{"id":40564,"date":"2026-05-11T20:53:04","date_gmt":"2026-05-11T20:53:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/antartika-timur-mencair-lebih-cepat-permukaan-laut-global-terancam\/"},"modified":"2026-05-11T20:53:04","modified_gmt":"2026-05-11T20:53:04","slug":"antartika-timur-mencair-lebih-cepat-permukaan-laut-global-terancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/antartika-timur-mencair-lebih-cepat-permukaan-laut-global-terancam\/","title":{"rendered":"Antartika Timur Mencair Lebih Cepat, Permukaan Laut Global Terancam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/11\/1778509007_df5d693d26d7644654de.jpeg\" alt=\"Antartika Timur Mencair Lebih Cepat, Permukaan Laut Global Terancam\"\/><figcaption>Penelitian iC3 Polar Research Hub mengungkap saluran bawah es Antartika Timur mempercepat pencairan hingga 10 kali lipat.(Dok. California Institute of Technology)<\/figcaption><\/figure>\n<p>WILAYAH\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/antartika-timur\" title=\"Antartika Timur\">Antartika Timur<\/a> yang selama ini dianggap sebagai benteng es paling stabil di bumi ternyata menyimpan kerentanan besar akibat adanya saluran tersembunyi di bawah permukaannya. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa saluran-saluran ini menjebak air laut hangat dan mempercepat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pengikisan-es\" title=\"pengikisan es\">pengikisan es<\/a> jauh melampaui prediksi model iklim saat ini.<\/p>\n<p>Penelitian yang dilakukan oleh<em> iC3 Polar Research Hub di Troms\u00f8, <\/em>Norwegia, menunjukkan bahwa struktur bawah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lapisan-es\" title=\"lapisan es\">Lapisan Es<\/a> Fimbulisen memiliki parit-parit panjang yang aktif menjebak panas laut. Mekanisme ini menyebabkan tingkat pencairan di dalam saluran meningkat hingga satu orde magnitudo atau 10 kali lipat dibandingkan area dengan permukaan halus.<\/p>\n<p>Tore Hattermann, pemimpin penelitian tersebut, menjelaskan bahwa bentuk bagian bawah lapisan es berperan aktif dalam proses kerusakan ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/839332\/apa-itu-doomsday-gletser-julukan-untuk-gletser-thwaites-dan-mengapa-hal-itu-penting\" title=\"Apa Itu Doomsday Gletser, Julukan Untuk Gletser Thwaites dan Mengapa Hal Itu Penting?\" target=\"_blank\">Apa Itu Doomsday Gletser, Julukan Untuk Gletser Thwaites dan Mengapa Hal Itu Penting?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami menemukan bahwa bentuk bagian bawah lapisan es bukan sekadar fitur pasif. Ia dapat secara aktif menjebak panas laut tepat di tempat di mana pencairan tambahan paling berdampak,&#8221; tegas Hattermann.<\/p>\n<p>Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas struktural Antartika Timur. Jika saluran-saluran tersebut terus melebar dan mendalam, lapisan es dapat pecah dan kehilangan fungsinya sebagai penahan gletser raksasa di daratan.<\/p>\n<p>Tanpa penahan tersebut, gletser akan meluncur lebih cepat ke samudera dan memicu kenaikan permukaan air laut global secara signifikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/825925\/temuan-es-antartika-berusia-6-juta-tahun-ungkap-jejak-pemanasan-bumi\" title=\"Temuan Es Antartika Berusia 6 Juta Tahun Ungkap Jejak Pemanasan Bumi\" target=\"_blank\">Temuan Es Antartika Berusia 6 Juta Tahun Ungkap Jejak Pemanasan Bumi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Peneliti lainnya, Qin Zhou, menambahkan bahwa temuan ini membuktikan wilayah yang dianggap dingin pun bisa sangat rapuh. &#8220;Apa yang mengejutkan adalah bahwa aliran masuk air dalam yang lebih hangat, bahkan dalam jumlah sedang, dapat memberikan dampak besar ketika dasar lapisan es memiliki saluran,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Studi yang diterbitkan dalam jurnal <em>Nature Communications<\/em> ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pembuat kebijakan. Model iklim global saat ini dinilai belum memperhitungkan mekanisme saluran bawah es tersebut, sehingga proyeksi kenaikan air laut yang ada sekarang kemungkinan besar terlalu rendah dari ancaman yang sebenarnya.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Fakta Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Temuan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lokasi Penelitian<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lapisan Es Fimbulisen, Antartika Timur<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lembaga Riset<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">iC3 Polar Research Hub, Norwegia<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Kecepatan Mencair<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Hingga 10 kali lipat di area saluran bawah es<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Dampak Global<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Potensi kenaikan permukaan air laut yang lebih cepat<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>(Earth\/Science Daily\/Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/889131\/antartika-timur-mencair-lebih-cepat-permukaan-laut-global-terancam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian iC3 Polar Research Hub mengungkap saluran bawah es Antartika Timur mempercepat pencairan hingga 10 kali lipat.(Dok. California Institute of Technology) WILAYAH\u00a0Antartika Timur yang selama ini dianggap sebagai benteng es paling stabil di bumi ternyata menyimpan kerentanan besar akibat adanya saluran tersembunyi di bawah permukaannya. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa saluran-saluran ini menjebak air laut hangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-40564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}