{"id":40590,"date":"2026-05-11T22:20:24","date_gmt":"2026-05-11T22:20:24","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/penumpang-terakhir-kapal-pesiar-mv-hondius-dievakuasi-kasus-hantavirus-terus-bertambah\/"},"modified":"2026-05-11T22:20:24","modified_gmt":"2026-05-11T22:20:24","slug":"penumpang-terakhir-kapal-pesiar-mv-hondius-dievakuasi-kasus-hantavirus-terus-bertambah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/penumpang-terakhir-kapal-pesiar-mv-hondius-dievakuasi-kasus-hantavirus-terus-bertambah\/","title":{"rendered":"Penumpang Terakhir Kapal Pesiar MV Hondius Dievakuasi, Kasus Hantavirus Terus Bertambah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/12\/1778537560_8c89c3f9480071808af8.jpg\" alt=\"Penumpang Terakhir Kapal Pesiar MV Hondius Dievakuasi, Kasus Hantavirus Terus Bertambah\"\/><figcaption>Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius berakhir setelah wabah Hantavirus merenggut tiga nyawa. Kasus baru terdeteksi di AS, Prancis, dan Spanyol.(BBC)<\/figcaption><\/figure>\n<p>OPERASI evakuasi penumpang dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kapal-pesiar-mv-hondius\" title=\"Kapal Pesiar MV Hondius\">kapal pesiar MV Hondius<\/a> resmi berakhir pada Senin waktu setempat setelah kapal tersebut dihantam wabah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hantavirus\" title=\"hantavirus\">Hantavirus<\/a> yang mematikan. Bersamaan dengan keberangkatan kapal menuju Belanda, otoritas kesehatan mengonfirmasi adanya tiga kasus positif baru yang terkait dengan lonjakan wabah ini.<\/p>\n<p>Enam penumpang terakhir, terdiri dari empat warga Australia, satu warga Inggris, dan satu warga Selandia Baru, telah turun dari kapal di Tenerife, Spanyol. Hingga saat ini, total tujuh kasus Hantavirus telah dikonfirmasi Organisasi Kesehatan Dunia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/who\" title=\"WHO\">WHO<\/a>), dengan dua kasus tambahan yang masih berstatus suspek.<\/p>\n<h2>Korban Jiwa dan Sebaran Kasus Global<\/h2>\n<p>Sejauh ini, tiga penumpang dilaporkan tewas setelah melakukan perjalanan dengan kapal tersebut. Korban pertama adalah seorang pria lansia asal Belanda yang meninggal pada 11 April. Istrinya kemudian meninggal di Johannesburg, Afrika Selatan, disusul oleh seorang wanita asal Jerman yang tewas di atas kapal pada 2 Mei lalu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/888331\/wabah-hantavirus-otoritas-dunia-lacak-penumpang-kapal-pesiar-mv-hondius\" title=\"Wabah Hantavirus, Otoritas Dunia Lacak Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius\" target=\"_blank\">Wabah Hantavirus, Otoritas Dunia Lacak Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Otoritas medis kini tengah memantau sebaran kasus di berbagai negara:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Spanyol: Seorang warga yang dikarantina di Madrid dinyatakan positif secara provisioris.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Prancis: Menteri Kesehatan St\u00e9phanie Rist melaporkan seorang pasien wanita dalam kondisi memburuk di Paris.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Amerika Serikat: Dua warga AS yang dievakuasi menunjukkan gejala, di mana satu orang telah terkonfirmasi positif.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Inggris: Dua warga negara Inggris kini menjalani perawatan intensif di Belanda dan Afrika Selatan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Masa Karantina dan Kontroversi Prosedur<\/h2>\n<p>Ketegangan sempat muncul terkait prosedur penanganan wabah. Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan keputusan Amerika Serikat untuk tidak sepenuhnya mengikuti pedoman isolasi 42 hari yang disarankan WHO dapat menimbulkan risiko.<\/p>\n<p>Namun, Dr. Jay Bhattacharya dari CDC AS menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Ia menyatakan penularan antarmanusia untuk virus ini tergolong jarang dan tidak boleh disamakan dengan penanganan pandemi Covid-19.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/888005\/who-wabah-hantavirus-di-kapal-pesiar-mv-hondius-bukan-awal-pandemi-baru\" title=\"WHO: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Bukan Awal Pandemi Baru\" target=\"_blank\">WHO: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Bukan Awal Pandemi Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hantavirus umumnya dibawa hewan pengerat. Namun, untuk galur Andes yang diduga menjangkiti penumpang di Amerika Selatan ini, penularan antarmanusia memang dimungkinkan. Gejalanya meliputi demam, kelelahan ekstrem, nyeri otot, hingga sesak napas.<\/p>\n<h2>Kondisi Terkini di Atas Kapal<\/h2>\n<p>Pihak operator, Oceanwide Expeditions, menyatakan saat ini tersisa 27 orang di atas kapal, termasuk 25 kru dan dua staf medis, yang akan mengawal perjalanan kapal menuju Belanda.<\/p>\n<p>Kapten kapal, Jan Dobrogowski, menyampaikan pesan emosional melalui video singkat. &#8220;Pikiran kru kami tertuju pada mereka yang kini tidak lagi bersama kita. Beberapa minggu terakhir ini sangat menantang bagi kami semua,&#8221; ujarnya sambil memuji kedisiplinan para penumpang selama masa krisis.<\/p>\n<p>Kapal MV Hondius awalnya membawa 147 penumpang dan kru dari 23 negara sejak berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April lalu. Kini, lebih dari 90 penumpang telah berhasil dipulangkan ke negara masing-masing untuk menjalani pengawasan medis ketat. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/889208\/penumpang-terakhir-kapal-pesiar-mv-hondius-dievakuasi-kasus-hantavirus-terus-bertambah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius berakhir setelah wabah Hantavirus merenggut tiga nyawa. Kasus baru terdeteksi di AS, Prancis, dan Spanyol.(BBC) OPERASI evakuasi penumpang dari kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir pada Senin waktu setempat setelah kapal tersebut dihantam wabah Hantavirus yang mematikan. Bersamaan dengan keberangkatan kapal menuju Belanda, otoritas kesehatan mengonfirmasi adanya tiga kasus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40591,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-40590","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40590"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40590\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}