{"id":39525,"date":"2026-05-09T10:15:18","date_gmt":"2026-05-09T10:15:18","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/09\/pameran-tunggal-wening-rasa-representasi-50-tahun-dan-misi-kesehatan-mental\/"},"modified":"2026-05-09T10:15:18","modified_gmt":"2026-05-09T10:15:18","slug":"pameran-tunggal-wening-rasa-representasi-50-tahun-dan-misi-kesehatan-mental","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/09\/pameran-tunggal-wening-rasa-representasi-50-tahun-dan-misi-kesehatan-mental\/","title":{"rendered":"Pameran Tunggal Wening Rasa Representasi 50 Tahun dan Misi Kesehatan Mental"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/09\/1778321264_ef8e0125f05fb5ff89a8.jpg\" alt=\"Pameran Tunggal Wening Rasa: Representasi 50 Tahun dan Misi Kesehatan Mental\"\/><figcaption>Pameran Tunggal Wening Rasa(Tatra)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pameran\" title=\"Pameran\">Pameran<\/a> tunggal bertajuk &#8216;Wening Rasa&#8217;\u00a0resmi digelar untuk menandai 50 tahun perjalanan berkarya sang maestro, Hendarto. Perhelatan yang diinisiasi oleh program The Art Hub dari Tatra Kreativ bekerja sama dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/seniman\" title=\"Seniman\">seniman<\/a> Noor Ibrahim ini bukan sekadar ajang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pameran-lukisan\" title=\"Pameran Lukisan\">pameran lukisan<\/a> biasa, melainkan sebuah misi besar yang menyentuh aspek memori kolektif hingga kesehatan mental.<\/p>\n<p>Dalam filosofi budaya Jawa, \u2018Wening Rasa\u2019 dimaknai sebagai pencapaian spiritualitas tertinggi yang melampaui panca indra. Ia merepresentasikan kejernihan batin dan ketajaman intuisi dalam menangkap hakikat kehidupan yang paling murni. Esensi inilah yang dituangkan Hendarto (75) ke dalam karya-karyanya yang dikenal memiliki gaya visual perpaduan abstrak dan surealis.<\/p>\n<p>Pameran ini menjadi upaya recall terhadap konsistensi luar biasa Hendarto di kancah seni rupa nasional dan internasional selama setengah abad. Melalui karya-karyanya, generasi baru diajak untuk mengenal kedalaman narasi batin sang maestro.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/695310\/mengintip-karya-seni-milik-gallerist-hingga-kolektor-di-pameran-arise\" title=\"Mengintip Karya Seni Milik Gallerist hingga Kolektor di Pameran Arise\" target=\"_blank\">Mengintip Karya Seni Milik Gallerist hingga Kolektor di Pameran Arise<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami tidak hanya menampilkan karya-karya Hendarto, pameran ini juga dirancang sebagai platform kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan seni rupa dengan dimensi kesehatan mental profesional dan pendidikan seni,\u201d ujar Aswan Tatra, pendiri Tatra Kreativ.<\/p>\n<p>Salah satu pilar penting dalam pameran ini adalah program regenerasi. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilibatkan secara aktif dalam ekosistem seni profesional melalui rangkaian workshop. Tujuannya adalah mengasah hard skill melukis sekaligus memperkuat soft skill dalam memaknai sebuah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karya-seni\" title=\"Karya Seni\">karya seni<\/a> secara mendalam.<\/p>\n<p>Seni sebagai Instrumen Wellness Korporasi<br \/>&#13;<br \/>\nMenariknya, &#8220;Wening Rasa&#8221; juga menyasar sektor produktif melalui konsep corporate wellness. Seni diposisikan sebagai instrumen esensial untuk membangun kesejahteraan mental di lingkungan kerja. Melalui sesi khusus seperti Art Healing, dunia korporasi diajak mengintegrasikan nilai-nilai empati dan kesehatan mental ke dalam budaya kerja mereka.<\/p>\n<h2>Informasi Pameran &amp; Agenda Utama<\/h2>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Lokasi: NIMCA Museum, Yogyakarta<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Durasi: 10 Mei-6 Juni 2026<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>9 Mei (16.30 WIB): Pembukaan Pameran (Side Garden NIMCA Museum)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>17 Mei (15.30 WIB): Live Painting &amp; Art Talk (High School Session)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>24 Mei (16.00 WIB): Artist Talk (Hendarto, Noor Ibrahim &amp; Friends)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>30 Mei (15.30 WIB): Art Healing Session (Corporate &amp; Public)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Pameran Wening Rasa\u00a0diharapkan menjadi oase bagi publik seni dan masyarakat umum di Yogyakarta, sekaligus membuktikan bahwa seni rupa memiliki kekuatan transformatif yang mampu melampaui batas-batas estetika menuju kebermanfaatan sosial yang lebih luas. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/888448\/pameran-tunggal-wening-rasa-representasi-50-tahun-dan-misi-kesehatan-mental\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pameran Tunggal Wening Rasa(Tatra) Pameran tunggal bertajuk &#8216;Wening Rasa&#8217;\u00a0resmi digelar untuk menandai 50 tahun perjalanan berkarya sang maestro, Hendarto. Perhelatan yang diinisiasi oleh program The Art Hub dari Tatra Kreativ bekerja sama dengan seniman Noor Ibrahim ini bukan sekadar ajang pameran lukisan biasa, melainkan sebuah misi besar yang menyentuh aspek memori kolektif hingga kesehatan mental. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39526,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-39525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39525"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39525\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}