{"id":47282,"date":"2026-05-25T10:02:50","date_gmt":"2026-05-25T10:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/25\/mendikdasmen-abdul-muti-terbitkan-permendikdasmen-62026-atasi-perundungan\/"},"modified":"2026-05-25T10:02:50","modified_gmt":"2026-05-25T10:02:50","slug":"mendikdasmen-abdul-muti-terbitkan-permendikdasmen-62026-atasi-perundungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/25\/mendikdasmen-abdul-muti-terbitkan-permendikdasmen-62026-atasi-perundungan\/","title":{"rendered":"Mendikdasmen Abdul Muti Terbitkan Permendikdasmen 62026 Atasi Perundungan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/25\/1779703332_7c6123059311ff979936.jpeg\" alt=\"Mendikdasmen Abdul Mu\u2019ti Terbitkan Permendikdasmen 6\/2026 Atasi Perundungan\"\/><figcaption>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu\u2019ti.(MI\/Despian Nurhidayat)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mendikdasmen\" title=\"Mendikdasmen\">Mendikdasmen<\/a>), Abdul Mu\u2019ti, menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh anak Indonesia. Langkah ini ditandai dengan penerbitan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/permendikdasmen\" title=\"permendikdasmen\">Permendikdasmen<\/a> Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman guna memutus rantai <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perundungan\" title=\"perundungan\">perundungan<\/a> di satuan pendidikan.<\/p>\n<p>Abdul Mu\u2019ti menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan arahan Presiden melalui <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gerakan-asri\" title=\"gerakan asri\">gerakan ASRI<\/a> (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang melindungi murid dari berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis.<\/p>\n<p>\u201cKemendikdasmen telah menerbitkan Permendikdasmen 6\/2026 dan ini sejalan dengan gerakan ASRI. Kita membangun lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,\u201d ujar Abdul Mu\u2019ti dalam acara Penguatan Karakter dan Perlindungan Murid di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (25\/5).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/838766\/gerakan-rukun-dengan-teman-untuk-ciptakan-sekolah-yang-aman-dan-nyaman\" title=\"Gerakan Rukun dengan Teman untuk Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman\" target=\"_blank\">Gerakan Rukun dengan Teman untuk Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Fokus pada Fasilitas Ramah Disabilitas<\/h3>\n<p>Selain aspek keamanan dari kekerasan, Mendikdasmen menyoroti pentingnya pembenahan sarana fisik. Ia menekankan bahwa konstruksi bangunan sekolah di masa depan harus dirancang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus (disabilitas) serta memiliki sirkulasi udara alami yang baik.<\/p>\n<p>\u201cBanyak bangunan yang belum <em>friendly<\/em> pada disabilitas. Ke depan, konstruksi fisik harus dirancang ramah bagi mereka. Sekolah juga harus ramah lingkungan, tidak hanya mengandalkan AC, tapi dirancang alami agar nyaman,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3>Menghapus Strata Sosial dan Perundungan<\/h3>\n<p>Abdul Mu\u2019ti juga mengingatkan bahwa perundungan sering kali dipicu oleh persaingan strata sosial dan relasi kuasa di sekolah. Ia mengidentifikasi lima kelompok rentan yang sering menjadi sasaran perundungan: anak yang lemah secara fisik, anak perempuan, kelompok ekonomi bawah, murid dengan capaian akademik rendah, serta mereka yang memiliki perbedaan fisik tertentu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/892212\/mendikdasmen-abdul-muti-apresiasi-prioritas-prabowo-sejahterakan-guru\" title=\"Mendikdasmen Abdul Mu'ti Apresiasi Prioritas Prabowo Sejahterakan Guru\" target=\"_blank\">Mendikdasmen Abdul Mu&#8217;ti Apresiasi Prioritas Prabowo Sejahterakan Guru<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSekolah bukan tempat mendemonstrasikan strata sosial. Dalam <em>deep learning<\/em>, kata kunci utamanya adalah memuliakan murid, guru, dan ilmu. Kita harus mengubah budaya lama yang mengajarkan kekerasan menjadi budaya yang memanusiakan anak,\u201d tegasnya.<\/p>\n<h3>Kolaborasi Program KREASI<\/h3>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, mengapresiasi langkah strategis pemerintah. Melalui program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI), pihaknya telah melakukan intervensi di lebih dari 500 satuan pendidikan di 8 kabupaten dan 4 provinsi.<\/p>\n<p>\u201cHadirnya Permendikdasmen 6\/2026 akan memastikan sekolah aman secara fisik, sosial, hingga digital. Kami berkomitmen mendukung pemerintah agar anak tumbuh tanpa kekerasan dan mendapatkan pendidikan berkualitas,\u201d kata Dessy.<\/p>\n<p>Sekretaris Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa momentum ini sekaligus menjadi refleksi dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional. Program KREASI yang didukung oleh <em>Global Partnership for Education<\/em> (GPE) diharapkan mampu mempercepat perbaikan sistem pendidikan nasional menuju Generasi Emas 2045. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/893647\/mendikdasmen-abdul-muti-terbitkan-permendikdasmen-62026-atasi-perundungan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu\u2019ti.(MI\/Despian Nurhidayat) MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu\u2019ti, menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh anak Indonesia. Langkah ini ditandai dengan penerbitan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman guna memutus rantai perundungan di satuan pendidikan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-47282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}