{"id":38354,"date":"2026-05-06T20:36:04","date_gmt":"2026-05-06T20:36:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/06\/muhammadiyah-dan-vatikan-jalin-kerja-sama-pendidikan\/"},"modified":"2026-05-06T20:36:04","modified_gmt":"2026-05-06T20:36:04","slug":"muhammadiyah-dan-vatikan-jalin-kerja-sama-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/06\/muhammadiyah-dan-vatikan-jalin-kerja-sama-pendidikan\/","title":{"rendered":"Muhammadiyah dan Vatikan Jalin Kerja Sama Pendidikan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/06\/1778078978_5219e5001e3aca1d4f76.jpg\" alt=\"Muhammadiyah dan Vatikan Jalin Kerja Sama Pendidikan\"\/><figcaption>Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mewakili salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, resmi menginisiasi kerja sama strategis dengan Dikasteri Dialog Antaragama Takhta Suci.(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>HUBUNGAN<b> <\/b>bilateral antara Indonesia dan Takhta Suci <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/vatikan\" title=\"vatikan\">Vatikan<\/a> memasuki babak baru yang progresif di sektor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pendidikan\" title=\"pendidikan\">pendidikan<\/a>. Universitas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/muhammadiyah\" title=\"muhammadiyah\">Muhammadiyah<\/a> Yogyakarta (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/umy\" title=\"umy\">UMY<\/a>), mewakili salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, resmi menginisiasi kerja sama strategis dengan Dikasteri <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dialog-antaragama\" title=\"dialog antaragama\">Dialog Antaragama<\/a> Takhta Suci.<\/p>\n<p>Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan yang berlangsung pada 5 Mei 2026 di kantor Dikasteri Vatikan. UMY akan bertindak sebagai jembatan komunikasi antara Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan pihak Vatikan untuk menyusun Nota Kesepahaman (MoU) yang komprehensif.<\/p>\n<h3>Implementasi Nyata Deklarasi Istiqlal<\/h3>\n<p>Inisiatif ini dipandang sebagai langkah konkret untuk menghidupkan kembali semangat &#8220;Deklarasi Istiqlal&#8221; yang ditandatangani oleh almarhum Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, pada 2024. Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, menekankan pentingnya menerjemahkan dokumen sejarah tersebut ke dalam aksi nyata.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/opini\/820723\/menakar-dampak-revitalisasi-sekolah-terhadap-kualitas-pendidikan-nasional\" title=\"Menakar Dampak Revitalisasi Sekolah terhadap Kualitas Pendidikan Nasional\" target=\"_blank\">Menakar Dampak Revitalisasi Sekolah terhadap Kualitas Pendidikan Nasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKita perlu mengingat kembali Deklarasi Istiqlal tersebut melalui kegiatan kerja sama,\u201d ujar Dubes Trias.<\/p>\n<p>Senada dengan hal tersebut, Kardinal George Jacob Koovakad, Prefek Dikasteri Dialog Antaragama Takhta Suci, menegaskan bahwa nilai-nilai perdamaian yang ditinggalkan Paus Fransiskus harus terus diperdengarkan kepada publik dunia.<\/p>\n<h3>Pendidikan sebagai Alat Perdamaian<\/h3>\n<p>Kardinal Koovakad memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam dunia pendidikan yang inklusif. Ia menekankan bahwa akses pendidikan yang setara bagi perempuan dan kaum marginal adalah kunci untuk mempromosikan martabat manusia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/opini\/818578\/mendidik-anak-yatim-piatu-sosial-dan-pentingnya-partisipasi-semesta\" title=\"Mendidik Anak Yatim Piatu Sosial dan Pentingnya Partisipasi Semesta\" target=\"_blank\">Mendidik Anak Yatim Piatu Sosial dan Pentingnya Partisipasi Semesta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPendidikan merupakan alat utama untuk mencerahkan kaum muda, mempromosikan martabat manusia, dan mencegah ekstremisme,\u201d tegas Kardinal Koovakad saat menerima delegasi UMY.<\/p>\n<p>Berikut adalah daftar delegasi dan tokoh kunci yang hadir dalam pertemuan bersejarah tersebut:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Pihak<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Perwakilan Utama<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. (Rektor) &amp; Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag (Wakil Rektor)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">PP Muhammadiyah<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan (Ketua MPKSDI) &amp; Velandani Prakoso (Majelis Diktilitbang)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Takhta Suci Vatikan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Kardinal George Jacob Koovakad &amp; Pastor Markus Solo Kewuta SVD<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pemerintah RI<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Michael Trias Kuncahyono (Dubes RI untuk Takhta Suci)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Kolaborasi Akademik Lintas Agama<\/h3>\n<p>Rektor UMY, Prof. Achmad Nurmandi, menjelaskan bahwa Muhammadiyah saat ini mengelola 164 universitas di Indonesia dengan semangat inklusivitas yang tinggi. Sebagai contoh, di Universitas Muhammadiyah Kupang, sebanyak 80% mahasiswanya beragama Katolik. Hal ini menunjukkan kesiapan Muhammadiyah untuk berkolaborasi dengan institusi pendidikan di bawah naungan Vatikan.<\/p>\n<p>Pastor Markus Solo Kewuta SVD, satu-satunya WNI yang bertugas di Dikasteri tersebut, menambahkan bahwa setelah MoU ditandatangani, akan dibentuk mekanisme pertemuan reguler antara Universitas Muhammadiyah dan Universitas Kepausan (Pontifical Universities).<\/p>\n<div style=\"background-color: #eef2f7; padding: 15px; border-left: 5px solid #2196F3; margin: 20px 0;\"><strong>Fokus Kerja Sama Masa Depan:<\/strong><\/p>\n<p>Pertemuan reguler mendatang akan melibatkan akademisi dan mahasiswa untuk membahas isu-isu global kontemporer, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kecerdasan Artifisial (AI)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Hak Asasi Manusia (HAM)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pencegahan Perdagangan Manusia<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Perubahan Iklim<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Sebagai tindak lanjut, KBRI Takhta Suci akan mengoordinasikan PP Muhammadiyah, Dikasteri Dialog Antaragama, dan Kementerian Agama RI untuk mematangkan implementasi teknis dari kerja sama ini, demi mewujudkan perdamaian dunia melalui jalur pendidikan. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/887448\/muhammadiyah-dan-vatikan-jalin-kerja-sama-pendidikan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mewakili salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, resmi menginisiasi kerja sama strategis dengan Dikasteri Dialog Antaragama Takhta Suci.(MI\/HO) HUBUNGAN bilateral antara Indonesia dan Takhta Suci Vatikan memasuki babak baru yang progresif di sektor pendidikan. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mewakili salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, resmi menginisiasi kerja sama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":38355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-38354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}