{"id":46928,"date":"2026-05-24T16:42:39","date_gmt":"2026-05-24T16:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/24\/himne-caedmon-puisi-tertua-inggris-ditemukan-kembali-di-perpustakaan-roma\/"},"modified":"2026-05-24T16:42:39","modified_gmt":"2026-05-24T16:42:39","slug":"himne-caedmon-puisi-tertua-inggris-ditemukan-kembali-di-perpustakaan-roma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/24\/himne-caedmon-puisi-tertua-inggris-ditemukan-kembali-di-perpustakaan-roma\/","title":{"rendered":"Himne Caedmon Puisi Tertua Inggris Ditemukan Kembali di Perpustakaan Roma"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/24\/1779634536_b1852ac9a3eba9d1ee1a.jpeg\" alt=\"Himne Caedmon: Puisi Tertua Inggris Ditemukan Kembali di Perpustakaan Roma\"\/><figcaption>Peneliti Trinity College Dublin temukan manuskrip abad ke-9 Himne Caedmon di Roma(Dok. Trinity College Dublin)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENELITI dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/trinity-college-dublin\" title=\"Trinity College Dublin\">Trinity College Dublin<\/a> berhasil menemukan salinan baru <i>Caedmon\u2019s Hymn<\/i> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/himne-caedmon\" title=\"Himne Caedmon\">Himne Caedmon<\/a>), puisi tertua dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bahasa-inggris-kuno\" title=\"Bahasa Inggris Kuno\">Bahasa Inggris Kuno<\/a>, di Perpustakaan Pusat Nasional Roma, Italia. Temuan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/manuskrip-kuno\" title=\"Manuskrip Kuno\">manuskrip kuno<\/a> dari awal abad ke-9 ini sangat krusial karena memundurkan sejarah variasi teks tertulis bahasa Inggris hingga tiga abad lebih awal dari catatan sebelumnya.<\/p>\n<p>Penemuan ini dipimpin oleh Dr. Elisabetta Magnanti dan Dr. Mark Faulkner, pakar manuskrip abad pertengahan. Magnanti menemukan dokumen tersebut setelah empat tahun melakukan pengatalogan sejarah Bede dan menyadari adanya referensi yang tumpang tindih mengenai keberadaan dokumen ini di Roma.<\/p>\n<p><i>Caedmon\u2019s Hymn<\/i> merupakan puisi sembilan baris dari abad ke-7 yang diakui sebagai awal mula sastra Inggris. Puisi ini pertama kali dicatat oleh Venerable Bede dalam buku <i>Ecclesiastical History of the English People<\/i> pada tahun 731, namun awalnya hanya dalam bentuk parafrase bahasa Latin.<\/p>\n<p>Manuskrip ini memiliki sejarah panjang yang berliku. Sempat berada di Biara Nonantola selama tujuh abad, dokumen ini pernah diamankan di Vatikan, dicuri sebelum tahun 1821, hingga berpindah tangan ke kolektor pribadi di New York. Pemerintah Italia akhirnya membeli kembali dokumen ini pada 1972, namun sempat dianggap hilang oleh sejarawan sejak 1975 karena terlupakan dalam katalog.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat gembira menemukan bahwa manuskrip tersebut berisi versi Bahasa Inggris Kuno dari Himne Caedmon dan bahwa itu tertanam dalam teks Latin,&#8221; ungkap Dr. Elisabetta Magnanti.<\/p>\n<p>Dr. Mark Faulkner menambahkan bahwa penemuan ini menjadi jembatan penting bagi tahap awal bahasa Inggris tertulis. &#8220;Himne Caedmon hampir unik sebagai peninggalan dari abad ketujuh. Sebagai puisi tertua yang diketahui dalam Bahasa Inggris Kuno, himne ini sekarang dirayakan sebagai awal mula sastra Inggris,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><strong>Fakta Penting:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Objek:<\/strong> Manuskrip Himne Caedmon (Puisi tertua Bahasa Inggris Kuno).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Lokasi Penemuan:<\/strong> Perpustakaan Pusat Nasional Roma, Italia.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Signifikansi:<\/strong> Memundurkan bukti variasi teks tertulis bahasa Inggris hingga 300 tahun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Peneliti:<\/strong> Dr. Elisabetta Magnanti &amp; Dr. Mark Faulkner (Trinity College Dublin). (Z-10)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/893457\/himne-caedmon--puisi-tertua-inggris-ditemukan-kembali-di-perpustakaan-roma\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peneliti Trinity College Dublin temukan manuskrip abad ke-9 Himne Caedmon di Roma(Dok. Trinity College Dublin) PENELITI dari Trinity College Dublin berhasil menemukan salinan baru Caedmon\u2019s Hymn (Himne Caedmon), puisi tertua dalam Bahasa Inggris Kuno, di Perpustakaan Pusat Nasional Roma, Italia. Temuan manuskrip kuno dari awal abad ke-9 ini sangat krusial karena memundurkan sejarah variasi teks [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46929,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-46928","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46928","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46928"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46928\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}