{"id":43096,"date":"2026-05-17T08:18:41","date_gmt":"2026-05-17T08:18:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/iran-blokade-selat-hormuz-tolak-kapal-militer-musuh-lewat\/"},"modified":"2026-05-17T08:18:41","modified_gmt":"2026-05-17T08:18:41","slug":"iran-blokade-selat-hormuz-tolak-kapal-militer-musuh-lewat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/17\/iran-blokade-selat-hormuz-tolak-kapal-militer-musuh-lewat\/","title":{"rendered":"Iran Blokade Selat Hormuz Tolak Kapal Militer Musuh Lewat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/17\/1779005439_a2fe651b26a655eee13c.jpg\" alt=\"Iran Blokade Selat Hormuz Tolak Kapal Militer Musuh Lewat\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KETEGANGAN di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"selat hormuz\">Selat Hormuz<\/a> kembali membara setelah Iran mengeluarkan pernyataan sikap yang keras. Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, menegaskan bahwa Teheran tidak akan lagi mengizinkan peralatan militer dari negara yang dianggap musuh untuk melintasi jalur laut strategis tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami telah menyerahkan hak kedaulatan kami atas Selat Hormuz, dan sebelumnya kami mengizinkan lewatnya peralatan militer yang dimaksudkan untuk digunakan melawan kami melalui Selat Hormuz. Kami tidak akan mengizinkan hal itu lagi,\u201d ujar Aref dikutip dari<em> Al Jazeera<\/em>.<\/p>\n<p>Di tengah mandeknya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga memperingatkan kesiapan negaranya untuk kembali ke konflik militer langsung.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/886653\/mengenal-project-freedom-misi-militer-as-di-tengah-blokade-selat-hormuz\" title=\"Mengenal Project Freedom: Misi Militer AS di Tengah Blokade Selat Hormuz\" target=\"_blank\">Mengenal Project Freedom: Misi Militer AS di Tengah Blokade Selat Hormuz<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Blokade Selat Hormuz sejak 28 Februari lalu, yang mengganggu seperlima pasokan minyak dunia, kini mulai memukul perekonomian domestik AS melalui lonjakan inflasi dan biaya energi.<\/p>\n<p>&#8220;Warga Amerika diberitahu bahwa mereka harus menyerap biaya tinggi dari perang pilihan terhadap Iran,&#8221; tulis Araghchi melalui akun <em>X<\/em> miliknya.<\/p>\n<p>&#8220;Kesampingkan kenaikan harga gas dan gelembung pasar saham, rasa sakit yang sebenarnya dimulai ketika utang AS dan suku bunga hipotek mulai melonjak. Gagal bayar pinjaman mobil bahkan sudah berada di titik tertinggi dalam 30 tahun lebih,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874090\/kecewa-tak-dibantu-lawan-iran-trump-ancam-pangkas-anggaran-perlindungan-nato\" title=\"Kecewa Tak Dibantu Lawan Iran, Trump Ancam Pangkas Anggaran Perlindungan NATO\" target=\"_blank\">Kecewa Tak Dibantu Lawan Iran, Trump Ancam Pangkas Anggaran Perlindungan NATO<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sikap bernada sarkasme juga dilontarkan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menyindir Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.<\/p>\n<p>\u201cJadi, Anda mendanai (Pete) Hegseth, pembawa acara TV yang gagal itu dengan tarif yang belum pernah terdengar sejak 2007, sehingga dia bisa bermain peran sebagai Sekretaris Perang di halaman belakang rumah kami di Hormuz?,\u201d cetus Ghalibaf.<\/p>\n<p>Ia juga menilai utang AS sebesar US$39 triliun\u00a0sebagai langkah gila yang bisa memicu krisis finansial global baru.<\/p>\n<p>Tekanan ekonomi ini memaksa AS melelang obligasi bertenor 30 tahun senilai US$25 miliar\u00a0dengan imbal hasil mencapai 5%, angka tertinggi dalam hampir dua dekade terakhir.<\/p>\n<p>Perundingan pun menemui jalan buntu karena Teheran menuntut kedaulatan penuh atas Selat Hormuz, sebuah klausul yang langsung ditolak oleh negara-negara Teluk.<\/p>\n<p>Guna mengontrol jalur tersebut, Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menyatakan bahwa Teheran tengah menyiapkan mekanisme pengaturan lalu lintas khusus.<\/p>\n<p>\u201cDalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapat keuntungan darinya,\u201d kata Azizi sembari menambahkan bahwa pendukung proyek Washington akan ditolak aksesnya.<\/p>\n<p>Meski berhasil menekan AS, kondisi internal Iran sendiri sebenarnya tidak kalah babak belur. Angka inflasi pangan di dalam negeri meroket hingga 115%\u00a0pada bulan lalu, membuat harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, dan ayam melonjak hingga tiga kali lipat.<\/p>\n<p>Di pasar gelap Teheran, nilai tukar rial ambruk mendekati rekor terendah, yakni berada di posisi 1,8 juta per dolar AS.<\/p>\n<p>Melihat kebuntuan dalam dialog sebelumnya di Islamabad, Araghchi menyatakan bahwa Iran kini membuka pintu bagi mediasi dari Beijing menyusul pertemuan Donald Trump dengan Presiden Xi Jinping.<\/p>\n<p>Di sisi lain, situasi di dalam negeri Iran kian mencekam. Pemerintah melalui stasiun televisi negara gencar menyiarkan narasi siap perang, bahkan menampilkan para pembawa acara yang memegang senapan serbu di layar kaca.<\/p>\n<p>Di jalan-jalan kota, kendaraan lapis baja dan pos pemeriksaan bersenjata masih bersiaga penuh pascatindakan keras pemerintah yang menewaskan ribuan pengunjuk rasa antikorupsi pada Januari lalu.<\/p>\n<p>Guna meredam gejolak, otoritas Iran juga memberlakukan pemadaman internet total selama 78 hari serta melaksanakan eksekusi mati terhadap para pembangkang politik hampir setiap hari. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/891089\/iran-blokade-selat-hormuz-tolak-kapal-militer-musuh-lewat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok AFP) KETEGANGAN di Selat Hormuz kembali membara setelah Iran mengeluarkan pernyataan sikap yang keras. Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, menegaskan bahwa Teheran tidak akan lagi mengizinkan peralatan militer dari negara yang dianggap musuh untuk melintasi jalur laut strategis tersebut. \u201cKami telah menyerahkan hak kedaulatan kami atas Selat Hormuz, dan sebelumnya kami mengizinkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":43097,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-43096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43096"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43096\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}