{"id":36887,"date":"2026-05-04T06:46:54","date_gmt":"2026-05-04T06:46:54","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/04\/mui-dukung-proses-hukum-pelaku-pencabulan-di-ponpers-pati\/"},"modified":"2026-05-04T06:46:54","modified_gmt":"2026-05-04T06:46:54","slug":"mui-dukung-proses-hukum-pelaku-pencabulan-di-ponpers-pati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/05\/04\/mui-dukung-proses-hukum-pelaku-pencabulan-di-ponpers-pati\/","title":{"rendered":"MUI Dukung Proses Hukum Pelaku Pencabulan di Ponpers Pati"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/04\/1777876106_44bbacacac74ab81eb6d.jpg\" alt=\"MUI Dukung Proses Hukum Pelaku Pencabulan di Ponpers Pati\"\/><figcaption>Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis(Instagram\/@muipusat)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/majelis-ulama-indonesia\" title=\"Majelis Ulama Indonesia\">MAJELIS Ulama Indonesia<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mui\" title=\"MUI\">MUI<\/a>) mendukung proses hukum terhadap terduga pelaku pencabulan di Pondok Pesantren (Ponpers) Pati. Puluhan santri diduga menjadi korban pencabulan di sebuah pesantren Pati, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menekankan setiap bentuk pelanggaran, terlebih yang terjadi di lembaga pendidikan, harus segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya tindakan main hakim sendiri akibat lambatnya penegakan hukum.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSaya secara pribadi maupun sebagai pimpinan Majelis Ulama Indonesia mendukung penuh atas penegakan hukum terjadinya, terduga atau indikasi dugaan adanya pelecehan seksual, penyimpangan dari sang pengasuh kepada murid-muridnya, santri-santrinya,\u201d ujar dia dikutip dari laman MUI, Senin (4\/5).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/858148\/prabowo-beri-mui-lahan-4000-meter-di-sekitar-bundaran-hi\" title=\"Prabowo Beri MUI Lahan 4.000 Meter di Sekitar Bundaran HI\" target=\"_blank\">Prabowo Beri MUI Lahan 4.000 Meter di Sekitar Bundaran HI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pernyataan ini disampaikan menyusul terjadinya kasus dugaan pencabulan di ponpers Pato terhadap santri di sebuah pesantren di Pati yang memicu keprihatinan publik. Bahkan, pelecahan yang dilakukan oleh oknum kiai itu memicu kemarahan publik.<\/p>\n<p>Aksi geruduk yang dilakukan massa pun terjadi, Sabtu (2\/5\/2026). Lebih lanjut, Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Depok Jawa Barat ini menegaskan pentingnya pengawasan intensif terhadap lembaga pendidikan, termasuk pesantren, guna mencegah terjadinya penyimpangan dan kekerasan seksual berulang di lingkungan pendidikan.<\/p>\n<p>Kiai Cholil mendorong agar kasus-kasus semacam ini tidak hanya diselesaikan secara hukum, tetapi juga dijadikan momentum untuk memperkuat langkah preventif melalui sistem pengawasan yang lebih ketat dan terstruktur.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/833295\/maruf-amin-kembali-didapuk-sebagai-ketua-dewan-pertimbangan-mui\" title=\"Ma\u2019ruf Amin Kembali Didapuk Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI\" target=\"_blank\">Ma\u2019ruf Amin Kembali Didapuk Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami minta sebenarnya ini untuk ditindaklanjuti menjadi langkah preventif dari lembaga terkait bagaimana ada pengawasan terhadap lembaga pendidikan untuk mengintensifkan pelaksanaan pendidikan yang baik dan mewaspadai dari penyimpan-penyimpangan di dalam penyelenggaran pendidikan itu,\u201d ujar Kiai Cholil.<\/p>\n<p>Kiai Cholil menyoroti pentingnya peran lembaga pengawas seperti Majelis Masyayikh di bawah Kementerian Agama untuk lebih aktif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan, terlebih pesantren agar berjalan sesuai peraturan, etika, dan tujuan berbangsa.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kiai Cholil mengajak masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam mengawasi lingkungan pendidikan serta tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan. Dia berharap, dengan pengawasan yang kuat dan keterlibatan semua pihak, kasus serupa tidak kembali terulang sehingga lembaga pendidikan benar-benar menjadi tempat yang aman dalam mencetak generasi masa depan bangsa.<\/p>\n<p>\u201cDan berharap kepada masyarakat terus memantau terhadap lembaga-lembaga pendidikan kepada kita semua untuk melihat jika ada penyimpangan-penyimpangan dimanapun,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, puluhan santriwati \u00a0diduga menjadi korban pencabulan di ponpers Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Itu diduga dilakukan oleh seorang pengasuh. Kasus tersebut kini sedang ditangani Polresta Pati. \u00a0Ali Yusron, kuasa hukum dari terduga korban, mengungkapkan, kasus dugaan kekerasan seksual tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Pati sejak 2024. \u00a0Ali mengatakan, penanganan kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami kliennya berlarut-larut. Dalam prosesnya, Ali sudah melampirkan berbagai bukti, termasuk hasil visum. (H-4)<br \/>&#13;<br \/>\n\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/886400\/mui-dukung-proses-hukum-pelaku-pencabulan-di-ponpers-pati\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis(Instagram\/@muipusat) MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung proses hukum terhadap terduga pelaku pencabulan di Pondok Pesantren (Ponpers) Pati. Puluhan santri diduga menjadi korban pencabulan di sebuah pesantren Pati, Jawa Tengah. Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menekankan setiap bentuk pelanggaran, terlebih yang terjadi di lembaga pendidikan, harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36888,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-36887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36887"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36887\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}