{"id":40548,"date":"2026-05-11T20:06:21","date_gmt":"2026-05-11T20:06:21","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/sidang-tuntutan-kasus-korupsi-chromebook-nadiem-makarim-digelar-hari-ini\/"},"modified":"2026-05-11T20:06:21","modified_gmt":"2026-05-11T20:06:21","slug":"sidang-tuntutan-kasus-korupsi-chromebook-nadiem-makarim-digelar-hari-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/sidang-tuntutan-kasus-korupsi-chromebook-nadiem-makarim-digelar-hari-ini\/","title":{"rendered":"Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Digelar Hari Ini"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/12\/1778529223_079ce6715833f0f8b840.jpg\" alt=\"Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Digelar Hari Ini\"\/><figcaption>Terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (11\/5\/2026).(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SIDANG<b> <\/b>kasus dugaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/korupsi\" title=\"korupsi\">korupsi<\/a> pengadaan <em>laptop <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/chromebook\" title=\"Chromebook\">Chromebook<\/a><\/em> yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019\u20132024, Nadiem Anwar Makarim, memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan akan membacakan tuntutan pidana dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13\/5).<\/p>\n<p>Keputusan ini diambil setelah Hakim Ketua Purwanto Abdullah menyatakan bahwa seluruh rangkaian sidang pembuktian telah selesai. Pernyataan tersebut disampaikan saat menutup sidang pemeriksaan terdakwa pada Senin (11\/5) malam.<\/p>\n<p>&#8220;Atas permintaan penuntut umum, mohon untuk diberikan kesempatan membacakan tuntutan di hari Rabu, 13 Mei 2026,&#8221; ujar Hakim Ketua Purwanto di ruang sidang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/874532\/nadiem-makarim-siap-jalani-sidang-lanjutan-meski-baru-jalani-operasi-keempat\" title=\"Nadiem Makarim Siap Jalani Sidang Lanjutan Meski Baru Jalani Operasi Keempat\" target=\"_blank\">Nadiem Makarim Siap Jalani Sidang Lanjutan Meski Baru Jalani Operasi Keempat<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Pengalihan Status Tahanan<\/h3>\n<p>Menjelang pembacaan tuntutan, Majelis Hakim mengabulkan permohonan pengalihan status penahanan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nadiem-makarim\" title=\"Nadiem Makarim\">Nadiem Makarim<\/a>. Terhitung sejak Selasa (12\/5), status Nadiem resmi dialihkan dari tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) menjadi tahanan rumah.<\/p>\n<p>Hakim Ketua menegaskan bahwa keputusan tersebut murni didasarkan pada pertimbangan kondisi kesehatan terdakwa, tanpa ada faktor intervensi lainnya. Meski demikian, pengalihan ini disertai syarat ketat. Jika Nadiem terbukti melanggar ketentuan tahanan rumah, Majelis Hakim tidak segan untuk mengembalikannya ke sel tahanan negara.<\/p>\n<h3>Dugaan Kerugian Negara dan Aliran Dana<\/h3>\n<p>Dalam perkara ini, Nadiem didakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan <em>laptop Chromebook<\/em> dan <em>Chrome Device Management<\/em> (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek tahun anggaran 2019\u20132022. Proyek tersebut dinilai tidak sesuai dengan perencanaan dan prinsip pengadaan barang\/jasa pemerintah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/853049\/pengamat-soroti-narasi-sakit-dan-laporan-balik-pada-kasus-chromebook\" title=\"Pengamat Soroti Narasi Sakit dan Laporan Balik pada Kasus Chromebook\" target=\"_blank\">Pengamat Soroti Narasi Sakit dan Laporan Balik pada Kasus Chromebook<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berikut adalah rincian data kerugian negara dan dugaan aliran dana dalam kasus tersebut:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2; text-align: left;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Deskripsi Kerugian \/ Aliran Dana<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Nilai (Estimasi)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Total Kerugian Keuangan Negara<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp2,18 Triliun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kerugian Program Digitalisasi Pendidikan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp1,56 Triliun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kerugian Pengadaan CDM (44,05 juta dolar AS)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp621,39 Miliar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Dugaan Penerimaan Dana oleh Terdakwa<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp809,59 Miliar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Harta Surat Berharga Nadiem (LHKPN 2022)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp5,59 Triliun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Jaksa menyebutkan bahwa sebagian dana yang diterima Nadiem diduga berasal dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia, di mana sumber dana tersebut disinyalir berasal dari investasi Google senilai US$786,99 juta.<\/p>\n<h3>Keterlibatan Pihak Lain<\/h3>\n<p>Nadiem tidak sendirian dalam perkara ini. Ia didakwa melakukan perbuatan tersebut bersama-sama dengan beberapa pihak lain yang diproses dalam berkas persidangan terpisah, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Ibrahim Arief alias Ibam<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mulyatsyah<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Sri Wahyuningsih<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Jurist Tan (Status: Buron)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Atas perbuatannya, Nadiem dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 <em>juncto<\/em> Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 <em>jo.<\/em> Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Eks Mendikbudristek tersebut kini terancam hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/889193\/sidang-tuntutan-kasus-korupsi-chromebook-nadiem-makarim-digelar-hari-ini\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (11\/5\/2026).(MI\/Usman Iskandar) SIDANG kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019\u20132024, Nadiem Anwar Makarim, memasuki babak baru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-40548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}