{"id":42017,"date":"2026-05-14T20:40:40","date_gmt":"2026-05-14T20:40:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/denyut-kehidupan-iran-di-tengah-blokade-dan-ancaman-perang-lagi\/"},"modified":"2026-05-14T20:40:40","modified_gmt":"2026-05-14T20:40:40","slug":"denyut-kehidupan-iran-di-tengah-blokade-dan-ancaman-perang-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/denyut-kehidupan-iran-di-tengah-blokade-dan-ancaman-perang-lagi\/","title":{"rendered":"Denyut Kehidupan Iran di Tengah Blokade dan Ancaman Perang Lagi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/14\/1778770419_82264014e8c890ba6eac.jpg\" alt=\"Denyut Kehidupan Iran di Tengah Blokade dan Ancaman Perang Lagi\"\/><figcaption>Warga Iran.(Al Jazeera)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DIAPIT oleh puncak gunung yang tertutup salju, jalan panjang menuju Teheran berkelok melalui lembah pohon poplar Tabrizi yang indah dan ladang gandum yang mulai menghijau. Di sepanjang Sungai Qotur yang meluap karena pencairan salju musim semi, para gembala masih menggembalakan kawanan domba mereka di lereng bukit.<\/p>\n<p>Dari kejauhan, jembatan kereta api yang megah dengan gelagar baja bercat putih membentang di lanskap yang berkilauan. Struktur ini tampak tidak tersentuh oleh serangan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam sebagian wilayah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a> awal tahun ini. Namun, di balik keindahan alam tersebut, tersimpan kecemasan mendalam yang menyelimuti negeri ini.<\/p>\n<h2>Suksesi di Bawah Bayang-Bayang Duka<\/h2>\n<p>Di pinggir jalan, di antara kios-kios yang menjual kacang pistachio dan teh, papan reklame hitam berkabung atas kematian Ayatollah Ali Khamenei. Pemimpin Tertinggi Iran tersebut tewas dalam serangan udara pada Februari lalu, tepat di hari pertama perang pecah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/871125\/trump-galang-tujuh-negara-amankan-selat-hormuz-termasuk-tiongkok\" title=\"Trump Galang Tujuh Negara Amankan Selat Hormuz, termasuk Tiongkok\" target=\"_blank\">Trump Galang Tujuh Negara Amankan Selat Hormuz, termasuk Tiongkok<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kini, putranya, <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mojtaba-khamenei\" title=\"Mojtaba Khamenei\">Mojtaba Khamenei<\/a><\/strong>, dideklarasikan sebagai pembawa panji\u00a0bangsa yang baru. Namun, Mojtaba&#8211;yang dilaporkan terluka dalam serangan yang sama&#8211;belum pernah terlihat atau terdengar suaranya di depan publik sejak memegang kekuasaan. Ketidakhadirannya menambah rasa ketidakpastian di tengah masyarakat Iran yang khawatir <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> akan memulai kembali pengeboman sewaktu-waktu.<\/p>\n<div style=\"background-color: #fff3cd; padding: 15px; border-left: 5px solid #ffc107; margin: 20px 0;\"><strong>Situasi Strategis:<\/strong> Penutupan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a> yang terus berlanjut dan negosiasi perdamaian yang mandek memicu kekhawatiran bahwa perang bisa berkobar kembali kapan saja.<\/div>\n<h2>Krisis Biaya Hidup dan Blokade Ekonomi<\/h2>\n<p>Perang yang disebut Trump sebagai ekskursi kecil\u00a0ini telah memberikan dampak nyata bagi rakyat jelata. Di perbatasan Turki, terlihat kerumunan warga Iran membawa jeriken minyak goreng dengan tangan. Seorang pensiunan menjelaskan bahwa harga kebutuhan pokok kini enam kali lebih mahal di Iran dibandingkan di Turki.<\/p>\n<p>Krisis biaya hidup ini, yang diperburuk oleh blokade angkatan laut AS, memicu tekanan ekonomi yang luar biasa. Meskipun inflasi melonjak tajam, fokus masyarakat kini beralih dari protes ke upaya bertahan hidup sehari-hari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/870615\/donald-trump-ragukan-mojtaba-khamenei-masih-hidup-minta-iran-segera-menyerah\" title=\"Donald Trump Ragukan Mojtaba Khamenei Masih Hidup, Minta Iran Segera Menyerah\" target=\"_blank\">Donald Trump Ragukan Mojtaba Khamenei Masih Hidup, Minta Iran Segera Menyerah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Harapan pada Mediasi Tiongkok<\/h2>\n<p>Saat Presiden AS Donald Trump memulai kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, baik Washington maupun Teheran tampaknya melirik Beijing sebagai jalan keluar dari kebuntuan. Tiongkok memiliki kepentingan besar untuk membuka kembali aliran minyak dan gas di Teluk Persia yang terhambat.<\/p>\n<p>Duta Besar Iran untuk Tiongkok telah mengisyaratkan bahwa Beijing dapat memainkan peran mediator yang kuat. Langkah diplomatik ini dianggap cerdik bagi Tiongkok untuk tampil sebagai penyelamat ekonomi global, kontras dengan kebijakan disrupsi Washington.<\/p>\n<h2>Resistensi yang Sunyi<\/h2>\n<p>Di suatu penginapan\u00a0kuno dalam perjalanan menuju ibu kota, pemandangan menarik terlihat di ruang makan yang dipenuhi keluarga. Sebagian besar perempuan Iran tidak mengenakan hijab.<\/p>\n<p>Meskipun tekanan militer dan ekonomi sangat berat, semangat masyarakat Iran tetap terlihat, meski kini lebih banyak tercurah untuk bertahan hidup. &#8220;Perang Trump telah membungkam orang-orang dan membuat pemerintah Iran menjadi lebih kuat, setidaknya untuk saat ini,&#8221; ujar Maddy, seorang ayah yang ditemui di sela perjalanannya menuju Teheran. (CNN\/I-2)<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Faktor Krisis<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Dampak Saat Ini<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kepemimpinan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mojtaba Khamenei belum tampil di publik pascasuksesi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Ekonomi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Harga pangan naik 6x lipat akibat blokade laut.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Geopolitik<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Selat Hormuz tetap tertutup; Tiongkok jadi mediator potensial.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/890412\/denyut-kehidupan-iran-di-tengah-blokade-dan-ancaman-perang-lagi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Iran.(Al Jazeera) DIAPIT oleh puncak gunung yang tertutup salju, jalan panjang menuju Teheran berkelok melalui lembah pohon poplar Tabrizi yang indah dan ladang gandum yang mulai menghijau. Di sepanjang Sungai Qotur yang meluap karena pencairan salju musim semi, para gembala masih menggembalakan kawanan domba mereka di lereng bukit. Dari kejauhan, jembatan kereta api yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":42018,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-42017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42017"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42017\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}