{"id":41919,"date":"2026-05-14T16:18:39","date_gmt":"2026-05-14T16:18:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/kushner-kecewakan-negara-timur-tengah-yang-investasi-jumbo-kenapa\/"},"modified":"2026-05-14T16:18:39","modified_gmt":"2026-05-14T16:18:39","slug":"kushner-kecewakan-negara-timur-tengah-yang-investasi-jumbo-kenapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/kushner-kecewakan-negara-timur-tengah-yang-investasi-jumbo-kenapa\/","title":{"rendered":"Kushner Kecewakan Negara Timur Tengah yang Investasi Jumbo, Kenapa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/14\/1778775150_8f9829236e6d4c96dc0e.jpg\" alt=\"Kushner Kecewakan Negara Timur Tengah yang Investasi Jumbo, Kenapa?\"\/><figcaption>Jared Kushner.(Al Jazeera)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PESAN WhatsApp itu mengalir rutin, sering kali beberapa kali dalam seminggu, ditujukan kepada para bangsawan di seluruh Teluk Persia. Pengirimnya ialah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jared-kushner\" title=\"Jared Kushner\">Jared Kushner<\/a>, utusan khusus Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> sekaligus investor swasta yang mengelola dana miliaran dolar milik para pangeran dan emir tersebut.<\/p>\n<p>Sejak ayah mertuanya membawa Amerika Serikat ke dalam kancah perang dengan Iran, Kushner terlibat dalam kampanye diplomasi resmi sekaligus penggalangan dana pribadi yang skalanya belum pernah terjadi dalam sejarah modern Amerika. Di sela-sela upaya menengahi perdamaian, Kushner tetap berpartisipasi dalam pertemuan investasi di perusahaan ekuitas swastanya, <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/affinity-partners\" title=\"Affinity Partners\">Affinity Partners<\/a><\/strong>.<\/p>\n<h2>Investasi Miliaran Dolar dan Harapan Pengaruh<\/h2>\n<p>Affinity Partners saat ini mengelola dana dari Qatar, Arab Saudi, dan\u00a0Emirat Arab. Ketiga negara kaya energi ini bukan sekadar sekutu lama Washington, tetapi juga klien utama Affinity. Mereka setuju untuk membayar biaya manajemen kepada perusahaan Kushner senilai puluhan juta dolar per tahun.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/889980\/trump-perintahkan-perburuan-pembocor-data-perang-iran-ke-pers\" target=\"_blank\" title=\"Trump Perintahkan Perburuan Pembocor Data Perang Iran ke Pers\">Trump Perintahkan Perburuan Pembocor Data Perang Iran ke Pers<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Investasi itu dilakukan dengan harapan mendapatkan pengaruh di Gedung Putih serta imbal hasil portofolio yang menguntungkan. Namun, keputusan Trump untuk melanjutkan perang dengan Iran&#8211;yang ditentang oleh ketiga negara tersebut&#8211;menunjukkan keterbatasan dari pendekatan investasi untuk pengaruh\u00a0ini.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border: 1px solid #ccc; margin: 20px 0;\"><strong>Status Affinity Partners:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Total Dana Kelolaan: Sekitar US$6 Miliar atau sekitar Rp105 triliun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Estimasi Biaya Manajemen Tahunan: US$60 Juta.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pertumbuhan Aset Tahun Lalu: Hampir 30%.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Fokus Investasi: Teknologi dan keuangan di AS dan Israel.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Kekecewaan di Riyadh dan Doha<\/h2>\n<p>Menurut laporan yang dihimpun dari belasan sumber yang akrab dengan hubungan finansial Kushner, beberapa pejabat pemerintah dan profesional dana kekayaan negara (<em>sovereign wealth fund<\/em>) di Riyadh dan Doha mulai merasa kecewa. Mereka merasa investasi besar mereka di Affinity tidak memberikan suara yang cukup signifikan dalam kebijakan luar negeri Washington di Timur Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;Negara-negara Teluk kemungkinan merasa sangat marah, jika tidak merasa dikecewakan, karena AS tidak sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan keamanan mereka,&#8221; ujar Sanam Vakil, direktur program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/889849\/trump-iran-akan-buat-kesepakatan-atau-dihancurkan\" target=\"_blank\" title=\"Trump: Iran akan Buat Kesepakatan atau Dihancurkan\">Trump: Iran akan Buat Kesepakatan atau Dihancurkan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pembelaan Kushner dan Kritik Etika<\/h2>\n<p>Kushner menegaskan bahwa perannya sebagai sukarelawan untuk Presiden dilakukan dengan integritas tertinggi. &#8220;Pekerjaan sukarela saya untuk Presiden berfokus pada memberikan hasil bagi Amerika, terlepas dari hubungan bisnis atau pribadi apa pun,&#8221; kata Kushner dalam pernyataan resminya.<\/p>\n<p>Namun, para kritikus berpendapat bahwa peran ganda ini melanggar semangat undang-undang konflik kepentingan. John Dinkelman, presiden American Foreign Service Association, mencatat bahwa Departemen Luar Negeri biasanya mengawasi ketat persepsi konflik kepentingan bahkan pada staf junior sekalipun. Posisi Kushner yang menangani kebijakan negara sekaligus investasi besar dari negara yang bersangkutan dianggap berada dalam liga tersendiri.<\/p>\n<h2>Dampak Perang Iran pada Bisnis<\/h2>\n<p>Perang yang kini memasuki bulan ketiga mencapai jalan buntu\u00a0dengan Selat Hormuz yang masih terblokade. Ketegangan ini mulai berdampak pada ekonomi regional. Arab Saudi, misalnya, mulai menarik diri dari beberapa investasi profil tinggi, termasuk LIV Golf, karena tekanan ekonomi akibat perang.<\/p>\n<p>Bagi negara-negara Teluk, konflik ini bersifat eksistensial. Mereka menanggung beban serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi dan ancaman terhadap instalasi desalinasi air. Di tengah situasi yang genting ini, kepentingan finansial Kushner dianggap membayangi tugas diplomatiknya, menciptakan latar belakang yang rumit saat Trump mencoba mengakhiri krisis kebijakan luar negeri terbesar dalam masa kepresidenannya. (Bloomberg\/I-2)<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Pihak Terkait<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Peran\/Kepentingan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Jared Kushner<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Utusan Damai (Sukarelawan) &amp; Pemilik Affinity Partners.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Arab Saudi, Qatar, Emirat<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Investor Utama Affinity &amp; Sekutu AS yang terdampak perang.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gedung Putih<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menegaskan diplomasi Kushner tidak terkait bisnis pribadi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Oposisi (Demokrat)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menuntut transparansi komunikasi Kushner dengan pejabat asing.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/890455\/kushner-kecewakan-negara-timur-tengah-yang-investasi-jumbo-kenapa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jared Kushner.(Al Jazeera) PESAN WhatsApp itu mengalir rutin, sering kali beberapa kali dalam seminggu, ditujukan kepada para bangsawan di seluruh Teluk Persia. Pengirimnya ialah Jared Kushner, utusan khusus Presiden Donald Trump sekaligus investor swasta yang mengelola dana miliaran dolar milik para pangeran dan emir tersebut. Sejak ayah mertuanya membawa Amerika Serikat ke dalam kancah perang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-41919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41919"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41919\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}