{"id":41029,"date":"2026-05-12T23:02:03","date_gmt":"2026-05-12T23:02:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/12\/sam-altman-bongkar-ambisi-elon-musk-kuasai-openai-hingga-diwariskan-ke-anak\/"},"modified":"2026-05-12T23:02:03","modified_gmt":"2026-05-12T23:02:03","slug":"sam-altman-bongkar-ambisi-elon-musk-kuasai-openai-hingga-diwariskan-ke-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/12\/sam-altman-bongkar-ambisi-elon-musk-kuasai-openai-hingga-diwariskan-ke-anak\/","title":{"rendered":"Sam Altman Bongkar Ambisi Elon Musk Kuasai OpenAI hingga Diwariskan ke Anak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/13\/1778625840_a6904ce8d5b7006418f3.jpg\" alt=\"Sam Altman Bongkar Ambisi Elon Musk Kuasai OpenAI hingga Diwariskan ke Anak\"\/><figcaption>Sam Altman dan Elon Musk(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KETEGANGAN hukum antara dua tokoh teknologi dunia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sam-altman\" title=\"Sam Altman\">Sam Altman<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/elon-musk\" title=\"Elon Musk\">Elon Musk<\/a>, memasuki babak baru. Dalam persidangan di pengadilan federal Oakland, California, pada Selasa waktu setempat, CEO <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/openai\" title=\"OpenAI\">OpenAI<\/a> Sam Altman mengungkapkan rincian mengejutkan mengenai upaya Musk untuk mengambil alih kendali penuh atas perusahaan pengembang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/chatgpt\" title=\"ChatGPT\">ChatGPT<\/a> tersebut.<\/p>\n<p>Kesaksian ini muncul di tengah gugatan hukum yang diajukan Musk terhadap Altman. Musk menuduh Altman telah &#8220;menjarah badan amal&#8221; karena mengubah status OpenAI dari organisasi nirlaba menjadi entitas komersial demi keuntungan. Namun, Altman justru membeberkan fakta sebaliknya di hadapan juri.<\/p>\n<h2>Rencana Warisan yang Mengejutkan<\/h2>\n<p>Altman menceritakan saat OpenAI didirikan pada 2015, Musk tidak hanya mendukung ide transisi menjadi bisnis profit, tetapi juga menginginkan kontrol jangka panjang yang absolut. Salah satu momen paling provokatif terjadi ketika para pendiri membahas masa depan kepemimpinan perusahaan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/657031\/openai-tolak-tuduhan-pengkhianatan-misi-awal-oleh-elon-musk\" title=\"OpenAI Tolak Tuduhan Pengkhianatan Misi Awal oleh Elon Musk\" target=\"_blank\">OpenAI Tolak Tuduhan Pengkhianatan Misi Awal oleh Elon Musk<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Momen yang sangat mendebarkan adalah ketika rekan pendiri saya bertanya, &#8216;Jika Anda memegang kendali, apa yang terjadi jika Anda meninggal?&#8217; Dia (Musk) menjawab sesuatu seperti &#8216;&#8230;mungkin kendali itu harus diwariskan kepada anak-anak saya,'&#8221; kenang Altman.<\/p>\n<p>Selain meminta kursi lebih banyak di jajaran direksi dan posisi CEO, Musk juga sempat mengusulkan agar OpenAI dijadikan anak perusahaan Tesla, perusahaan mobil listrik miliknya. Altman menyebut langkah ini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan &#8220;lebih banyak uang lebih cepat.&#8221;<\/p>\n<h2>Menolak Kontrol Tunggal<\/h2>\n<p>Altman mengeklaim Musk merasa berhak memegang kendali karena reputasinya yang mampu menarik dukungan finansial besar secara instan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/655814\/elon-musk-gugat-openai-karena-dituding-khianati-misi-pendirian\" title=\"Elon Musk Gugat OpenAI karena Dituding Khianati Misi Pendirian\" target=\"_blank\">Elon Musk Gugat OpenAI karena Dituding Khianati Misi Pendirian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jika saya membuat satu twit tentang hal ini, nilainya akan langsung melonjak drastis,&#8221; ujar Altman menirukan perkataan Musk saat itu.<\/p>\n<p>Namun, Altman bersama rekan pendiri lainnya, Greg Brockman dan Ilya Sutskever, memutuskan untuk menolak keinginan tersebut. Mereka menilai menyerahkan kendali kepada satu orang akan mencederai misi utama OpenAI dalam mengejar Artificial General Intelligence (AGI).<\/p>\n<p>&#8220;Saya merasa sangat tidak nyaman dengan hal itu,&#8221; tegas Altman. &#8220;Salah satu alasan kami mendirikan OpenAI adalah karena kami merasa tidak boleh ada satu orang pun yang mengendalikan AGI.&#8221;<\/p>\n<h2>Pecahnya Hubungan<\/h2>\n<p>Ketidaksepakatan ini berujung pada hengkangnya Elon Musk dari OpenAI pada awal 2018, yang diikuti dengan penghentian donasi rutin sebesar US$5 juta per kuartal. Altman bahkan masih mengingat jelas sebuah surel dari Musk yang menyebut bahwa OpenAI memiliki &#8220;peluang keberhasilan nol persen, bukan satu persen&#8221; tanpa kehadirannya.<\/p>\n<p>Perselisihan ini makin meruncing pada 2019 ketika OpenAI resmi membentuk anak perusahaan yang berorientasi profit. Meski Altman menawarkan kesempatan investasi, Musk menolaknya secara mentah-mentah.<\/p>\n<p>&#8220;Dia menolak karena dia tidak akan lagi berinvestasi pada perusahaan rintisan mana pun yang tidak dia kendalikan,&#8221; pungkas Altman. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/889644\/sam-altman-bongkar-ambisi-elon-musk-kuasai-openai-hingga-diwariskan-ke-anak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sam Altman dan Elon Musk(AFP) KETEGANGAN hukum antara dua tokoh teknologi dunia, Sam Altman dan Elon Musk, memasuki babak baru. Dalam persidangan di pengadilan federal Oakland, California, pada Selasa waktu setempat, CEO OpenAI Sam Altman mengungkapkan rincian mengejutkan mengenai upaya Musk untuk mengambil alih kendali penuh atas perusahaan pengembang ChatGPT tersebut. Kesaksian ini muncul di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41030,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-41029","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41029"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41029\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41029"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}