{"id":41130,"date":"2026-05-13T04:02:57","date_gmt":"2026-05-13T04:02:57","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/13\/menuju-asteroid-logam-pesawat-luar-angkasa-psyche-nasa-mampir-di-mars\/"},"modified":"2026-05-13T04:02:57","modified_gmt":"2026-05-13T04:02:57","slug":"menuju-asteroid-logam-pesawat-luar-angkasa-psyche-nasa-mampir-di-mars","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/13\/menuju-asteroid-logam-pesawat-luar-angkasa-psyche-nasa-mampir-di-mars\/","title":{"rendered":"Menuju Asteroid Logam, Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Mampir di Mars"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/13\/1778640747_c84c5eaafa94646153a7.jpg\" alt=\"Menuju Asteroid Logam, Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA 'Mampir' di Mars\"\/><figcaption>Mars seperti yang terlihat oleh wahana antariksa asteroid Psyche milik NASA pada 3 Mei 2026.(NASA\/JPL-Caltech\/ASU)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PESAWAT ruang angkasa Psyche milik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nasa\" title=\"NASA\">NASA<\/a> dijadwalkan melakukan pertemuan jarak dekat dengan planet <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mars\" title=\"Mars\">Mars<\/a> pada Jumat (15\/5\/2026). Dalam lintasan yang disebut sebagai flyby ini, Psyche akan berada dalam jarak sekitar 4.500 kilometer dari Planet Merah tersebut.<\/p>\n<p>Tujuan utama dari pertemuan ini adalah memanfaatkan gravitasi Mars untuk memberikan dorongan ekstra pada kecepatan Psyche yang saat ini sudah mencapai 19.848 kilometer per jam. Manuver ini memungkinkan pesawat untuk menyesuaikan lintasan menuju target utamanya: 16 Psyche, sebuah asteroid kaya logam selebar 280 kilometer yang terletak di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter.<\/p>\n<h2>Kesempatan Uji Coba Instrumen<\/h2>\n<p>Misi yang diluncurkan pada Oktober 2023 ini diperkirakan akan mencapai asteroid tujuannya pada tahun 2029. Namun, Mars bukan sekadar &#8220;pom bensin&#8221; gravitasi untuk menghemat bahan bakar gas xenon. Misi ini juga memanfaatkan momen flyby untuk menguji dan mengalibrasi instrumen sains mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/889158\/nasa-kembangkan-helikopter-mars-berkecepatan-hampir-mach-1\" title=\"NASA Kembangkan Helikopter Mars Berkecepatan Hampir Mach 1\" target=\"_blank\">NASA Kembangkan Helikopter Mars Berkecepatan Hampir Mach 1<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pencitra multispektral Psyche akan digunakan untuk menangkap ribuan observasi Mars, sebuah proses yang telah dimulai sejak awal bulan ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sekarang berada tepat di target untuk lintasan tersebut, dan kami telah memprogram komputer penerbangan dengan semua yang akan dilakukan pesawat ruang angkasa sepanjang Mei,&#8221; ujar Sarah Bairstow, pimpinan perencanaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/misi-psyche\" title=\"Misi Psyche\">misi Psyche<\/a> di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA. &#8220;Ini adalah kesempatan pertama kami selama penerbangan untuk mengalibrasi pencitra Psyche dengan sesuatu yang lebih besar dari sekadar beberapa piksel.&#8221;<\/p>\n<h2>Berburu Cincin Debu dan Satelit Kecil<\/h2>\n<p>Selain kalibrasi, tim ilmuwan berharap Psyche dapat mengamati fenomena langka berupa cincin debu redup atau torus di sekitar Mars. Cincin ini diduga terbentuk dari partikel debu yang terlempar ke ruang angkasa akibat hantaman mikrometeorit pada dua bulan Mars, Phobos dan Deimos.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/889103\/robot-nasa-curiosity-terjebak-batu-di-mars-selama-6-hari\" title=\"Robot NASA Curiosity Terjebak Batu di Mars Selama 6 Hari\" target=\"_blank\">Robot NASA Curiosity Terjebak Batu di Mars Selama 6 Hari<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kondisi keselarasan antara Matahari, Psyche, dan Mars diharapkan dapat membuat material debu tersebut menghamburkan cahaya matahari sehingga terlihat oleh instrumen pesawat. Tak hanya itu, tim juga akan menggunakan Psyche untuk mencari satelit mungil di sekitar Mars sebagai latihan sebelum nantinya berburu &#8220;bulan kecil&#8221; di sekitar asteroid 16 Psyche.<\/p>\n<p>Lindy Elkins-Tanton, peneliti utama misi Psyche dari University of California, Berkeley, menambahkan bahwa keberhasilan uji coba ini akan menjadi pencapaian luar biasa bagi tim.<\/p>\n<p>&#8220;Jika semua instrumen kami menyala, dan kami dapat melakukan pengujian serta kalibrasi penting pada instrumen sains, itu akan menjadi bonus yang sangat manis,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<h2>Mengungkap Inti Planet<\/h2>\n<p>Misi 16 Psyche sangat penting bagi ilmu pengetahuan karena asteroid tersebut diyakini sebagai planetesimal, cikal bakal planet dari masa awal tata surya, yang lapisan luarnya terkikis akibat tabrakan selama miliaran tahun. Dengan mempelajari inti nikel-besi yang terekspos ini, para ilmuwan memiliki kesempatan langka untuk memahami inti planet berbatu, termasuk Bumi, yang biasanya tersembunyi jauh di bawah permukaan. (Space\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/889706\/menuju-asteroid-logam-pesawat-luar-angkasa-psyche-nasa-mampir-di-mars\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mars seperti yang terlihat oleh wahana antariksa asteroid Psyche milik NASA pada 3 Mei 2026.(NASA\/JPL-Caltech\/ASU) PESAWAT ruang angkasa Psyche milik NASA dijadwalkan melakukan pertemuan jarak dekat dengan planet Mars pada Jumat (15\/5\/2026). Dalam lintasan yang disebut sebagai flyby ini, Psyche akan berada dalam jarak sekitar 4.500 kilometer dari Planet Merah tersebut. Tujuan utama dari pertemuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41131,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-41130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41130"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41130\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}