{"id":38304,"date":"2026-05-06T18:25:05","date_gmt":"2026-05-06T18:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/06\/sambut-menlu-iran-tiongkok-desak-pembukaan-kembali-selat-hormuz\/"},"modified":"2026-05-06T18:25:05","modified_gmt":"2026-05-06T18:25:05","slug":"sambut-menlu-iran-tiongkok-desak-pembukaan-kembali-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/06\/sambut-menlu-iran-tiongkok-desak-pembukaan-kembali-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Sambut Menlu Iran, Tiongkok Desak Pembukaan kembali Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/06\/1778084123_3488c956086156e05d2a.jpg\" alt=\"Sambut Menlu Iran, Tiongkok Desak Pembukaan kembali Selat Hormuz\"\/><figcaption>Abbas Araghchi dan Wang Yi.(Al Jazeera)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MENTERI Luar Negeri Tiongkok, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wang-yi\" title=\"Wang Yi\">Wang Yi<\/a>, secara resmi mendesak agar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a> segera dibuka kembali sesegera mungkin. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Iran, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/abbas-araghchi\" title=\"Abbas Araghchi\">Abbas Araghchi<\/a>, di Beijing pada Rabu (6\/5\/2026).<\/p>\n<p>Pertemuan itu menandai kunjungan perdana Araghchi ke Tiongkok sejak pecahnya perang Iran. Selain membahas jalur perdagangan maritim yang krusial tersebut, Wang Yi menekankan bahwa pencapaian gencatan senjata yang langgeng merupakan prioritas mendesak\u00a0bagi stabilitas kawasan dan dunia.<\/p>\n<h2>Stabilitas Selat Hormuz dan Keamanan Energi<\/h2>\n<p>Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi distribusi minyak dunia, saat ini hampir tidak dapat dilalui akibat blokade yang diberlakukan oleh pihak Iran maupun Amerika Serikat (AS) sejak konflik bermula. Kondisi ini telah mengganggu rantai pasok energi global secara signifikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/887129\/menlu-iran-abbas-araghchi-tiba-di-beijing-temui-wang-yi-jelang-kunjungan-donald-trump\" title=\"Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di Beijing, Temui Wang Yi Jelang Kunjungan Donald Trump\" target=\"_blank\">Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di Beijing, Temui Wang Yi Jelang Kunjungan Donald Trump<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Tiongkok percaya bahwa mencapai gencatan senjata yang komprehensif adalah prioritas utama, sementara pembukaan kembali permusuhan akan menjadi hal yang sangat tidak diinginkan,&#8221; ujar Wang Yi sebagaimana dikutip dari media pemerintah Tiongkok.<\/p>\n<p>Wang menambahkan bahwa komunitas internasional memiliki kekhawatiran yang sama mengenai pemulihan navigasi yang normal dan aman di selat tersebut. Tiongkok berharap pihak-pihak terkait segera merespons seruan dunia internasional untuk memulihkan jalur tersebut.<\/p>\n<p><strong>Konteks Ekonomi:<\/strong> Tiongkok merupakan pembeli utama minyak Iran. Berdasarkan data Center on Global Energy Policy tahun 2025, Tiongkok mengimpor 1,38 juta barel minyak mentah per hari dari Iran\u00a0atau sekitar 12% dari total impor minyak mentah Tiongkok.<\/p>\n<h2>Diplomasi Menjelang KTT Xi-Trump<\/h2>\n<p>Pertemuan di Beijing ini berlangsung hanya satu minggu sebelum Presiden AS <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak (KTT) dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping. Agenda utama KTT tersebut diprediksi akan berfokus pada penyelesaian perang Iran dan normalisasi jalur Selat Hormuz.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/886643\/iran-sebut-proyek-kebebasan-as-di-selat-hormuz-jalan-buntu\" title=\"Iran Sebut Proyek Kebebasan AS di Selat Hormuz 'Jalan Buntu'\" target=\"_blank\">Iran Sebut Proyek Kebebasan AS di Selat Hormuz &#8216;Jalan Buntu&#8217;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tiongkok selama ini berupaya mengambil peran sebagai mediator tanpa terlibat langsung dalam konflik fisik. Beijing berulang kali mendesak AS dan Iran untuk mengedepankan dialog. Upaya diplomasi Tiongkok sebelumnya membuahkan hasil saat membantu mengamankan penerimaan gencatan senjata yang diperantarai Pakistan pada April lalu.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, Wang Yi juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Di sisi lain, Menlu Araghchi menegaskan bahwa kerja sama antara Teheran dan Beijing akan semakin kuat di masa depan.<\/p>\n<h2>Ketegangan dengan Amerika Serikat<\/h2>\n<p>Meskipun Tiongkok sangat bergantung pada Selat Hormuz, Presiden Donald Trump menyatakan di Gedung Putih bahwa Presiden Xi Jinping tetap bersikap sangat hormat\u00a0terhadap posisi AS. Trump mengeklaim bahwa Tiongkok tidak akan menantang AS di bawah kepemimpinannya.<\/p>\n<p>Namun, Beijing tetap melontarkan kritik tajam terhadap blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran. Tiongkok\u00a0menyebutnya sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan berbahaya\u00a0yang dapat merusak kesepakatan gencatan senjata yang masih rapuh.<\/p>\n<p>Kunjungan Trump ke Tiongkok pekan depan, jika terealisasi, akan menjadi kunjungan pertama Presiden AS ke Tiongkok dalam hampir satu dekade terakhir, setelah sempat tertunda akibat serangan luas AS dan Israel ke Iran pada Maret lalu. (BBC\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/887484\/sambut-menlu-iran-tiongkok-desak-pembukaan-kembali-selat-hormuz\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Abbas Araghchi dan Wang Yi.(Al Jazeera) MENTERI Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, secara resmi mendesak agar Selat Hormuz segera dibuka kembali sesegera mungkin. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di Beijing pada Rabu (6\/5\/2026). Pertemuan itu menandai kunjungan perdana Araghchi ke Tiongkok sejak pecahnya perang Iran. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":38305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-38304","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38304"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38304\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}