{"id":43290,"date":"2026-05-17T16:34:53","date_gmt":"2026-05-17T16:34:53","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/i-league-regulasi-pemain-u23-dihapus-musim-depan\/"},"modified":"2026-05-17T16:34:53","modified_gmt":"2026-05-17T16:34:53","slug":"i-league-regulasi-pemain-u23-dihapus-musim-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/i-league-regulasi-pemain-u23-dihapus-musim-depan\/","title":{"rendered":"I.League Regulasi Pemain U23 Dihapus Musim Depan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/17\/1779035337_fb1d925f93dbf74e67e7.png\" alt=\"I.League: Regulasi Pemain U23 Dihapus Musim Depan \"\/><figcaption>Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Minggu (17\/5\/2026).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PERUBAHAN\u00a0signifikan bakal mewarnai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Operator kompetisi,<br \/>&#13;<br \/>\n<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ileague\" title=\"I.League\">I.League<\/a>, melalui Direktur Kompetisi Asep Saputra, mengonfirmasi bahwa regulasi wajib memainkan pemain di bawah usia 23 tahun (U23) akan dihapuskan.<\/p>\n<p>Keputusan ini menandai berakhirnya aturan yang mewajibkan setiap klub menurunkan minimal satu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemain-u23\" title=\"pemain U23\">pemain U23<\/a> sebagai <em>starter<\/em> dengan durasi bermain paling sedikit 45 menit atau satu babak. Pernyataan tersebut disampaikan Asep usai laga final Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Minggu.<\/p>\n<h2>Evaluasi dan Fase Mendengar<\/h2>\n<p>Asep menjelaskan bahwa penghapusan regulasi ini bukan tanpa alasan. Pihak operator telah melewati berbagai tahapan, termasuk berdiskusi dengan pihak-pihak yang memiliki kompetensi dan kepentingan langsung terhadap jalannya liga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/890395\/ileague-dorong-mahasiswa-indonesia-terjun-ke-industri-sepak-bola-\" title=\"I.League Dorong Mahasiswa Indonesia Terjun ke Industri Sepak Bola \" target=\"_blank\">I.League Dorong Mahasiswa Indonesia Terjun ke Industri Sepak Bola <\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ada perubahan di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/regulasi-u23\" title=\"Regulasi U23\">regulasi U23<\/a>-nya, yang tidak ada lagi kewajiban dalam starting line up di 45 menit,&#8221; ujar Asep. &#8220;Dalam membuat regulasi ada fase mendengar, ada fase kita berdiskusi yang sesuai dengan apa namanya yang punya kompetensi, yang juga punya kepentingan di sana.&#8221;<\/p>\n<p>Meskipun aturan U23 mengalami perubahan drastis, Asep menegaskan bahwa regulasi mengenai pemain asing tidak akan mengalami pergeseran. Klub tetap diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, dengan ketentuan sembilan pemain masuk Daftar Susunan Pemain (DSP), dan maksimal tujuh pemain asing yang merumput secara bersamaan di lapangan.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Ringkasan Regulasi Musim Depan:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Aspek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Ketentuan Baru<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pemain U23<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kewajiban 45 menit dihapus<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kuota Pemain Asing<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Maksimal 11 terdaftar (7 di lapangan)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Turnamen Tambahan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Dalam tahap pematangan\/sinkronisasi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2>Sinkronisasi Kalender dan Turnamen Baru<\/h2>\n<p>Selain soal regulasi pemain,\u00a0I.League juga tengah menggodok rencana penambahan kompetisi atau turnamen yang akan berjalan beriringan dengan liga, sebagaimana sempat disinggung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.<\/p>\n<p>Asep mengakui tantangan terbesar saat ini adalah sinkronisasi jadwal agar tidak terjadi bentrokan antara liga domestik, turnamen baru, serta agenda internasional seperti kompetisi AFC dan ASEAN. Pihaknya berkomitmen untuk menyusun kalender yang terukur sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan kita kebingungan ya. Justru kita ingin memastikan sinkronisasi semua, Super League-nya, Championship-nya. Kalau pun ada turnamen yang memang kita akan <em>launching<\/em> kemudian hari, itu memang membutuhkan satu persiapan yang harus betul-betul terukur,&#8221; pungkasnya. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/891204\/ileague-regulasi-pemain-u23-dihapus-musim-depan-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Minggu (17\/5\/2026).(Antara) PERUBAHAN\u00a0signifikan bakal mewarnai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Operator kompetisi,&#13; I.League, melalui Direktur Kompetisi Asep Saputra, mengonfirmasi bahwa regulasi wajib memainkan pemain di bawah usia 23 tahun (U23) akan dihapuskan. Keputusan ini menandai berakhirnya aturan yang mewajibkan setiap klub menurunkan minimal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43291,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-43290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43290"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43290\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}