{"id":43124,"date":"2026-05-17T09:22:57","date_gmt":"2026-05-17T09:22:57","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/boy-rafli-amar-ajak-masyarakat-tetap-solid-hadapi-tekanan-global\/"},"modified":"2026-05-17T09:22:57","modified_gmt":"2026-05-17T09:22:57","slug":"boy-rafli-amar-ajak-masyarakat-tetap-solid-hadapi-tekanan-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/boy-rafli-amar-ajak-masyarakat-tetap-solid-hadapi-tekanan-global\/","title":{"rendered":"Boy Rafli Amar Ajak Masyarakat Tetap Solid Hadapi Tekanan Global"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/17\/1779009169_31e819cef73143112cde.jpeg\" alt=\"Boy Rafli Amar Ajak Masyarakat Tetap Solid Hadapi Tekanan Global\"\/><figcaption>Boy Rafli Amar.(Dok Istimewa )<\/figcaption><\/figure>\n<p>IKATAN Alumni SMA 37 Jakarta (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ikasman-37\" title=\"Ikasman 37\">Ikasman 37<\/a>) menggelar acara Silaturahim Tanpa Batas di Jakarta, Minggu (17\/5). Kegiatan ini menjadi ajang temu lintas generasi sekaligus ruang refleksi bersama di tengah berbagai tekanan yang dihadapi bangsa, baik dari dinamika global maupun persoalan domestik.<\/p>\n<p>Ketua Umum IKASMAN 37 Jakarta, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/boy-rafli-amar\" title=\"Boy Rafli Amar\">Boy Rafli Amar<\/a>, dalam sambutannya menekankan kondisi saat ini menuntut masyarakat untuk kembali pada nilai dasar kebersamaan dan solidaritas sosial yang kuat.<\/p>\n<p>\u201cKita tidak bisa menutup mata bahwa situasi hari ini penuh tekanan, baik dari faktor global maupun dalam negeri. Justru dalam situasi seperti ini, nilai kekeluargaan menjadi benteng utama. Kalau kita mulai berjalan sendiri-sendiri, saling curiga, atau bahkan saling menjatuhkan, maka kita sedang melemahkan diri kita sendiri,\u201d ujar Boy, melalui keterangannya, Minggu (17\/5\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/571464\/ppp-sudah-siapkan-posisi-untuk-sandiaga-dan-boy-rafli\" title=\"PPP Sudah Siapkan Posisi untuk Sandiaga dan Boy Rafli\" target=\"_blank\">PPP Sudah Siapkan Posisi untuk Sandiaga dan Boy Rafli<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia mengingatkan bahwa ketahanan sosial tidak hanya dibangun oleh kebijakan, tetapi juga oleh sikap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cKita ini bangsa besar, tapi kekuatan itu akan runtuh kalau kita tidak saling menjaga. Jangan sampai tantangan ekonomi dan informasi justru membuat kita kehilangan empati. Mulai dari hal sederhana seperti peduli dengan sekitar, tidak egois, dan tetap mengedepankan kepentingan bersama,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Eks Kepala BNPT ini juga menyoroti pentingnya kedewasaan dalam menyikapi kondisi ekonomi, terutama dalam pola konsumsi masyarakat. Menurutnya, dalam situasi saat ini, masyarakat harus lebih bijak dalam membelanjakan uang.<\/p>\n<p>\u201cPrioritaskan kebutuhan pokok, bukan keinginan. Jangan terpancing kepanikan yang justru membuat kita menimbun bahan pokok secara berlebihan. Itu bukan solusi, malah bisa memperburuk keadaan secara kolektif,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa menjaga ketersediaan kebutuhan keluarga tetap penting, namun harus dilakukan secara proporsional.<\/p>\n<p>\u201cMenjaga stok untuk keluarga itu wajar, tapi jangan berlebihan sampai merugikan orang lain. Kita harus punya kesadaran bahwa stabilitas itu juga ditentukan oleh perilaku kita sebagai masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Boy juga mengajak masyarakat untuk tetap mempercayai institusi negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Menurutnya, kepercayaan kepada pemerintah itu penting sebagai fondasi stabilitas bangsa.<\/p>\n<p>\u201cKritik boleh, bahkan perlu, tapi jangan sampai kita kehilangan kepercayaan secara total karena itu justru membuka ruang ketidakpastian yang lebih besar,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan media sosial yang dinilai semakin berpengaruh dalam membentuk opini publik.<\/p>\n<p>\u201cMedia sosial hari ini bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga alat pembentuk persepsi. Kalau kita tidak bijak, kita bisa dengan mudah terprovokasi. Gunakan media sosial untuk hal positif, untuk membangun, bukan menyebarkan ketakutan atau kebencian,\u201d kata Boy.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, ia pun secara tegas mengingatkan bahaya hoaks yang dapat memperkeruh situasi.<\/p>\n<p>\u201cHoaks itu bukan sekadar informasi salah, tapi bisa menjadi pemicu konflik. Kita harus disiplin memverifikasi informasi. Jangan langsung percaya, apalagi menyebarkan, sebelum kita tahu kebenarannya. Di era sekarang, tanggung jawab bermedia itu sama pentingnya dengan tanggung jawab sosial,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Acara ini turut dihadiri sejumlah alumni SMA 37 Jakarta yang kini berkiprah di berbagai bidang, antara lain Staf Ahli BKPM Iwan Suryana, Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kemhan RI Laksda TNI Supo Dwi Diantara, Anggota DPRD DKI Jakarta Nova Paloh, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, zerta pakar teknologi Abdul Satar.<\/p>\n<p>Sejumlah tokoh publik dan pesohor juga tercatat sebagai alumni SMA 37, di antaranya Katon Bagaskara, Endhita, Indra Birowo, Krisna Mukti, Debbie Dahlia, Dina Carol, hingga wartawan senior Bayu Setiono. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/891104\/boy-rafli-amar-ajak-masyarakat-tetap-solid-hadapi-tekanan-global\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Boy Rafli Amar.(Dok Istimewa ) IKATAN Alumni SMA 37 Jakarta (Ikasman 37) menggelar acara Silaturahim Tanpa Batas di Jakarta, Minggu (17\/5). Kegiatan ini menjadi ajang temu lintas generasi sekaligus ruang refleksi bersama di tengah berbagai tekanan yang dihadapi bangsa, baik dari dinamika global maupun persoalan domestik. Ketua Umum IKASMAN 37 Jakarta, Boy Rafli Amar, dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-43124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43124"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43124\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}