{"id":46273,"date":"2026-05-23T07:53:25","date_gmt":"2026-05-23T07:53:25","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/23\/survei-lansia-perempuan-jepang-lebih-pilih-curhat-ke-ai-dibanding-manusia\/"},"modified":"2026-05-23T07:53:25","modified_gmt":"2026-05-23T07:53:25","slug":"survei-lansia-perempuan-jepang-lebih-pilih-curhat-ke-ai-dibanding-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/23\/survei-lansia-perempuan-jepang-lebih-pilih-curhat-ke-ai-dibanding-manusia\/","title":{"rendered":"Survei Lansia Perempuan Jepang Lebih Pilih Curhat ke AI Dibanding Manusia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/23\/1779522402_41818981c7000f5c65f6.jpg\" alt=\"Survei: Lansia Perempuan Jepang Lebih Pilih Curhat ke AI Dibanding Manusia\"\/><figcaption>Ilustrasi, lansia perempuan di Jepang.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SEBUAH\u00a0fenomena unik muncul di tengah masyarakat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jepang\" title=\"Jepang\">Jepang<\/a> yang dikenal memiliki struktur penduduk lanjut usia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lansia\" title=\"Lansia\">lansia<\/a>) yang besar. Hasil <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/survei\" title=\"Survei\">survei<\/a> terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh perempuan lansia di Negeri Sakura lebih memilih berkonsultasi dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kecerdasan-buatan\" title=\"Kecerdasan Buatan\">kecerdasan buatan<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ai\" title=\"AI\">AI<\/a>) dibandingkan manusia saat menghadapi konflik interpersonal.<\/p>\n<p>Berdasarkan survei yang dilakukan oleh <em>Japan Institute for Promotion of Digital Economy and Community<\/em> pada pertengahan Januari lalu, sebanyak 47,8 persen responden perempuan berusia 60 hingga 70 tahun memilih <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/teknologi-ai\" title=\"Teknologi AI\">teknologi AI<\/a> sebagai teman curhat. Angka ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan 37,3 persen responden pada kelompok usia yang sama yang masih memilih manusia sebagai tempat berkonsultasi.<\/p>\n<p>Temuan ini cukup mengejutkan karena persentase tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, yang secara umum masih cenderung mengandalkan interaksi antarmanusia untuk mencari solusi permasalahan hubungan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/797661\/peneliti-temukan-ai-unite-untuk-bantu-identifikasi-video-palsu-hingga-deepfake\" title=\"Peneliti Temukan AI Unite untuk Bantu Identifikasi Video Palsu hingga Deepfake\" target=\"_blank\">Peneliti Temukan AI Unite untuk Bantu Identifikasi Video Palsu hingga Deepfake<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Perbandingan Perspektif Gender dan Usia<\/h3>\n<p>Survei daring yang melibatkan 1.449 responden berusia 18 hingga 79 tahun ini memperlihatkan perbedaan kontras antara laki-laki dan perempuan di usia senja. Berbeda dengan kaum perempuan, responden laki-laki berusia 60 hingga 70 tahun justru mayoritas masih memilih manusia (57 persen), sementara hanya 25,2 persen yang melirik AI.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan (lintas usia dan gender), hasil survei menunjukkan:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>45,8 persen responden tetap memilih manusia untuk saran objektif.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>36,5 persen responden memilih AI.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>17,7 persen responden memilih untuk tidak menjawab atau tidak tahu.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3>Mengapa AI Lebih Diminati?<\/h3>\n<p>Profesor madya dari Universitas Chiba, Atsushi Nakagomi, yang mendalami persinggungan antara teknologi AI dan kesehatan manusia, mengaku terkejut dengan kecenderungan perempuan lansia yang lebih terbuka pada teknologi ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/783466\/intip-fitur-mwx-platform-ai-marketplace-pertama-di-dunia-buatan-indonesia\" title=\"Intip Fitur MWX, Platform AI Marketplace Pertama di Dunia Buatan Indonesia\" target=\"_blank\">Intip Fitur MWX, Platform AI Marketplace Pertama di Dunia Buatan Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;AI membuat orang merasa lebih nyaman untuk terbuka karena mereka dapat meminta saran tanpa khawatir bagaimana komentar mereka akan dipersepsikan atau dihakimi oleh orang lain,&#8221; ujar Nakagomi.<\/p>\n<p>Faktor &#8220;tanpa penghakiman&#8221; (<em>non-judgmental<\/em>) disinyalir menjadi alasan utama mengapa AI dianggap sebagai ruang aman bagi lansia perempuan untuk membicarakan persoalan sensitif terkait hubungan antarmanusia. Di tengah budaya Jepang yang sangat menjaga harmoni sosial, AI menawarkan solusi tanpa risiko merusak reputasi atau hubungan sosial di dunia nyata.<\/p>\n<p>Survei ini memberikan gambaran baru bahwa teknologi kecerdasan buatan kini mulai merambah peran emosional dan sosial, bahkan di kalangan generasi yang sebelumnya dianggap paling jauh dari jangkauan teknologi digital. (Kyodo\/Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/893096\/survei-lansia-perempuan-jepang-lebih-pilih-curhat-ke-ai-dibanding-manusia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi, lansia perempuan di Jepang.(Dok. Antara) SEBUAH\u00a0fenomena unik muncul di tengah masyarakat Jepang yang dikenal memiliki struktur penduduk lanjut usia (lansia) yang besar. Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh perempuan lansia di Negeri Sakura lebih memilih berkonsultasi dengan kecerdasan buatan (AI) dibandingkan manusia saat menghadapi konflik interpersonal. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Japan Institute [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46274,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-46273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46273\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}