{"id":40381,"date":"2026-05-11T12:40:36","date_gmt":"2026-05-11T12:40:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/tragis-lansia-di-pekalongan-tewas-diduga-dianiaya-anak-kandung-sendiri\/"},"modified":"2026-05-11T12:40:36","modified_gmt":"2026-05-11T12:40:36","slug":"tragis-lansia-di-pekalongan-tewas-diduga-dianiaya-anak-kandung-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/11\/tragis-lansia-di-pekalongan-tewas-diduga-dianiaya-anak-kandung-sendiri\/","title":{"rendered":"Tragis, Lansia di Pekalongan Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandung Sendiri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/11\/1778503191_8291553cbac318e63ebf.jpg\" alt=\"Tragis, Lansia di Pekalongan Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandung Sendiri\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DIDUGA alami depresi, seorang anak di Kota <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pekalongan\" title=\"Pekalongan\">Pekalongan<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jawa-tengah\" title=\"Jawa Tengah\">Jawa Tengah<\/a>, nekad menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cobek\" title=\"cobek\">cobek<\/a> batu\/alat untuk menyambal.<\/p>\n<p>Warga gang gotong-royong Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan tersebut terkejut dengan ulah Muhammad Sidik Permana (25), yang diduga tega memghilangkan nyawa ibu kandungnya sendiri yang sudah berusia lanjut, pada Minggu (10\/5\/2026) menjelang dini hari.<\/p>\n<p>Korban Tarsimi (66), diduga dipukul kepalanya oleh anak bungsunya dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cobek-batu\" title=\"Cobek Batu\">cobek batu<\/a> hingga mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia setelah dua jam lebih mendapatkan perawatan di rumah sakit.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/885251\/kpk-dalami-kasus-korupsi-fadia-arafiq-dugaan-pengondisian-outsourcing-libatkan-pt-rnb\" title=\"KPK Dalami Kasus Korupsi Fadia Arafiq, Dugaan Pengondisian Outsourcing Libatkan PT RNB\" target=\"_blank\">KPK Dalami Kasus Korupsi Fadia Arafiq, Dugaan Pengondisian Outsourcing Libatkan PT RNB<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kejadian berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB di rumah korban. Saat kejadian, korban \u00a0tengah bersiap tidur di kamar belakang rumah. Sedangkan anggota keluarga lain berada di bagian depan rumah.\u00a0<\/p>\n<p>Kakak kedua pelaku, Sri Lestari, menuturkan mendengar keributan dari arah belakang rumah sebelum akhirnya mendapati sang ibu sudah tergeletak bersimbah darah.<\/p>\n<p>\u201cJadi kejadiannya di belakang, soalnya ibu saya memang tidurnya di belakang. Kamar saya sebelahnya,\u201d ujar Sri Lestari di rumahnya, Senin (11\/5\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/862693\/ledakan-petasan-makan-korban-di-pekalongan-polisi-lakukan-penanganan\" title=\"Ledakan Petasan Makan Korban di Pekalongan, Polisi Lakukan Penanganan\" target=\"_blank\">Ledakan Petasan Makan Korban di Pekalongan, Polisi Lakukan Penanganan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sri Lestari menyebut korban saat itu masih dalam kondisi sadar ketika keluarga datang menolong dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun sekitar dua jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.<\/p>\n<p>\u201cSaat itu masih hidup, masih sadar waktu dibawa ke rumah sakit,\u201d tutur Sri Lestari.<\/p>\n<p>Di lokasi kejadian, warga menemukan cobek batu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.<\/p>\n<p>Sri Lestari mengaku tidak mengetahui pasti bagaimana peristiwa itu terjadi karena saat ia datang, adiknya sudah berdiri di dekat korban yang terkapar.<\/p>\n<p>\u201cIya Itu kayak ada cobek pecah gitu sih,\u201d ucap Sri Lestari.<\/p>\n<p>Pihak keluarga menyebut tidak pernah ada persoalan maupun pertengkaran antara korban dan pelaku sebelumnya. Sri Lestari menduga tindakan nekat adiknya dipicu gangguan kejiwaan yang kembali kambuh.<\/p>\n<p>\u201cMemang nggak ada masalah. Wong itu ibu sama anak,\u201d terang Sri Lestari.<\/p>\n<p>Menurut Sri Lestari sang adik sudah mengalami gangguan jiwa sejak sekitar satu tahun terakhir dan sempat menjalani pengobatan. Sebelum sakit, pelaku disebut bekerja normal seperti biasa.<\/p>\n<p>Usai kejadian, pelaku diamankan warga sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan kondisi kejiwaan di rumah sakit. Keluarga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.<\/p>\n<p>\u201cYa penginnya yang terbaik. Jangan sampai ada korban lagi,\u201d jela Sri Lestari.<\/p>\n<p>Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan kronologi dan kondisi kejiwaan terduga pelaku. (JI)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/889077\/tragis-lansia-di-pekalongan-tewas-diduga-dianiaya-anak-kandung-sendiri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) DIDUGA alami depresi, seorang anak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, nekad menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan menggunakan cobek batu\/alat untuk menyambal. Warga gang gotong-royong Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan tersebut terkejut dengan ulah Muhammad Sidik Permana (25), yang diduga tega memghilangkan nyawa ibu kandungnya sendiri yang sudah berusia lanjut, pada Minggu (10\/5\/2026) menjelang dini hari. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-40381","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40381"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40381\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}