-i-2026\" title=\"Laba Bersih Bank Mandiri Sentuh Rp15,4 T pada Kuartal I 2026\" target=\"_blank\">Laba Bersih Bank Mandiri Sentuh Rp15,4 T pada Kuartal I 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, ekspansi pembiayaan utamanya tersalurkan ke sektor produktif, mulai dari pelaku usaha skala besar hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi penggerak ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Direktur Finance &amp; Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyampaikan, pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem yang dijalankan secara terintegrasi di seluruh segmen bisnis.<\/p>\n<p>&#8220;Bank Mandiri terus memperluas akses layanan finansial yang nyaman dan menyeluruh bagi masyarakat, sekaligus menjaga keunggulan berkelanjutan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,&#8221; ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (26\/5).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/876446\/bank-mandiri-catat-kinerja-positif-berkat-kredit-dan-dana-murah\" title=\"Bank Mandiri Catat Kinerja Positif Berkat Kredit dan Dana Murah\" target=\"_blank\">Bank Mandiri Catat Kinerja Positif Berkat Kredit dan Dana Murah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sementara dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 16,6% YoY menjadi Rp1.650 triliun pada April 2026, dari sebelumnya Rp1.415 triliun di April 2025.<\/p>\n<p>Pertumbuhan DPK tersebut selaras dengan aktivitas ekonomi nasional yang tetap terjaga. Livin&#8217; by Mandiri dan Kopra by Mandiri berperan sebagai penggerak layanan transaksi dan pengelolaan keuangan di berbagai segmen.<\/p>\n<p>&#8220;Sinergi yang terintegrasi secara digital tersebut memungkinkan nasabah bertransaksi secara cepat, mudah, dan menyeluruh dalam satu ekosistem layanan keuangan,&#8221; ungkap Novita.<\/p>\n<p>Disiplin penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko, menurut Novita, menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan perseroan. &#8220;Diversifikasi sumber pendapatan dan disiplin pengelolaan risiko terus kami jaga untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah situasi yang menantang,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen melanjutkan akselerasi peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui pembiayaan program-program prioritas nasional.\u00a0<\/p>\n<p>Beberapa di antaranya kredit usaha rakyat (KUR), program makan bergizi gratis (MBG), penguatan pembiayaan UMKM. Kemudian dukungan sektor strategis dan hilirisasi untuk mendorong penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing nasional, hingga pemberdayaan koperasi dan badan usaha milik desa (Bumdes).<\/p>\n<p>Sinergi tersebut menjadi wujud kontribusi Bank Mandiri dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dari hulu ke hilir yang berdampak positif terhadap perluasan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi yang berkelanjutan. &#8220;Bank Mandiri akan terus menghadirkan layanan finansial yang nyaman, andal, dan menyeluruh, serta memperkuat ekosistem yang mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,&#8221; tutup Novita. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/893902\/bank-mandiri-bukukan-laba-bersih-rp181-triliun-per-april-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Bank Mandiri mencatatkan akselerasi pertumbuhan berkelanjutan dalam empat bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan bank only per 30 April 2026, bank berlogo pita emas ini membukukan laba bersih sebesar Rp18,1 triliun, tumbuh 18,9% secara year on year (YoY). Catatan kinerja tersebut ditorehkan melalui penguatan ekosistem bisnis, pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap sektor ekonomi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-47711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47711\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}