{"id":43248,"date":"2026-05-17T14:44:35","date_gmt":"2026-05-17T14:44:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/padel-jadi-ruang-solidaritas\/"},"modified":"2026-05-17T14:44:35","modified_gmt":"2026-05-17T14:44:35","slug":"padel-jadi-ruang-solidaritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/padel-jadi-ruang-solidaritas\/","title":{"rendered":"Padel Jadi Ruang Solidaritas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/17\/1779028336_bcb417b0b6e5fa063956.jpeg\" alt=\"Padel Jadi Ruang Solidaritas\"\/><figcaption>Hingga kini, Yayasan RMHC telah mengoperasikan empat Rumah Singgah yang berlokasi di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan) dan Denpasar, serta secara kolektif telah melayani lebih dari 23.000 keluarga dengan lebih dari 66.000 malam menginap.(Dok RMHC)<\/figcaption><\/figure>\n<p>OLAHRAGA komunitas di kawasan perkotaan kini berkembang bukan hanya sebagai bagian dari gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk membangun kepedulian sosial.\u00a0<\/p>\n<p>Berbagai cabang olahraga mulai dimanfaatkan sebagai medium penggalangan dukungan terhadap isu kemanusiaan, mulai dari kesehatan hingga pendidikan. Salah satu yang kini mencuri perhatian adalah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/padel\" title=\"padel\">padel<\/a>, olahraga yang sedang naik daun dan mulai digunakan untuk mendorong aksi sosial.<\/p>\n<p>Semangat itu terlihat dalam turnamen Padel for Hope Vol. 2 yang diselenggarakan Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) pada 8\u201310 Mei 2026 di KALMA Social Club, Jakarta.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/888536\/koi-resmi-terima-padel-dan-cheerleading-jadi-anggota-baru-2026\" title=\"KOI Resmi Terima Padel dan Cheerleading Jadi Anggota Baru 2026\" target=\"_blank\">KOI Resmi Terima Padel dan Cheerleading Jadi Anggota Baru 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Melalui ajang bertema <em>Play for a Cause <\/em>tersebut, lebih dari 260 peserta dari beragam latar belakang ambil bagian dalam penggalangan dukungan bagi keluarga pasien anak penderita penyakit kronis.<\/p>\n<p>Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rumah-singgah\" title=\"Rumah Singgah\">Rumah Singgah<\/a> kelima Yayasan RMHC di RS Kemenkes Surabaya yang memiliki kapasitas 33 kamar. Selain itu, bantuan juga diarahkan untuk menghadirkan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung. Kedua fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu keluarga pasien anak dari luar daerah yang kesulitan memperoleh tempat beristirahat layak selama mendampingi proses pengobatan.<\/p>\n<p>Di balik atmosfer pertandingan, nuansa kekeluargaan dan kepedulian sosial terasa kuat sepanjang turnamen berlangsung. Momentum yang bertepatan dengan Hari Keluarga Internasional itu juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat memahami perjuangan keluarga pasien anak yang harus menjalani pengobatan jangka panjang jauh dari rumah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/881157\/kegiatan-olahraga-jadi-media-perkuat-kemitraan\" title=\"Kegiatan Olahraga Jadi Media Perkuat Kemitraan\" target=\"_blank\">Kegiatan Olahraga Jadi Media Perkuat Kemitraan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Padel for Hope bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kolektif yang menyatukan masyarakat untuk menghadirkan harapan bagi keluarga pasien anak dengan penyakit kronis di Indonesia,&#8221; ujar Ketua Yayasan RMHC, Caroline Djajadiningrat.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih kepada seluruh peserta, komunitas, dan mitra sponsor yang telah mendukung ajang ini. Kontribusi yang diberikan memiliki peran besar dalam menghadirkan lebih banyak fasilitas Rumah Singgah dan Ruang Tunggu Keluarga Yayasan RMHC bagi ribuan keluarga pasien anak di berbagai daerah,&#8221; sambungnya.\u00a0<\/p>\n<p>Kebutuhan fasilitas pendamping pasien anak di berbagai daerah masih cukup besar. Data internal RS Kemenkes Surabaya menunjukkan sekitar 70% pasien anak berasal dari luar kota, seperti Banyuwangi, Jember, Madiun, hingga Madura. Sebagian keluarga bahkan harus menempuh perjalanan sampai 10 jam demi mendapatkan layanan kesehatan terbaik bagi anak mereka.<\/p>\n<p>Sekitar 30% pasien anak di rumah sakit tersebut menjalani pengobatan penyakit kronis, seperti kanker, gangguan jantung, dan penyakit ginjal yang membutuhkan pendampingan dalam waktu panjang. Kondisi itu membuat keluarga pasien harus menanggung biaya akomodasi dan kebutuhan hidup yang bisa mencapai Rp8,5 juta setiap bulan.<\/p>\n<p>Tak sedikit keluarga pasien akhirnya memilih tidur di lorong rumah sakit, masjid, hingga pom bensin agar tetap bisa mendampingi anak mereka selama masa perawatan.<\/p>\n<p>Situasi serupa pernah dialami Elfridus, orang tua pasien anak yang tinggal di Rumah Singgah Denpasar. Saat mendampingi anaknya menjalani pengobatan leukemia di rumah sakit rujukan yang jauh dari kampung halaman, ia mengaku kesulitan mencari tempat tinggal yang layak dengan biaya terjangkau.<\/p>\n<p>&#8220;Yang paling berat bukan hanya soal biaya, tetapi juga rasa lelah dan kebingungan saat harus menjalani semuanya di kota yang jauh dari rumah,&#8221; terangnya.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Elfridus, keberadaan Rumah Singgah membantu keluarga pasien mendapatkan rasa aman dan tenang selama mendampingi proses pengobatan anak. &#8220;Dengan adanya Rumah Singgah yang nyaman, gratis, dan dekat dengan rumah sakit, kami bisa beristirahat dan tetap memantau kondisi anak setiap waktu, sehingga merasa lebih tenang selama proses pengobatan,&#8221; kata dia.\u00a0<\/p>\n<p>Selama ini Yayasan RMHC menyediakan Rumah Singgah sebagai tempat tinggal sementara gratis bagi keluarga pasien anak dari luar daerah yang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan. Selain itu, yayasan juga menghadirkan Ruang Tunggu Keluarga sebagai area istirahat di lingkungan rumah sakit.<\/p>\n<p>Saat ini, Yayasan RMHC telah mengoperasikan empat Rumah Singgah yang berada di Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan, dan Denpasar. Secara keseluruhan, fasilitas tersebut telah melayani lebih dari 23 ribu keluarga dengan total lebih dari 66 ribu malam menginap.<\/p>\n<p>&#8220;Rumah Singgah bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang pemulihan yang menghadirkan rasa nyaman dan suasana hangat seperti di rumah. Kami ingin anak-anak tetap dapat bermain, belajar, dan merasakan kehadiran keluarga di sisi mereka karena hal tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi emosional anak selama pengobatan,&#8221; kata Caroline.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, melalui semangat <em>Keeping Families Close<\/em>, Yayasan RMHC ingin memastikan anak-anak tetap merasakan kehangatan keluarga meski tengah menjalani perawatan medis.<\/p>\n<p>Tingginya antusiasme peserta dalam turnamen tersebut juga menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi lintas komunitas dalam mendukung gerakan sosial. Dukungan datang dari komunitas olahraga, figur publik, masyarakat umum, hingga sponsor, termasuk McDonald\u2019s Indonesia yang kembali menjadi sponsor utama kegiatan tahun ini.<\/p>\n<p>Associate Director of Communications McDonald\u2019s Indonesia, Meta Rostiawati, mengatakan semangat kebersamaan dalam kegiatan itu sejalan dengan nilai gotong royong yang selama ini dijalankan perusahaan.<\/p>\n<p>&#8220;Melihat antusiasme ratusan masyarakat datang bertanding, berbagi, dan membantu sesama melalui turnamen Padel for Hope Vol. 2 ini, menjadi pengingat bahwa niat baik lahir dari momen kebersamaan yang hangat dan saling menguatkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Meski turnamen telah selesai digelar, penggalangan dukungan masih dibuka untuk membantu pembangunan Rumah Singgah di RS Kemenkes Surabaya dan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/891191\/padel-jadi-ruang-solidaritas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hingga kini, Yayasan RMHC telah mengoperasikan empat Rumah Singgah yang berlokasi di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan) dan Denpasar, serta secara kolektif telah melayani lebih dari 23.000 keluarga dengan lebih dari 66.000 malam menginap.(Dok RMHC) OLAHRAGA komunitas di kawasan perkotaan kini berkembang bukan hanya sebagai bagian dari gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-43248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}