{"id":45761,"date":"2026-05-22T08:42:38","date_gmt":"2026-05-22T08:42:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/22\/the-6th-papandayan-international-online-jazz-competition-digelar-sfg-dan-smoove-raih-juara\/"},"modified":"2026-05-22T08:42:38","modified_gmt":"2026-05-22T08:42:38","slug":"the-6th-papandayan-international-online-jazz-competition-digelar-sfg-dan-smoove-raih-juara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/22\/the-6th-papandayan-international-online-jazz-competition-digelar-sfg-dan-smoove-raih-juara\/","title":{"rendered":"The 6th Papandayan International Online Jazz Competition Digelar, SFG dan Smoove Raih Juara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/22\/1779439143_80ec5403dbc0459d8f41.jpg\" alt=\"The 6th Papandayan International Online Jazz Competition Digelar, SFG dan Smoove Raih Juara\"\/><figcaption>Para juri The Papandayan International Online Jazz Competition (TPJC) 2026 melakukan penilaian dan seleksi para peserta kompetisi.(DOK\/THE PAPANDAYAN)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/the-papandayan\" title=\"The Papandayan\">THE Papandayan<\/a> International Online Jazz Competition (TPJC) 2026 kembali digelar sebagai salah satu ajang kompetisi jazz bergengsi. Acara ini mempertemukan talenta-talenta muda dan musisi profesional dari berbagai daerah dan negara.<\/p>\n<p>Memasuki tahun ke-6 penyelenggaraannya, TPJC terus berkembang menjadi platform kompetisi sekaligus ruang pertukaran budaya musikal yang memperkuat eksistensi jazz Indonesia di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Tahun ini, TPJC menghadirkan persaingan yang sangat kompetitif melalui dua kategori utama, yaitu Youth Category dan Warrior Category.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/bisnis\/889437\/the-papandayan-rayakan-36-tahun-anniversary-gelar-rediscover-the-journey-within\" title=\"The Papandayan Rayakan 36 Tahun Anniversary, Gelar Rediscover The Journey Within\" target=\"_blank\">The Papandayan Rayakan 36 Tahun Anniversary, Gelar Rediscover The Journey Within<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Antusiasme peserta terlihat dari keberagaman latar belakang musikal, pendekatan aransemen, hingga eksplorasi genre jazz yang dibawakan peserta masing-masing.<\/p>\n<p>TPJC 2026 diikuti oleh puluhan grup dan musisi dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bekasi, Depok, Malang, Bantul, Kuningan, hingga Surakarta.<\/p>\n<p>Kompetisi tahun ini juga diikuti peserta internasional dari India, Italia, Kenya, Thailand, dan Amerika Serikat. Kehadiran mereka semakin memperkuat posisi TPJC sebagai kompetisi jazz dengan perhatian internasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/883650\/the-papandayan-wedding-experience-2026-digelar-hadirkan-konsep-pernikahan-imersif-dan-kolaboratif-di-bandung\" title=\"The Papandayan Wedding Experience 2026 Digelar, Hadirkan Konsep Pernikahan Imersif dan Kolaboratif di Bandung\" target=\"_blank\">The Papandayan Wedding Experience 2026 Digelar, Hadirkan Konsep Pernikahan Imersif dan Kolaboratif di Bandung<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Suasana penjurian Youth Category berlangsung sangat dinamis dan penuh antusiasme. Para juri mengaku terpukau dengan kualitas musikalitas para peserta yang tampil di usia sangat muda.<\/p>\n<p>Banyak talenta baru menunjukkan kemampuan bermain instrumen yang matang, penuh teknik, serta memiliki karakter musikal yang kuat dan berani dalam berimprovisasi.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>Warrior Category<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nSementara itu, persaingan di Warrior Category berlangsung sangat ketat dengan kualitas musikal yang merata.<\/p>\n<p>Para finalis tampil dengan profesionalisme tinggi serta kreativitas dalam membawakan genre jazz yang unik dan beragam. Setiap grup menghadirkan interpretasi musikal yang berbeda-beda, mulai dari jazz fusion, latin jazz, modern jazz hingga eksplorasi ethnic jazz yang memperlihatkan identitas musikal band masing-masing.<\/p>\n<p>Setelah melalui proses penjurian yang intens dan penuh pertimbangan, para pemenang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/the-papandayan-international-online-jazz-competition\" title=\"The Papandayan International Online Jazz Competition\">The Papandayan International Online Jazz Competition<\/a> 2026 terpilih :<\/p>\n<p>Pemenang Kategori Youth Jazz<br \/>&#13;<br \/>\nJuara 1 : SFG (Jakarta, Indonesia)<br \/>&#13;<br \/>\nJuara 2 : SnD (Jakarta, Indonesia)<br \/>&#13;<br \/>\nJuara 3 : Sea Dreams (Jakarta, Indonesia)<\/p>\n<p>Pemenang Kategori Jazz Warrior<br \/>&#13;<br \/>\nJuara 1 : Smoove (Yogyakarta, Indonesia)<br \/>&#13;<br \/>\nJuara 2 : Dadaks (Bantul, Indonesia)<\/p>\n<p>Selain kategori utama, para juri juga menetapkan penghargaan Best New Talent kepada Steven Ryan Priatna, keyboardist dari grup SFG.<\/p>\n<p>Barry Likumahuwa sebagai salah satu juri memberikan pendapatnya terkait hal ini.<\/p>\n<p>&#8220;Penghargaan ini diberikan karena kemampuan bermain instrumennya yang dinilai sangat matang di usia yang masih sangat muda. Para juri melihat Steven sebagai musisi muda dengan bright future dan potensi besar untuk berkembang di industri musik jazz ke depannya,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Proses penjurian TPJC 2026 melibatkan sederet musisi dan praktisi jazz ternama, baik dari Indonesia maupun internasional, yaitu Dwiki Dharmawan, Barry Likumahuwa, Sri Hanuraga, Hari Pochang, Venche Manuhutu, serta Carolina Brusse dari Belanda.<\/p>\n<p>Kehadiran para juri tersebut memberikan perspektif musikal yang luas dalam menilai kualitas teknis, kreativitas, improvisasi, hingga interpretasi para finalis terhadap karya yang dibawakan.<\/p>\n<p>Dalam grand final TPJC 2026, setiap finalis membawakan dua komposisi yang terdiri dari satu lagu wajib dan satu lagu original. Penampilan para peserta memperlihatkan kualitas musikalitas, kreativitas improvisasi, serta keberanian dalam mengeksplorasi identitas musikal\u00a0 band masing-masing.<\/p>\n<p>Perwakilan Juara 1 kategori Jazz Warrior mengungkapkan antusiasmenya setelah memenangkan TPJC 2026.<\/p>\n<p>\u201cMenjadi pemenang TPJC 2026 adalah sebuah kejutan serta kehormatan besar bagi kami. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia TPJC 2026 atas wadah dan penyelenggaraan acara yang sangat luar biasa ini. Terima kasih juga kepada para dewan juri atas apresiasi, energinya dan ruangnya bagi kami untuk berekspresi. Semoga skena musik Jazz Indonesia kedepannya semakin suportif, ngga spaneng, juga semakin sehat &amp; gaul \u201d ujar Benz Rio Manurung dari Smoove.<\/p>\n<p>Sementara itu, perwakilan Juara 1 kategori Youth Jazz menyampaikan rasa syukur atas pencapaian mereka dalam kompetisi tahun ini.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat berterima kasih kepada TP Jazz karena telah memberikan wadah bagi kami, berkat kompetisi ini SFG (yang sekarang namanya Disorganize) bisa terbentuk. Kami begitu menikmati prosesnya, dan untuk berhasil meraih juara 1 bukanlah sesuatu yang kami sangka-sangka. Jadi kami senang, kaget, dan juga sangat berterima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam kompetisi ini karena berkat semangat kita semua, musik ini bisa tetap hidup. Semoga musik jazz kedepannya bisa lebih populer lagi, dan lebih banyak orang bisa mencintai tradisi ini yang harus kita jaga supaya hidup selamanya.\u201d ujar Steven, Fellita,\u00a0 dan Gerrard dari SFG.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang memperoleh hadiah uang tunai, gold plated trophy, sertifikat penghargaan, serta kesempatan tampil di panggung <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/the-papandayan-jazz\" title=\"the Papandayan Jazz\">The Papandayan Jazz<\/a> Fest (TPJF) 2026 bersama sederet musisi jazz nasional dan internasional.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>Format kompetisi<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nSejak pertama kali diselenggarakan, TPJC konsisten menghadirkan format kompetisi yang membuka peluang bagi musisi jazz dari berbagai negara untuk terhubung melalui musik. Melalui pendekatan hybrid dan digital, kompetisi ini terus memperluas jangkauan audiens sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu destinasi penting perkembangan musik jazz di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cMemasuki tahun ke-6 penyelenggaraan TPJC, kami melihat bagaimana kompetisi ini terus berkembang menjadi ruang yang mempertemukan talenta-talenta jazz dari berbagai generasi dan latar belakang musikal. Setiap tahunnya, TPJC diikuti peserta dari berbagai belahan dunia yang membawa warna musik, karakter, dan pendekatan jazz yang beragam. Tahun lalu, kami melihat antusiasme luar biasa dengan lahirnya pemenang kategori Jazz Warrior dari Jepang, yang menunjukkan bahwa TPJC semakin mendapat perhatian di level internasional. Sementara tahun ini, kami kembali melihat kualitas dan semangat musikalitas yang kuat dari pemenang asal [negara\/kota asal pemenang]. Hal ini membuktikan bahwa TPJC bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform pertukaran budaya dan musikal yang terus berkembang, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta jazz internasional,\u201d ujar Bobby Renaldi, General Manager The Papandayan dan Founder TP Jazz Management.<\/p>\n<p>TPJC 2026 diselenggarakan oleh TP Jazz Management bersama berbagai mitra dan sponsor yang memiliki komitmen terhadap perkembangan industri kreatif dan musik jazz di Indonesia.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>The Papandayan Jazz<\/strong><\/p>\n<p>TP Jazz merupakan manajemen acara program musik jazz yang diselenggarakan oleh The Papandayan Bandung dan Media Group yang dilaksanakan di Hotel The Papandayan sejak 2013. Sederet nama-nama musisi Jazz ternama telah\u00a0 tampil di arena TP Jazz (nasional\u00a0 maupun internasional) menjadikan TP Jazz dideklarasikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan\u00a0 sebagai \u201cA Beacon of Jazz, from Bandung to The World\u201d.<\/p>\n<p>TP Jazz memiliki filosofi pemikiran dan semangat untuk memfasilitasi dan\u00a0 mengembangkan potensi Jazz di Kota Bandung yang\u00a0 diharapkan dapat mendorong kota Bandung\u00a0 sebagai produsen musisi dan kelompok musik\u00a0 handal yang akan dapat mengharumkan nama\u00a0 Indonesia pada tahap Internasional.<\/p>\n<p>TP Jazz mempunyai kegiatan yang\u00a0 senantiasa terencana baik dan dilakukan berkesinambungan setiap tahun mulai dari program TP Jazz Weekend, Monthly Special Performance, Road to The Papandayan Jazz Fest (TPJF), International Online Jazz Competition hingga festival tahunan The Papandayan Jazz Fest yang pada tahun ini memasuki tahun ke-11.<\/p>\n<p>Di samping pengelolaan program musik dan penampilan band, TP Jazz ini\u00a0 juga merangkaikan dengan event-event lain yang tetap\u00a0 bernafaskan jazz, seperti kompetisi international jazz online, pasar jazz, jazz news, jazz master class, dan jazz for youth.<\/p>\n<p>Diharapkan seluruh rangkaian program acara TP Jazz disertai dengan\u00a0 dukungan para sponsor dapat menjadi\u00a0 pusat kegiatan para musisi dan menjadi ajang apresiasi\u00a0 serta kreativitas para musisi jazz. Acara ini juga diharapkan menjadi objek destinasi wisata musik di Kota Bandung, sekaligus menjadi agenda event musik nasional.\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/892789\/the-6th-papandayan-international-online-jazz-competition-digelar-sfg-dan-smoove-raih-juara\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para juri The Papandayan International Online Jazz Competition (TPJC) 2026 melakukan penilaian dan seleksi para peserta kompetisi.(DOK\/THE PAPANDAYAN) THE Papandayan International Online Jazz Competition (TPJC) 2026 kembali digelar sebagai salah satu ajang kompetisi jazz bergengsi. Acara ini mempertemukan talenta-talenta muda dan musisi profesional dari berbagai daerah dan negara. Memasuki tahun ke-6 penyelenggaraannya, TPJC terus berkembang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45762,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-45761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45761"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45761\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}