{"id":44579,"date":"2026-05-20T05:53:36","date_gmt":"2026-05-20T05:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/20\/sempat-dicap-bottlers-arsenal-juara-liga-inggris-bungkam-ejekan\/"},"modified":"2026-05-20T05:53:36","modified_gmt":"2026-05-20T05:53:36","slug":"sempat-dicap-bottlers-arsenal-juara-liga-inggris-bungkam-ejekan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/20\/sempat-dicap-bottlers-arsenal-juara-liga-inggris-bungkam-ejekan\/","title":{"rendered":"Sempat Dicap Bottlers, Arsenal Juara Liga Inggris Bungkam Ejekan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/20\/1779256254_ac0b637897d6b95f69be.jpg\" alt=\"Sempat Dicap Bottlers, Arsenal Juara Liga Inggris Bungkam Ejekan\u00a0\"\/><figcaption>Arsenal berhasil mengakhiri paceklik gelar juara Liga Inggris setelah 22 tahun(Instagram\/@arsenal)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SETELAH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/arsenal\" title=\"arsenal\">Arsenal<\/a> juara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-inggris\" title=\"Liga Inggris\">Liga Inggris<\/a>, akhirnya tim tersebut menjawab semua ejekan yang selama ini melekat. Setelah bertahun-tahun dicap sebagai tim yang gagal menuntaskan perburuan gelar, the Gunners meraih trofi kemenangan musim ini.<\/p>\n<p>Keberhasilan Arsenal mengakhiri paceklik selama 22 tahun disambut pesta besar di markas latihan klub di London Colney. Para pemain dan staf meluapkan kegembiraan setelah Manchester City gagal menang di markas Bournemouth pada pekan ke-37, Rabu (20\/5) dini hari, yang memastikan Arsenal tak lagi terkejar di puncak klasemen. Di tengah euforia itu, dua pemain muda Arsenal, Bukayo Saka dan Myles Lewis-Skelly, ikut melontarkan sindiran untuk kritik yang selama ini diarahkan.<\/p>\n<p>Sebelum <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/arsenal-juara\" title=\"Arsenal Juara\">Arsenal juara<\/a> Liga Inggris, tim itu kerap dicap <em>bottlers <\/em>alias melempem, terutama dalam beberapa musim terakhir. Julukan itu muncul karena mereka tiga kali beruntun finis sebagai runner up.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/743916\/pelatih-arsenal-arteta-leicester-city-masih-jadi-ancaman\" title=\"Pelatih Arsenal Arteta: Leicester City Masih Jadi Ancaman\" target=\"_blank\">Pelatih Arsenal Arteta: Leicester City Masih Jadi Ancaman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cDengar baik-baik, selama 22 tahun mereka menertawakan kami. Sekarang mereka tidak tertawa lagi. Lihat saja, trofi ini akan terus bersinar,\u201d kata Bukayo Saka usai selebrasi di markas latihan klub.<\/p>\n<p>Gelar musim ini terasa sangat spesial bagi generasi muda Arsenal. Banyak pemain inti the Gunners bahkan belum lahir atau masih balita ketika klub terakhir kali mengangkat trofi Liga Primer pada 2004. Keberhasilan itu juga menjadi pembuktian bagi pelatih Mikel Arteta yang beberapa musim terakhir terus mendapat tekanan karena selalu gagal di tikungan akhir.<\/p>\n<p>Bagi banyak pendukung Arsenal, romantisme era Invincibles 2004 selalu identik dengan sepak bola indah. Permainan menyerang cepat, penguasaan bola, dan penuh improvisasi menjadi identitas yang melekat kuat pada generasi racikan Arsene Wenger.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/748216\/city-menang-3-1-plymouth-guardiola-akui-tak-anggap-remeh-lawan\" title=\"City Menang 3-1 Plymouth, Guardiola Akui tak Anggap Remeh Lawan\" target=\"_blank\">City Menang 3-1 Plymouth, Guardiola Akui tak Anggap Remeh Lawan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dua dekade berlalu, sepak bola berubah dan Arsenal pun berubah. Di tengah perjalanan menuju gelar Liga Primer Inggris musim ini, muncul perdebatan mengenai gaya bermain pasukan Arteta.<\/p>\n<p>Sebagian menilai Arsenal tak lagi seatraktif dulu. Ada yang merasa permainan mereka terlalu pragmatis, lebih berhitung, bahkan kadang membosankan. Jika tim Arsene Wenger dikenang karena keindahan permainan, Arsenal di bawah asuhan Arteta tampil dengan wajah lebih taktis dan disiplin.<\/p>\n<p>Bagi legenda Arsenal, Thierry Henry, semua perdebatan itu akhirnya kalah penting dibanding satu hal yaitu Arsenal juara. Dalam komentarnya kepada Sky Sports pada Maret lalu, Henry berbicara soal perubahan wajah Arsenal. Henry yang menjadi bagian skuad Invincibles tak ambil pusing soal gaya bermain Arsenal dan menghormati yang dilakukan Arteta.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak harus menyukainya, bahkan sebagai fans Arsenal sekalipun. Tetapi saya menghormatinya. Itu yang paling penting,\u201d kata Henry.<\/p>\n<p>Ucapan itu terasa relevan sekarang. Arsenal akhirnya mengakhiri penantian 22 tahun dan kembali mengangkat trofi Liga Inggris. Bagi Henry, perjalanan panjang tanpa gelar membuat cara meraih kemenangan menjadi tidak terlalu penting lagi. Henry juga menilai publik tidak pernah benar-benar tahu apa yang terjadi di ruang ganti. Dari luar, orang-orang hanya melihat hasil akhir.<\/p>\n<p>Menurut Henry, tugas utama Mikel Arteta sejak awal memang sederhana itu dan sang pelatih berhasil membuat Arsenal juara Liga Inggris. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/891998\/sempat-dicap-bottlers-arsenal-juara-liga-inggris-bungkam-ejekan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arsenal berhasil mengakhiri paceklik gelar juara Liga Inggris setelah 22 tahun(Instagram\/@arsenal) SETELAH Arsenal juara Liga Inggris, akhirnya tim tersebut menjawab semua ejekan yang selama ini melekat. Setelah bertahun-tahun dicap sebagai tim yang gagal menuntaskan perburuan gelar, the Gunners meraih trofi kemenangan musim ini. Keberhasilan Arsenal mengakhiri paceklik selama 22 tahun disambut pesta besar di markas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44580,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-44579","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44579"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44579\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}