{"id":42410,"date":"2026-05-15T17:34:52","date_gmt":"2026-05-15T17:34:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/15\/emirat-arab-percepat-pipa-minyak-baru-hindari-blokade-selat-hormuz-oleh-iran\/"},"modified":"2026-05-15T17:34:52","modified_gmt":"2026-05-15T17:34:52","slug":"emirat-arab-percepat-pipa-minyak-baru-hindari-blokade-selat-hormuz-oleh-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/15\/emirat-arab-percepat-pipa-minyak-baru-hindari-blokade-selat-hormuz-oleh-iran\/","title":{"rendered":"Emirat Arab Percepat Pipa Minyak Baru Hindari Blokade Selat Hormuz oleh Iran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/15\/1778856240_2a5f2ca088942da0576a.jpg\" alt=\"Emirat Arab Percepat Pipa Minyak Baru Hindari Blokade Selat Hormuz oleh Iran\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/emirat-arab\" title=\"Emirat Arab\">EMIRAT Arab<\/a> resmi mengumumkan percepatan pembangunan pipa minyak strategis baru sebagai langkah darurat untuk menghindari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a> yang tengah diblokade. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran ekspor energi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.<\/p>\n<p>Perusahaan minyak negara, <em>Abu Dhabi National Oil Company<\/em> (ADNOC), menyatakan akan mempercepat proyek pipa minyak <em>West-East<\/em>. Jalur ini membentang dari ladang minyak Habshan di barat daya Abu Dhabi langsung menuju Pelabuhan Fujairah yang terletak di pesisir Teluk Oman.<\/p>\n<h2>Solusi di Tengah Blokade <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a><\/h2>\n<p>Selat Hormuz, yang biasanya menjadi jalur bagi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia, efektif ditutup oleh Iran sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu. Penutupan ini memaksa negara-negara Teluk mencari rute alternatif guna mengurangi gangguan distribusi energi global.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/886790\/gencatan-senjata-timur-tengah-terancam-usai-serangan-di-selat-hormuz\" title=\"Gencatan Senjata Timur Tengah Terancam usai Serangan di Selat Hormuz\" target=\"_blank\">Gencatan Senjata Timur Tengah Terancam usai Serangan di Selat Hormuz<\/a><\/strong><\/p>\n<p>ADNOC mengungkapkan bahwa pipa tersebut sebenarnya sudah dalam proses konstruksi. Namun, dengan percepatan ini, fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Meskipun demikian, pihak perusahaan tidak merinci jadwal penyelesaian sebelum ada\u00a0kebijakan percepatan ini.<\/p>\n<div style=\"background-color: #fdf2f2; border: 1px solid #f5c6cb; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Signifikansi Strategis Pelabuhan Fujairah:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Lokasi Aman:<\/strong> Kapal tanker tidak perlu memasuki Selat Hormuz untuk mencapai Fujairah karena posisinya menghadap langsung ke Teluk Oman.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kapasitas Ekspor:<\/strong> Pipa baru ini diproyeksikan akan melipatgandakan kapasitas ekspor Emirat. Saat ini, pipa yang ada (sejak 2012) hanya mampu mengangkut 1,5 juta barel per hari, kurang dari setengah total ekspor normal ADNOC.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Titik Rawan:<\/strong> Karena peran vitalnya, Fujairah sempat menjadi sasaran serangan rudal Iran awal bulan ini yang menyebabkan salah satu kilang minyak terbakar.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Dampak pada Harga Minyak Dunia<\/h2>\n<p>Konflik dan blokade ini memicu lonjakan tajam harga minyak mentah di pasar internasional. Para pedagang bereaksi terhadap penurunan drastis volume ekspor dari negara-negara Teluk yang selama ini bergantung pada Selat Hormuz.<\/p>\n<p>Berdasarkan data pasar pada Jumat (15\/5\/2026), minyak mentah Brent berada di level <strong>US$109 per barel<\/strong>. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan harga sebelum konflik yang berada di kisaran US$66 per barel.<\/p>\n<h2>Ketergantungan Negara Teluk<\/h2>\n<p>Saat ini, hanya Emirat dan Arab Saudi yang memiliki infrastruktur pipa untuk mengekspor minyak mentah tanpa melewati Selat Hormuz. Sementara itu, negara-negara tetangga seperti Kuwait, Irak, Qatar, dan Bahrain masih sangat bergantung pada jalur perairan sempit tersebut untuk pengiriman komoditas mereka.<\/p>\n<p>Pipa minyak Emirat kini menjadi salah satu rute paling krusial di Timur Tengah. Para produsen minyak diperkirakan akan semakin bergantung pada jalur darat ini untuk mengimbangi gangguan yang disebabkan oleh penutupan jalur laut utama dunia tersebut. (The Telegraph\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/890742\/emirat-arab-percepat-pipa-minyak-baru-hindari-blokade-selat-hormuz-oleh-iran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) EMIRAT Arab resmi mengumumkan percepatan pembangunan pipa minyak strategis baru sebagai langkah darurat untuk menghindari Selat Hormuz yang tengah diblokade. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran ekspor energi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk. Perusahaan minyak negara, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), menyatakan akan mempercepat proyek pipa minyak West-East. Jalur ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":42411,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-42410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42410"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42410\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42411"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}