{"id":41711,"date":"2026-05-14T07:43:36","date_gmt":"2026-05-14T07:43:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/kemandirian-ekonomi-santri-didorong-lewat-program-santripreneur-fesyen\/"},"modified":"2026-05-14T07:43:36","modified_gmt":"2026-05-14T07:43:36","slug":"kemandirian-ekonomi-santri-didorong-lewat-program-santripreneur-fesyen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/14\/kemandirian-ekonomi-santri-didorong-lewat-program-santripreneur-fesyen\/","title":{"rendered":"Kemandirian Ekonomi Santri Didorong Lewat Program Santripreneur Fesyen"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/14\/1778744020_6f1da909ae8fa671703f.jpg\" alt=\"Kemandirian Ekonomi Santri Didorong Lewat Program Santripreneur Fesyen\"\/><figcaption>Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026.(Baznas)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Badan Amil Zakat Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/baznas\" title=\"Baznas\">Baznas<\/a>) meluncurkan Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026 sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan kreativitas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/santri\" title=\"santri\">santri<\/a> melalui pengembangan usaha di bidang fesyen.<\/p>\n<p>Program tersebut diwujudkan melalui kompetisi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kewirausahaan\" title=\"kewirausahaan\">kewirausahaan<\/a> bagi santri dan alumni <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pesantren\" title=\"pesantren\">pesantren<\/a> dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 17 Mei hingga 22 Juni 2026. Peserta terbaik nantinya akan mendapatkan bantuan modal usaha serta pendampingan bisnis selama minimal enam bulan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Pimpinan Baznas RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, Syarifuddin, mengatakan program Santripreneur menjadi bagian dari upaya Baznas mencetak wirausaha muda santri yang inovatif, kompetitif, dan mampu menciptakan lapangan kerja berbasis nilai-nilai keislaman.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/825207\/-baznas-dorong-kemandirian-ekonomi-pesantren-lewat-santripreneur-2025\" title=\" Baznas Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Lewat Santripreneur 2025\" target=\"_blank\"> Baznas Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Lewat Santripreneur 2025<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah program ini sudah berjalan tiga tahun dengan berbagai sektor, termasuk fesyen, dan terus dikembangkan karena memiliki dampak positif terhadap penguatan ekonomi santri,\u201d ujar Syarifuddin.<\/p>\n<p>Menurutnya, penguatan kewirausahaan bagi santri penting dilakukan agar mereka tidak hanya memiliki pemahaman agama, tetapi juga keterampilan untuk menghadapi tantangan ekonomi di masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSantri tidak cukup hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk menghadapi kehidupan nyata di masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/602870\/baznas-serahkan-bantuan-beasiswa-santri-menuju-ptn\" title=\"Baznas Serahkan Bantuan Beasiswa Santri Menuju PTN\" target=\"_blank\">Baznas Serahkan Bantuan Beasiswa Santri Menuju PTN<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pesantren Punya Potensi Besar<\/h2>\n<p>Syarifuddin menyoroti besarnya potensi pesantren di Indonesia yang mencapai sekitar 42.391 pesantren dengan jumlah santri sekitar 2,5 juta orang. Menurutnya, jumlah tersebut menjadikan pesantren sebagai segmen strategis dalam pengembangan program pemberdayaan zakat produktif.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan Baznas tidak dapat berjalan sendiri dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi santri sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri fesyen.<\/p>\n<p>\u201cBaznas merupakan lembaga intermediary yang mendorong zakat menjadi lebih produktif. Karena itu, kami menggandeng mitra dan pelaku usaha yang kompeten agar program ini berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi mustahik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ CSR Baznas RI, Eka Budhi Sulistyo, mengatakan program Santripreneur sejauh ini telah melahirkan ribuan startup entrepreneur dari kalangan santri di berbagai daerah.<\/p>\n<p>Dalam proses seleksi, sebanyak 100 peserta terbaik akan kembali disaring sebelum dipilih 50 peserta terbaik untuk mengikuti bootcamp kewirausahaan dan pendampingan usaha.<\/p>\n<p>\u201cPeserta terbaik nantinya tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga modal usaha serta pendampingan selama minimal enam bulan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan,\u201d kata Eka. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/890187\/kemandirian-ekonomi-santri-didorong-lewat-program-santripreneur-fesyen\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026.(Baznas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026 sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan kreativitas santri melalui pengembangan usaha di bidang fesyen. Program tersebut diwujudkan melalui kompetisi kewirausahaan bagi santri dan alumni pesantren dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 17 Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-41711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41711\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}