{"id":39541,"date":"2026-05-09T11:10:07","date_gmt":"2026-05-09T11:10:07","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/09\/gunung-dukono-meletus-tiga-pendaki-dilaporkan-tewas\/"},"modified":"2026-05-09T11:10:07","modified_gmt":"2026-05-09T11:10:07","slug":"gunung-dukono-meletus-tiga-pendaki-dilaporkan-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/09\/gunung-dukono-meletus-tiga-pendaki-dilaporkan-tewas\/","title":{"rendered":"Gunung Dukono Meletus, Tiga Pendaki Dilaporkan Tewas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/09\/1778307338_493578b11bbe6f481d1e.jpg\" alt=\"Gunung Dukono Meletus, Tiga Pendaki Dilaporkan Tewas\"\/><figcaption>Erupsi Gunung Dukono(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bencana alam melanda wilayah Maluku Utara setelah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gunung-dukono\" title=\"Gunung Dukono\">Gunung Dukono<\/a> yang terletak di Pulau Halmahera mengalami erupsi dahsyat pada Jumat (8\/5). Insiden ini dikabarkan menyebabkan tiga orang pendaki dilaporkan tewas.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan awal, dari tiga korban jiwa yang ditemukan, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura. Identitas para korban saat ini masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang setempat.<\/p>\n<h2>Proses Evakuasi dan Pencarian Korban Hilang<\/h2>\n<p>Tim SAR gabungan bersama relawan dan masyarakat setempat terus berupaya melakukan penyisiran di jalur pendakian meskipun aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih fluktuatif. Fokus utama saat ini adalah menemukan 10 pendaki yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/881234\/gunung-dukono-erupsi-kolom-abu-capai-14-kilometer\" title=\"Gunung Dukono Erupsi: Kolom Abu Capai 1,4 Kilometer\" target=\"_blank\">Gunung Dukono Erupsi: Kolom Abu Capai 1,4 Kilometer<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Medan yang sulit serta ancaman abu vulkanik dan material panas menjadi tantangan utama dalam operasi penyelamatan ini. Pihak berwenang telah menutup total akses pendakian dan menetapkan zona bahaya di sekitar kawah gunung.<\/p>\n<p><strong>Peringatan Keselamatan:<\/strong> Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati radius bahaya yang telah ditetapkan oleh PVMBG guna menghindari ancaman erupsi susulan.<\/p>\n<h2>Kondisi Geologis Indonesia<\/h2>\n<p>Peristiwa ini kembali mengingatkan pada tingginya risiko bencana geologi di Indonesia. Sebagai negara yang berada di jalur <em>Ring of Fire<\/em>, Indonesia tercatat memiliki hampir 130 gunung berapi aktif, menjadikannya salah satu wilayah dengan aktivitas vulkanik paling intens di dunia.<\/p>\n<p>Gunung Dukono sendiri merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif di Pulau Halmahera dan sering menunjukkan aktivitas erupsi menerus dalam skala kecil hingga menengah. Namun, erupsi yang terjadi pada Jumat ini berdampak fatal bagi para pendaki yang berada di lokasi.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, data mengenai jumlah total pendaki yang berada di area puncak saat erupsi terjadi masih terus divalidasi oleh pihak pengelola taman nasional dan kepolisian setempat. (AFP\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/888409\/gunung-dukono-meletus-tiga-pendaki-dilaporkan-tewas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Erupsi Gunung Dukono(Antara) Bencana alam melanda wilayah Maluku Utara setelah Gunung Dukono yang terletak di Pulau Halmahera mengalami erupsi dahsyat pada Jumat (8\/5). Insiden ini dikabarkan menyebabkan tiga orang pendaki dilaporkan tewas. Berdasarkan laporan awal, dari tiga korban jiwa yang ditemukan, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura. Identitas para korban saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39542,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-39541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39541"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39541\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}