{"id":43100,"date":"2026-05-17T08:29:46","date_gmt":"2026-05-17T08:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/gunting-korek-api-gas-hingga-sampo-ukuran-jumbo-disita-di-embarkasi-makassar\/"},"modified":"2026-05-17T08:29:46","modified_gmt":"2026-05-17T08:29:46","slug":"gunting-korek-api-gas-hingga-sampo-ukuran-jumbo-disita-di-embarkasi-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/gunting-korek-api-gas-hingga-sampo-ukuran-jumbo-disita-di-embarkasi-makassar\/","title":{"rendered":"Gunting, Korek Api Gas, hingga Sampo Ukuran Jumbo Disita di Embarkasi Makassar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/17\/1779005841_b3f518d50c2f1749a676.jpg\" alt=\"Gunting, Korek Api Gas, hingga Sampo Ukuran Jumbo Disita di Embarkasi Makassar\"\/><figcaption>Kabag Humas PPIH Embarkasi Makassar, Mawardi Siradj, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang menunjukkan langsung barang sitaan dari jemaah calon haji embarkasi Makassar.(MI\/Lina Herlina)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PANITIA Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/embarkasi-makassar\" title=\"embarkasi makassar\">Embarkasi Makassar<\/a> menyita puluhan barang terlarang dari tas kabin jemaah calon haji (JCH) saat pemeriksaan sinar-X di Asrama Haji Sudiang.<\/p>\n<p>Temuan berupa gunting, korek api gas, cairan melebihi 100 ml, hingga makanan tradisional tanpa label kedaluwarsa menunjukkan masih lemahnya pemahaman jemaah terhadap aturan keselamatan penerbangan internasional.<\/p>\n<p>Barang-barang tersebut langsung diamankan sebelum jemaah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/883393\/nabung-rp30-ribu-per-hari-setelah-15-tahun-penjual-ikan-keliling-akhirnya-bisa-berangkat-haji\" title=\"Nabung Rp30 Ribu per Hari, setelah 15 Tahun, Penjual Ikan Keliling Akhirnya Bisa Berangkat Haji\" target=\"_blank\">Nabung Rp30 Ribu per Hari, setelah 15 Tahun, Penjual Ikan Keliling Akhirnya Bisa Berangkat Haji<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kabag Humas PPIH Embarkasi Makassar, Mawardi Siradj, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang menunjukkan langsung barang sitaan itu. &#8220;Di hadapan saya ini ada barang yang menurut aturan penerbangan internasional dilarang dibawa jemaah sebelum naik pesawat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Barang-barang yang disita antara lain, gunting dan benda tajam lainnya, korek api gas, cairan, aerosol, dan gel (LAG&#8217;s) dalam kemasan besar seperti sampo, sabun cair, hand body, hingga minuman kemasan. Ada juga makanan tradisional tanpa informasi masa simpan.<\/p>\n<p>Padahal, aturan keamanan penerbangan telah diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional serta Peraturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP 43\/III\/2007.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/881755\/cegah-risiko-di-tanah-suci-ppih-sulsel-perketat-pemeriksaan-urin-jemaah-haji-perempuan-usia-subur\" title=\"Cegah Risiko di Tanah Suci, PPIH Sulsel Perketat Pemeriksaan Urin Jemaah Haji Perempuan Usia Subur\" target=\"_blank\">Cegah Risiko di Tanah Suci, PPIH Sulsel Perketat Pemeriksaan Urin Jemaah Haji Perempuan Usia Subur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Benda tajam, korek api, dan baterai lithium termasuk kategori barang berbahaya yang dilarang di kabin pesawat.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara untuk cairan, hanya diperbolehkan maksimal 100 mililiter per kemasan pada penerbangan internasional, dengan pengecualian untuk obat-obatan medis, makanan bayi, dan kebutuhan diet khusus.<\/p>\n<p>Mawardi menyayangkan masih banyak jemaah yang membawa cairan ukuran besar. &#8220;Aturan ini sudah berkali-kali disosialisasikan sejak manasik haji di daerah masing-masing. Tapi kenyataannya, masih saja ada yang membawa sampo ukuran jumbo ke tas kabin,&#8221; keluhnya.<\/p>\n<p>Yang tidak kalah mengkhawatirkan, petugas juga menemukan makanan tradisional tanpa label kedaluwarsa.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Jangan sampai ketika jemaah mengonsumsi makanan itu selama karantina atau penerbangan, justru mengganggu kesehatannya. Awalnya ingin ibadah dengan nyaman, malah sakit dan tidak bisa melaksanakan ibadah.&#8221;<\/p>\n<p>PPIH berharap temuan ini menjadi edukasi penting bagi seluruh calon <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jemaah-haji\" title=\"jemaah haji\">jemaah haji<\/a> agar lebih patuh terhadap aturan penerbangan internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Keselamatan adalah prioritas utama. Patuhi aturan, agar perjalanan ibadah haji berjalan lancar dan selamat,&#8221; tegas Mawardi. (LN\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/891090\/gunting-korek-api-gas-hingga-sampo-ukuran-jumbo-disita-di-embarkasi-makassar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabag Humas PPIH Embarkasi Makassar, Mawardi Siradj, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang menunjukkan langsung barang sitaan dari jemaah calon haji embarkasi Makassar.(MI\/Lina Herlina) PANITIA Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menyita puluhan barang terlarang dari tas kabin jemaah calon haji (JCH) saat pemeriksaan sinar-X di Asrama Haji Sudiang. Temuan berupa gunting, korek api gas, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-43100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43100\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}