{"id":47705,"date":"2026-05-26T04:17:15","date_gmt":"2026-05-26T04:17:15","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/26\/pengembang-properti-buka-kantor-cabang-pertama-di-semarang\/"},"modified":"2026-05-26T04:17:15","modified_gmt":"2026-05-26T04:17:15","slug":"pengembang-properti-buka-kantor-cabang-pertama-di-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/26\/pengembang-properti-buka-kantor-cabang-pertama-di-semarang\/","title":{"rendered":"Pengembang Properti Buka Kantor Cabang Pertama di Semarang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/26\/1779768727_8473138b50fbff06c2d1.jpg\" alt=\"Pengembang Properti Buka Kantor Cabang Pertama di Semarang\"\/><figcaption>(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENGEMBANG properti Linktown memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka kantor cabang baru di Semarang, Jawa Tengah. Kehadiran kantor cabang ini untuk memperkuat penetrasi pasar properti di wilayah Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang) yang dinilai memiliki pertumbuhan sangat potensial.<\/p>\n<p>Kantor Semarang menjadi kantor cabang ke-8 Linktown secara nasional sekaligus kantor pertama perusahaan di wilayah Jawa Tengah. Sebelumnya, Linktown memiliki homebase operasional di Bekasi, BSD, Kota Wisata, Surabaya, By Walk, Bandung, dan Bali.<\/p>\n<p>Co-Founder Linktown, Abel Andy Kurniajaya, mengatakan ekspansi ke Semarang didorong oleh tingginya permintaan pasar properti di Jawa Tengah, khususnya Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Selain itu, semakin banyak pengembang yang bekerja sama secara eksklusif dengan Linktown turut memperkuat keyakinan Linktown untuk memperluas jaringan bisnis di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Semarang merupakan salah satu kota dengan perkembangan yang sangat pesat. Kota ini ditunjang oleh infrastruktur yang lengkap mulai dari pelabuhan, bandara, hingga jaringan jalan tol yang terintegrasi di Pulau Jawa. Kami melihat potensi besar untuk pertumbuhan transaksi properti di wilayah ini,&#8221; ujar Abel dalam keterangannya, Selasa (26\/5).<\/p>\n<p>Sebelum membuka kantor fisik di Semarang, Linktown memulai aktivitas bisnis secara online sejak 2025. Dari lini bisnis take over pinjaman dan kredit pemilikan rumah (KPR), perusahaan berhasil membukukan transaksi senilai Rp28,5 miliar dari 18 transaksi.<\/p>\n<p>Menurut Abel, capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pasar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/properti-semarang\" title=\"properti Semarang\">properti Semarang<\/a> memiliki prospek yang menjanjikan. &#8220;Kehadiran kantor cabang fisik diharapkan mampu menjembatani kebutuhan tim sekaligus meningkatkan fokus perusahaan dalam penjualan properti primary maupun secondary,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dari sisi makroekonomi, Co-Founder Linktown Deryan Nataniel menilai Semarang memiliki fundamental pasar yang kuat. Pertumbuhan ekonomi kota ini tercatat mencapai 6,49% pada 2025 dan menjadikannya sebagai salah satu pusat bisnis utama di Jawa Tengah. &#8220;Selain didukung pertumbuhan developer lokal, tingginya aktivitas ekonomi dan kepadatan penduduk turut menjadi faktor pendorong permintaan properti,&#8221; tuturnya. (Ant\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/893898\/pengembang-properti-buka-kantor-cabang-pertama-di-semarang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(MI\/HO) PENGEMBANG properti Linktown memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka kantor cabang baru di Semarang, Jawa Tengah. Kehadiran kantor cabang ini untuk memperkuat penetrasi pasar properti di wilayah Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang) yang dinilai memiliki pertumbuhan sangat potensial. Kantor Semarang menjadi kantor cabang ke-8 Linktown secara nasional sekaligus kantor pertama perusahaan di wilayah Jawa Tengah. Sebelumnya, Linktown memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47706,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-47705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47705"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47705\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}